Agar Beras Satu Harga, Pemprov Sulbar Gelontorkan Subsidi Untuk Pedagang
- account_circle mekora.id
- calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Barat memantau harga beras di Pasar Regional Mamuju.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sedang menggagas stabilisasi harga beras yang beredar di pasaran.
Hal tersebut rencananya akan dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan (Distapan) Sulbar melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDB).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Waris Bestari menuturkan, program FDP ini nantinya akan memberi subsidi untuk distribusi beras ke sejumlah pedagang.
Waris mengatakan, beras di sejumlah pedagang Mamuju banyak disuplai dari kabupaten Polewali Mandar (Polman). Olehnya melalui pemberian subsidi maka harga yang berlaku di Mamuju sama dengan harga di Polman.
“Jadi yang disubsidi ini bukan berasnya tetapi distribusinya,” kata Waris, saat meninjau harga beras di Pasar Regional Mamuju, Rabu (22/11/2023).
Dengan program ini, Waris berharap masyarakat dapat merasakan manfaatnya dengan harga beras yang lebih stabil dan satu harga dengan Polman.
Program FDP ini menggandeng 11 distributor beras di dua pasar besar yakni pasar Regional dan pasar Sentral Mamuju.
“Kami memasang spanduk di pedagang ini program FDP, harganya lebih terjangkau karena sudah mendapat subsidi distribusi,” ucap Waris.
Waris mengaku, baru memberikan subsidi untuk distribusi beras, sebab beras menjadi penyumbang inflasi di Sulbar.
“Sebagaimana arahan Pj Gubernur nantinya ini juga bisa dilakukan untuk jenis komoditas lain,” tutup Waris.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News