YOGYAKARTA, Mekora.id – Jagat akademik internasional kembali menjadi saksi ketangguhan talenta muda Indonesia. Tiga mahasiswa Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang The 5th International Conference on Educational System Management Leadership (ICESML) 2026. Kompetisi riset bergengsi ini dihelat di Fakultas Pendidikan, Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand, pada 29–30 Mei 2026.
Delegasi UNY berhasil membawa pulang trofi kemenangan dari dua kategori berbeda, bersaing ketat dengan para akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai belahan dunia.
Raihan podium tertinggi dipersembahkan oleh kolaborasi apik antara Khofifah Alawiyah, mahasiswa Program Doktor (S3) Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, bersama Irwan, mahasiswa Program Magister (S2) Penelitian dan Evaluasi Pendidikan. Duet peneliti ini dinobatkan sebagai peraih Best Oral Presentation Award (Juara I Presentasi Lisan Terbaik).
Di hadapan dewan juri, keduanya memaparkan buah pikiran ilmiah bertajuk “Entrepreneurship Education, Emotional Intelligence, and Managerial Parental Support: The Impact on Entrepreneurial Interest in Vocational High School Students.” Riset mendalam ini mengupas tuntas pengaruh simultan antara pendidikan kewirausahaan, kecerdasan emosional, serta sokongan manajerial orang tua dalam memantik minat berwirausaha di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Saat dikonfirmasi, Khofifah mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam. Ia menandaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras, konsistensi, serta dukungan penuh dari sivitas akademika UNY.
“Dalam konferensi tersebut, seluruh partisipan dibagi berdasarkan klaster topik penelitian. Alhamdulillah, tim kami bersama Mas Irwan berhasil mengamankan juara satu best oral presentation. Kami bahkan belajar dan latihan presentasi sampai subuh demi memberikan yang terbaik. Hasil ini untuk kita semua,” kenang Khofifah, meluai keterangan tertulis, Minggu, (31/5/2026).
Dominasi Sektor Poster Ilmiah
Taji pascasarjana UNY di Negeri Gajah Putih tidak berhenti sampai di situ. Rapor hijau juga ditorehkan oleh Nurul Arsyi, mahasiswa Program Magister (S2) Penelitian dan Evaluasi Pendidikan SPs UNY. Nurul sukses mengamankan predikat Juara II Best Poster Presentation.
Melalui infografis ilmiahnya yang berjudul “Generative AI Assistants for Educational Assessment and Implications for STEM Education,” Nurul menyoroti lanskap mutakhir mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (generative AI) dalam sistem asesmen pendidikan, serta implikasi strategisnya terhadap akselerasi pendidikan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Sebagai informasi, ICESML 2026 merupakan panggung ilmiah berkala yang mempertemukan para pemikir global untuk mendiskusikan peta jalan terbaru dalam bidang manajemen, kepemimpinan, dan sistem pendidikan makro. Sesi presentasi riset diuji secara ketat oleh barisan profesor lintas negara pada hari pertama konferensi, Jumat (29/5/2026), sebelum akhirnya pemenang diumumkan pada seremoni penutupan, Sabtu (30/5/2026).
Keberhasilan para mahasiswa ini sekaligus menjadi tonggak pembuktian bahwa mutu akademik Sekolah Pascasarjana UNY tidak sekadar jago kandang, melainkan mampu berbicara banyak dan mendapat rekognisi di level global. Prestasi ini kian mempertegas posisi UNY sebagai lumbung pencetak riset-riset inovatif yang relevan dengan perkembangan zaman.