Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » LIFESTYLE » Kesehatan » Bakti Sosial Operasi Katarak BCA Berlanjut di Indonesia Timur dan Barat

Bakti Sosial Operasi Katarak BCA Berlanjut di Indonesia Timur dan Barat

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, mekora.id  – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melanjutkan program operasi katarak gratis ke wilayah Barat hingga Timur Indonesia. Bekerja sama dengan Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (SPBK PERDAMI), program bakti sosial operasi katarak BCA kali ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkulu Tengah dan RSUD Pasangkayu, Sulawesi Barat. Total, 136 pasien mendapatkan operasi katarak gratis dari BCA di dua lokasi tersebut, yang dilaksanakan serentak, pada, Selasa (28/5/2024).

Berada di bawah ‘payung’ Bakti BCA pilar kesehatan, program ini merupakan wujud dari komitmen BCA meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat demi membangun masa depan yang lebih baik untuk semua.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn mengatakan, bakti sosial (baksos) operasi katarak dilakukan dengan tujuan mengurangi angka kebutaan akibat penyakit tersebut di Indonesia. Sepanjang 2024 hingga bulan Mei, ada 198 pasien yang sudah mendapatkan operasi katarak gratis di tiga lokasi berbeda, yakni pada 1-2 Maret 2024 di RSUD dr. Salim Alkatiri Namrole, Buru Selatan; 29 April-1 Mei di RSUD Pasangkayu, Sulawesi Barat; serta 24-25 Mei 2024 di RSUD Bengkulu Tengah.

“BCA percaya bahwa kesehatan memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, termasuk kesehatan mata. Kami memilih Kabupaten Bengkulu Tengah dan Pasangkayu sebagai lokasi pelaksanaan program baksos operasi katarak karena adanya kebutuhan masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Program ini kami lakukan agar masyarakat dapat kembali produktif dan memberikan dampak positif kepada lingkungan sekitar.” jelas Hera.

Hera menuturkan, Bengkulu Tengah merupakan kabupaten di Provinsi Bengkulu yang sebagian besar wilayahnya didominasi pegunungan dan dataran tinggi. Memiliki potensi sumber daya alam melimpah, sektor pertanian dan perkebunan menjadi roda ekonomi Bengkulu Tengah. Namun, kondisi geografis ini menciptakan tantangan tersendiri dengan tingginya paparan sinar UV yang menyebabkan maraknya kasus katarak di sana.

Kemudian, kabupaten Pasangkayu dipilih karena tingginya kebutuhan perawatan katarak di daerah tersebut. Paparan sinar matahari yang ekstrem di wilayah pesisir barat Sulawesi menyebabkan banyak warga menderita katarak, sehingga program operasi menjadi kebutuhan untuk mengurangi angka penyakit di daerah tersebut.

“Perluasan jangkauan program baksos operasi katarak ini merupakan solusi dan bukti komitmen Bakti BCA untuk mengentaskan penyakit katarak. Kami percaya kegiatan ini bukan hanya semata untuk mengembalikan penglihatan penderita katarak, melainkan juga membangun kembali kepercayaan diri individu yang telah lama terkendala kemampuan visualnya. Kami di BCA selalu berupaya memudahkan masyarakat mendapatkan akses kesehatan dengan berkolaborasi bersama mitra strategis seperti SPBK Perdami,” ujar Hera F. Haryn.

BCA telah menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak secara rutin sejak 2001, bekerja sama dengan SPBK Perdami. Sebanyak 8.329 pasien telah menerima manfaat dari operasi katarak dari BCA. Pada 2023 lalu, lebih dari 1.000 pasien sudah merasakan manfaat operasi katarak gratis dari Bakti BCA di delapan lokasi berbeda, yakni Jakarta; Puruk Cahu, Kalimantan Tengah; Batam, Kepulauan Riau; Kei Kecil, Maluku Tenggara; Bandung, Jawa Barat; Pesisir Barat, Lampung ; Manokwari, Papua Barat; dan Sumba Timur, NTT.

BCA juga secara proaktif memberikan dukungan dengan menyediakan bantuan alat-alat operasi katarak guna membantu SPBK PERDAMI dalam upaya mengentaskan penyakit katarak. Melalui kolaborasi strategis bersama SPBK PERDAMI, program baksos operasi katarak diharapkan berjalan optimal memanfaatkan teknologi, meminimalkan risiko dan memaksimalkan hasil yang positif.

