POLMAN, Mekora.id – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan dua korban terakhir dalam peristiwa tenggelamnya lima anak di Sungai Mapilli, Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.

Korban pertama yang masih dalam pencarian, Humairah (7), ditemukan pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 08.30 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Sementara korban terakhir ditemukan pada pukul 16.05 WITA di hari yang sama.

Korban terakhir ditemukan sekitar 5,16 kilometer dari lokasi kejadian. Setelah dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban terakhir tersebut, operasi pencarian dan pertolongan yang telah berlangsung selama tiga hari resmi dinyatakan berakhir.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.

“Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan dedikasi selama pelaksanaan operasi SAR,” ujarnya.

Peristiwa tragis itu bermula saat lima anak dilaporkan terseret arus Sungai Mapilli pada Jumat (5/6/2026). Dari total lima korban, dua anak berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sementara tiga lainnya ditemukan meninggal dunia.

Selama proses pencarian, Tim SAR Gabungan mengerahkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Polewali Mandar, Brimob Polman, Kodim 1402 Polman, BPBD Polman, Polsek Mapilli, PSC 119 Polman, Dinas Pemadam Kebakaran, Tagana, Inafis Polres Polman, serta masyarakat setempat.

Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai hingga ke wilayah hilir dan muara. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi faktor penting dalam upaya menemukan seluruh korban.