Sempat Curhat Masalah Rumah Tangga, Ini Kronologi Ibu di Mamuju Minum Racun Bersama Anak
- account_circle mekora.id
- calendar_month 19 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Korban dan tiga anaknya dllarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. (Foto : Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Disclaimer : Berita ini diperutukkan sebagai informasi, tidak diperkenankan untuk ditiru. Jika anda atau orang yang anda kenal mengalami gejala depresi segera lakukan konsultasi ke psikolog atau orang terdekat.
MAMUJU, Mekora.id – Peristiwa seorang ibu muda yang diduga mencoba bunuh diri dengan minum racun bersama tiga anaknya menggegerkan warga Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (9/5/2026) pagi.
Korban diketahui merupakan perempuan berusia 26 tahun tinggal bersama suaminya di Kecamatan Ulumanda. Namun, dua hari sebelum kejadian, tepatnya Kamis (7/5/2026), korban diantar pulang ke rumah orang tuanya di Kelurahan Mamunyu bersama ketiga anaknya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, korban diduga mengalami tekanan akibat persoalan rumah tangga. Kepada keluarga, korban sempat mencurahkan isi hatinya terkait perubahan sikap suami.
Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengungkapkan korban merasa kecewa karena suaminya dinilai lebih banyak menghabiskan waktu mengurus ayam peliharaan pada siang hari dan sering keluar rumah pada malam hari.
Selain itu, korban juga sempat melihat suaminya membonceng perempuan lain. Korban bahkan mengaku sempat menegur suaminya karena memukul anak pertama mereka, namun teguran tersebut disebut tidak diterima dengan baik.
“Pada hari Kamis tanggal 7 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WITA, setelah suami korban kembali ke Ulumanda usai mengantar istri dan anaknya, korban sempat curhat kepada ayahnya mengenai kondisi rumah tangganya,” ujar Herman Basir.
Sebelum kejadian, korban diketahui sempat meminta izin keluar rumah sekitar pukul 07.30 WITA untuk membeli popok anak dan meminta ibunya menjaga ketiga anaknya.
Sekitar pukul 08.00 WITA korban kembali ke rumah. Namun, orang tuanya tidak menaruh curiga karena mereka kemudian berangkat ke kebun.
Peristiwa itu baru diketahui sekitar pukul 09.00 WITA saat nenek korban, Tabeleng, masuk ke kamar tempat korban beristirahat. Ia mendapati korban dalam kondisi terlentang dengan mulut mengeluarkan busa.
Di saat bersamaan, tiga anak korban juga terlihat muntah-muntah.
“Korban sempat mengatakan kepada neneknya dalam bahasa daerah bahwa dirinya telah minum racun dan meminta agar suaminya tidak disalahkan,” lanjut Herman Basir.
Warga yang mendengar teriakan nenek korban langsung berdatangan dan membantu membawa korban beserta ketiga anaknya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Pihak keluarga menyebut suami korban kini telah berada di rumah sakit dan meminta agar korban bersama anak-anaknya dirujuk ke rumah sakit di Makassar untuk penanganan lebih lanjut.
“Sudah kami diskusikan, suami korban meminta semuanya dirujuk ke Makassar untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh para korban,” ujar paman korban, Sumardi.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif dan penyebab pasti peristiwa tersebut.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar