MAMUJU, Mekora.id – Setelah hampir dua bulan melakukan pembenahan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan melengkapi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Diponegoro Mamuju dipastikan kembali beroperasi mulai Jumat (22/5/2026).

Kepastian tersebut disampaikan Kepala SPPG Diponegoro Mamuju, Yusra Zahra Ainun, saat dikonfirmasi Mekora.id, Kamis (21/5/2026).

“Iya, mulai besok kami akan beroperasi kembali setelah semua persyaratan sudah terpenuhi,” kata Ainun.

Ia menjelaskan, seluruh perbaikan terkait sistem IPAL dan dokumen kelayakan higienis kini telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, proses pembenahan fisik tidak memerlukan waktu terlalu lama. Namun, pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) menjadi tahapan yang cukup memakan waktu karena harus melalui sejumlah prosedur administrasi dan pemeriksaan.

“Perbaikannya kemarin tidak lama. Yang cukup memakan waktu itu pengurusan sertifikat laik higienis yang memang membutuhkan proses,” ujarnya.

Selain pembenahan IPAL dan kelengkapan administrasi, pihak SPPG Diponegoro Mamuju juga melakukan sejumlah renovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Beberapa fasilitas turut diperbaiki, termasuk penyediaan ruang tunggu baru yang ditata lebih nyaman bagi pengunjung maupun penerima layanan.

“Kita perbaiki beberapa bagian agar semakin baik. Saat ini juga sudah ada ruang tunggu yang kami siapkan,” ungkap Ainun.

Pada tahap awal operasional kembali, SPPG Diponegoro Mamuju akan melayani sekitar 600 penerima manfaat.

Jumlah tersebut dilakukan secara bertahap agar pelayanan tetap berjalan maksimal setelah sebelumnya fokus pada proses perbaikan dan pemenuhan persyaratan operasional.

“Kami mulai bertahap dulu sekitar 600 penerima manfaat supaya pelayanan bisa lebih maksimal karena sebelumnya kami fokus pada pembenahan,” tuturnya.