Industri Hotel di Sulbar Lesu di Tengah Efisiensi Anggaran
- account_circle mekora.id
- calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
- comment 5 komentar
- print Cetak

Matos Mall dan Hotel Mamuju di Jl. Yos Sudarso.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Efek domino kebijakan efisiensi anggaran, mulai berimbas pada industri hotel di Sulawesi Barat. Hal itu menyebabkan okupansi alias tamu hotel merosot signifikan. Hal itu dialami oleh Hotel Maleo Town Square (Matos) Mamuju.
Manager Operasional Matos Hotel (Matos) Mamuju, Wawa, menyebut sepanjang tahun 2025 ini tamu hotel dan kegiatan-kegiatan dari pemerintahan nihil. Hal itu berimbas pada pendapatan Hotel dan berimbas pada sejumlah pekerja lepas yang terpaksa dirumahkan.
“Selama tahun 2025 ini untuk tamu ataupun kegiatan-kegiatan pemerintahan tidak ada sama sekali. Karena kurangnya kegiatan ini, kami terpaksa merumahkan pekerja harian,” kata Wawa.
Selain melepas pekerjaan harian, Wawa mengaku juga melakukan efisiensi dengan pengurangan jam kerja para karyawan tetap. Hal itu dilakukan untuk menghindari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
“Untuk PHK sebisa mungkin kami tidak lakukan, yang bisa kami lakukan adalah mengurangi jam kerja,” ujarnya.
Wawa berharap adanya intervensi kebijakan yang ramah dengan perputaran ekonomi di daerah. Menurutnya, Mamuju atau Sulawesi Barat, sejatinya masih bergantung atau berharap pada perjalanan dinas atau kegiatan-kegiatan pemerintahan.
- Manajer Operasional Matos Mall dan Hotel Mamuju, Wawa. (Foto : Mekora.id)
“Ya, mungkin pemerintah bisa mengambil langkah perbaikan ekonomi sektor lain yang bisa memperbaiki ekonomi. Khususnya perhotelan dan pariwisata. Karena perhotelan dan pariwisata ini dampaknya multi efek. Termasuk mengganggu perputaran ekonomi petani dan pelaku UMKM,” bebernya.
Di Hotel Matos misalnya, Wawa menyebut bahwa saat ini, pihaknya juga telah mengurangi belanja bahan dapur. Seperti ikan, sayur, dan buah-buahan, karena tamu hotel berkurang drastis.
“Sejak ada Inpres Efisiensi Anggaran itu, kami langsung berdampak. Hingga saat ini belum ada satupun kegiatan pemerintahan yang terlaksana. Itu berdampak pada okupansi hotel,” tutupnya.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News