WAJO, Mekora.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Mu’minin As’adiyah Dopin kembali menggelar Haflah Akhirussanah Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan khidmat dan penuh haru.
Kegiatan tersebut menjadi momen pelepasan bagi 135 santri dan santriwati yang telah menyelesaikan pendidikan mereka di lingkungan pesantren.
Acara yang berlangsung meriah itu dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan orang tua wali santri.
Pemerintah Kabupaten Wajo diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Wajo. Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, jajaran Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, serta tamu kehormatan Syekh Ala Noor Bishry Abdullah yang didampingi pengurus pesantren.
Selain itu, hadir pula Camat Penrang, Kapolsek Penrang, Danposramil Penrang, Kepala UPT Puskesmas Penrang, Lurah Doping, para tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, dan orang tua wali santri yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, pihak Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Haflah Akhirussanah sekaligus mengapresiasi dukungan seluruh pihak terhadap perkembangan Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping.
Pihak pesantren menegaskan, Haflah Akhirussanah bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan momentum untuk melepas generasi santri yang diharapkan mampu mengabdikan diri kepada agama, bangsa, dan masyarakat.
Suasana haru terlihat saat para santri menampilkan berbagai persembahan di hadapan guru dan orang tua. Sejumlah penampilan bernuansa religi dan penghormatan kepada para pendidik turut mewarnai rangkaian acara.
Kebahagiaan peserta semakin bertambah ketika panitia mengumumkan hadiah umrah gratis yang diundi khusus bagi orang tua wali santri yang hadir. Hadiah tersebut disambut antusias dan menjadi kejutan istimewa dalam penutupan kegiatan.
Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping berharap para lulusan dapat terus melanjutkan pendidikan, menjaga akhlak, serta membawa nama baik almamater di tengah masyarakat.
Melalui Haflah Akhirussanah ini, pesantren juga menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi pembangunan umat dan bangsa.