Polda Sulbar Kembali Bekuk Bandar Narkoba Lintas Negera
- account_circle mekora.id
- calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Direktorat Narkoba Polda Sulbar, melakukan konferensu pers.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Polda Sulawesi Barat, berhasil membekuk bandar narkoba lintas negara, yang beroperasi di Malaysia-Sulawesi Barat. Pelaku diringkus di Desa Batulaya, Polewali Mandar (Polman) pada 19 Januari 2024 lalu.
Direktur Narkoba Kombes Pol Christian Rony Putra mengungkap, pelaku A yang merupakan bandar narkoba lintas internasional yang telah menjadi target operasi sejak tahun lalu. Pelaku memesan barang haram itu dari rekannya AR di Tawau Malaysia.
“Pelaku memesan kepada AR yang berada di Malaysia melalui telepon, AR mengirim barang itu melalui kurir yang ditemui pelaku di Pelabuhan Pare-pare,” kata Kombes Pol Christian Rony Putra, Kamis (25/01/2024).
Dari penyidikan polisi, pelaku telah memesan barang haram itu sebanyak dua kali. Permintaan pertama dilakukan tahun 2022 lalu, sebanyak 50 gram.
“Kegiatan pelaku ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan, pertama pelaku menyetor modal Rp 60 juta pada AR untuk membeli 50 gram sabu,” lanjutnya.
Sementara pada pemesanan kedua di tahun 2024 ini, pelaku mendapat kiriman sebanyak 74 gram dari Malaysia.
Menurut keterangan Polisi, dari total pengiriman pelaku telah mengedarkan sebagian barang itu ke wilayah Polman dan Majene. Sementara sisanya sebanyak 44,62 gram yang disimpan dalam 4 sachet berhasil diamankan di tangan pelaku.
“Aksinya yang kedua berhasil diendus oleh Tim Subdit III Narkoba dari 74 gram sebelumnya, sisa barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 44,62 gram,” tutur Kombes Pol Christian Rony Putra.
Atas perbuatannya A dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Subs Pasal 112 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun.
Sementara penyuplai AR yang berada di Tawau, Malaysia jadi DPO Polda Sulbar.
“Kita sementara kembangkan, untuk saat ini AR jadi target DPO kita. Kita akan koordinasikan juga dengan Interpol,” ungkapnya.
- Penulis: mekora.id



Saluran Whatsapp
Google News
