MAMASA, mekora.id – Tujuh (7) orang pendaki Gunung Gandang Dewata di Mamasa yang dilaporkan tersesat dan tidak mampu melanjutkan perjalanan hingga ke posko utama. Para pendaki tersebut kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat, Rabu (14/02/2024) dini hari.

Kasie Operasi dan Siaga BASARNAS Mamuju, Aswandi mengatakan, bermula saat delapan orang pendaki naik ke Gunung Gandang Dewata, pada Senin, 05 Februari 2024.

Namun, pada tanggal 12 Februari 2024, satu pendaki bernama Alfian kembali ke posko utama dan melaporkan jika tujuh rekannya trouble akibat kelelahan dan badai di Pos 5 Gunung Gandang Dewata.

“Ketujuh rekan Alfian tak lagi mampu melanjutkan perjalanan karena kondisi lemas kekurangan ransum sejak 2 hari yang lalu, kedua rekannya mengalami trouble pada kaki dan ada pula yang sakit maag, sehingga Alfian yang fisiknya masih kuat bergegas turun untuk meminta bantuan,” Kata Aswandi.

Tujuh pendaki tersebut berhasil dievakuasi dengan selamat oleh Tim SAR gabungan dan langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Mamasa.

“Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban dalam keadaan selamat ke posko utama dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Mamasa. Pukul 23.00 WITA, ketujuh korban tiba di Rumah sakit Daerah Mamasa,” ungkap Humas Basarnas Mamuju, Devis.
Berikut tujuh pendaki yang berhasil di evakuasi selamat :
1. Ahmad Mushawwir (22/Laki-laki),
2. Mustaqim (22/Laki-laki),
3. Muh. Anugrah (21/Laki-laki),
4. Ansar Rabe (21/Laki-laki),
5. Iman (21/Laki-laki),
6. A’an Wirangga (21/Laki-laki),
7. dan Andi Shirat (21/Laki-laki).