Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Limbah Rumah Sakit Kembali Ditemukan Dibuang di TPA Salubue Mamasa

Limbah Rumah Sakit Kembali Ditemukan Dibuang di TPA Salubue Mamasa

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMASA, Mekora.id – Temuan limbah kimia yang diduga berasal dari Rumah Sakit di Mamasa kembali tuai sorotan. Sejumlah bungkusan berisi limbah ditemukan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Salubue, Kamis (26/3/2026).

Temuan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, limbah dengan label Rumah Sakit Banua Mamasa juga ditemukan pada 30 Januari 2026.

Aktivis lingkungan, Yohanis, mengatakan pihaknya menemukan berbagai jenis limbah, termasuk obat-obatan dan dokumen yang mengarah ke salah satu rumah sakit di Kabupaten Mamasa.

“Kami menemukan beberapa lembar nota yang mencantumkan nama salah satu rumah sakit. Ini memperkuat dugaan bahwa limbah tersebut berasal dari sana,” ujarnya.

Ia menambahkan, temuan itu telah dilaporkan kepada pemerintah daerah, termasuk kepada Kepala Dinas terkait serta pihak rumah sakit yang diduga.

“Kami sudah sampaikan ke Kadis BKLDH dan juga ke direktur rumah sakit yang diduga membuang limbah berbahaya ini,” katanya.

Namun, hingga siang hari, Yohanis mengaku masih menemukan limbah medis lain di lokasi yang sama. Hal ini dinilai menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap pengelolaan limbah, khususnya limbah medis.

“Saya masih menemukan limbah medis di TPA ini. Ini membuktikan penanganan sampah, terutama limbah medis, belum sesuai regulasi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Banua Mamasa, Desta, membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan pihak rumah sakit memiliki sistem pembuangan limbah tersendiri.

“Kalau tuduhan itu tidak benar. Kami punya tempat khusus untuk membuang alat-alat bekas kesehatan,” tegasnya.
Hingga siang tadi Yohanis kembali mendatangi TPA Salubue, dari situ sejumlah tumpukan sampah bekas obat-obatan kembali di temukan.

“Saya masihtemukan beberapa limbah medis yang terbuang di TPA Salubue ini membuktikan bahwa keseriusan pemerintah dalam menangani sampah teristimewa sampah medis masih terus di lakukan dengan tidak mengikuti regulasi terkait penangan limbah medis,” Pungkasnya.

Sementara itu pihak Rumah Sakit Banua Mamase, melalu Direkturnya membantah tudingan tersebut.

” Kalau tuduhan itu tidak benar. Sebab kami punya tempat khusus membuang alat-alat bekas Kesehatan,” Tegas Desta.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koordinator Masyarakat Sipil Tolak Tambang Pasir Sulbar

    Tak Jelas Rimbanya, Koalisi Masyarakat Sipil Pertanyakan Keberadaan Tim Evaluasi Izin Pertambangan Sulbar

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 159
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Koalisi masyarakat sipil mempertanyakan kinerja Tim Evaluasi Izin Pertambangan Pasir yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Sulbar). Tim tersebut dinilai tidak menunjukkan kemajuan signifikan sejak dibentuk, bahkan terkesan menghilang tanpa kejelasan. Koordinator lapangan koalisi masyarakat sipil Kalukku, Sulkarnaim, menyatakan hingga kini belum terlihat langkah konkret dari tim yang diharapkan mampu menyelesaikan […]

  • DPRD Sulbar 2024

    Berikut Daftar dan Perolehan 45 Caleg Terpilih DPRD Sulbar 2024

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 436
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Berikut nama-nama 45 calon anggota DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) yang terpilih dalam Pemilu 2024. Data ini kami himpun berdasarkan data D hasil Pleno KPU Sulawesi Barat yang ditutup pada Sabtu 09 Maret 2024 lalu. Dengan hasil itu, setidaknya ada 10 partai yang mengirim Calegnya ke kursi DPRD Sulbar periode 2024-2029. Partai Golkar […]

  • Pasar Murah Sulbar

    Gubernur Sulbar Tetapkan Harga di Pasar Murah Ramadan Turun hingga 30 Persen

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menurunkan harga sejumlah bahan pokok hingga 30 persen dalam program Pasar Murah Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan tersebut disampaikan langsung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, saat melakukan kunjungan kerja ke lapak pasar murah di Jalan Yos Sudarso, Mamuju, Selasa (3/3/2026). Sebelumnya, Suhardi Duka meninjau infrastruktur pasca preservasi […]

  • Komisi II DPRD Mamuju dan Dinas Ketahanan Pangan Rapat RAPBD 2025

    Komisi II DPRD Mamuju dan Dinas Ketahanan Pangan Bahas RAPBD 2025, Ini Besarannya

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 142
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – DPRD Kabupaten Mamuju melalui komisi II, melakukan pembahasan Rancangan APBD Pokok 2025 dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamuju, di ruang Paripurna, Selasa, (19/11/2024). Ketua Komisi II DPRD Mamuju, Asdar, mengatakan pagu anggaran yang ditawarkan oleh Dinas Ketahanan pangan melalui Rencana Kerja Anggaran (RKA) secara keseluruhan sebesar Rp. 2,8 miliar. “Dari angka Rp. […]

  • Tiba di Bandara Tampa Padang, Wamenpar Bakal Saksikan Final Sandeq Silumba Kelilingi Pulau Karampuang

    Tiba di Bandara Tampa Padang, Wamenpar Bakal Saksikan Final Sandeq Silumba Kelilingi Pulau Karampuang

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id  – Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Enik Ermawati bersama rombongan tiba di Bandar Udara Tampa Padang Mamuju pada Selasa, (26/8/2025). Kedatangan Wamenpar yang akrab disapa Ni Luh Puspa itu disambut langsung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, serta pimpinan […]

  • GMNI Sulbar

    Akhiri Fragmentasi, GMNI Sulbar Sepakat Bersatu dan Siap Konferda Bersama

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 334
    • 0Komentar

    MATENG, Mekora.id – Gaung persatuan nasional di tubuh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang dideklarasikan di Bali berdampak hingga ke daerah. Di Sulawesi Barat (Sulbar), dua kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI akhirnya sepakat mengakhiri konflik internal dan menyatakan bersatu. Kesepakatan persatuan tersebut mengemuka dalam Rapat Konsolidasi Pra Konferda Persatuan GMNI Sulawesi Barat yang digelar […]

expand_less