Sebagai informasi, BCA melalui Bakti BCA berupaya memberdayakan individu agar dapat menjalani hidup lebih sehat dengan memberikan akses kesehatan bagi warga kurang mampu. Pada 2023 lalu, BCA telah mengadakan beberapa program di bawah pilar Bakti Kesehatan, beberapa di antaranya yakni “Bakti Sehat untuk Balita” dan “Edukasi Pencegahan Stunting kepada Remaja” untuk mendukung target pemerintah mengurangi stunting.

BCA juga bekerja sama dengan BKKBN dan mitra lainnya dalam program PASTI untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan edukasi pencegahan stunting dan gizi sehat.

Bakti BCA merupakan komitmen Perseroan dalam memberi dampak positif bagi bangsa, selaras dengan pembangunan berkelanjutan Indonesia. BCA percaya bahwa individu yang berdaya dapat memberdayakan komunitasnya, dan komunitas berdaya dapat berkontribusi positif pada kelestarian ekosistem, sehingga tercipta sebuah siklus saling berpengaruh dan berkaitan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Sulbar

    Bantah Tolak Pasien, RSUD Sulbar Sampaikan Permohonan Maaf dan Klarifikasi

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) membantah kabar bahwa pihaknya menolak pasien kecelakaan yang belakangan dikabarkan meninggal dunia. Direktur RSUD Sulbar, dr. Hj. Marintani Erna Dochri, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menolak pasien, melainkan menyarankan agar dibawa ke rumah sakit terdekat karena kondisi IGD yang penuh. “Kami tidak menolak […]

  • Muhammad Dosen Unsulbar

    Akademisi Unsulbar: Pemisahan Pemilu dan Pilkada Dorong Demokrasi Lebih Sehat

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 226
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang menyatakan penyelenggaraan Pemilu nasional dan Pemilu daerah digelar terpisah mulai 2029, mendapat sambutan positif dari kalangan akademisi di Sulawesi Barat. Dosen Politik Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Muhammad, menilai pemisahan tersebut merupakan kabar baik bagi masa depan demokrasi Indonesia, khususnya dalam konteks efisiensi kerja penyelenggara pemilu […]

  • Pj Bupati Mamasa Yakub F Solon Dilantik

    Pj Bupati Mamasa Yakub F Solon Dilantik

    • calendar_month Rabu, 20 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 165
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Penjabat (Pj) Bupati Mamasa Yakub F Solon resmi dilantik di Graha Sandeq Kantor Gubernur Sulbar. Selasa, (19/09/2023). Prosesi pelantikan itu dibacakan langsung oleh Pj Gubernur Sulawesi Barat Zudan Arif Fakrulloh dan dihadiri Bupati Mamasa non-aktif Ramlan Badawi bersama sejumlah pejabat utama. “Saya memberikan dua tugas khusus kepada pak Yakob, yaitu menekan agar […]

  • Deklarasi Gibran Cawapres di Sulbar

    Kawan Gibran di Sulbar Muncul dan Deklarasi Sebagai Cawapres

    • calendar_month Sabtu, 14 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 174
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang santer maju Cawapres dalam Pilpres 2024 makin nampak. Terbaru muncul dukungan dan deklarasi di Mamuju, Sulawesi Barat, yang mendukung Gibran maju sebagai Cawapres 2024. Deklarasi Gibran di Mamuju ini dilakukan oleh sejumlah pemuda menggelar mimbar bebas di lapangan Ahmad Kirang, Kota Mamuju, Sabtu (14/10/2023) […]

  • DLHK Sulbar RTRW Mamasa

    DLHK Sulbar Evaluasi RTRW Kabupaten Mamasa 2025–2045

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan Evaluasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Mamasa Tahun 2025–2045, Senin (2/2/2026), di Ruang Rapat DLHK Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Kabupaten Mamasa terkait penjadwalan evaluasi laporan KLHS RTRW Kabupaten […]

  • Abdul Halim Wakil Ketua DPRD Sulbar

    Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Halim Apresiasi Kinerja Pj Gubernur Prof Zudan

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 128
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat (Sulbar), Abdul Halim, mengapresiasi keberhasilan Penjabat (Pj) Gubernur, Zudan Arif Fakrulloh, selama 11 bulan menjabat. Program 4+1, pelayanan digitalisasi, hingga menjaga inflasi stabil dinilai Halim sebagai gebrakan Prof. Zudan yang berhasil memecah sejumlah permasalahan pokok Sulbar. Bahkan saat ini, Sulawesi Barat tercatat sebagai peringkat ketiga Provinsi dengan […]

expand_less