MAMUJU, Mekora.id – Seorang anggota TNI dari Kodim 1418 Mamuju menjadi korban penikaman di depan area parkir King Karaoke, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Sabtu (4/7/2026) dini hari sekitar pukul 02.44 Wita.

Insiden tersebut juga mengakibatkan seorang pria berinisial T (53) meninggal dunia akibat luka tusuk di bagian perut. Korban sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Mamuju sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, anggota TNI yang menjadi korban mengalami dua luka tusuk di bagian punggung dan kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Manakarra. Kondisinya dilaporkan sadar dan terus mendapat penanganan medis.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi dan motif di balik insiden berdarah itu.

“Masih dilakukan pemeriksaan terkait peristiwa tersebut,” kata Herman saat dikonfirmasi, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian guna mengumpulkan keterangan dan melengkapi alat bukti.

Dalam penanganan kasus ini, Polresta Mamuju juga telah mengamankan seorang pria berinisial MAF (20) yang diduga terlibat dalam peristiwa penikaman tersebut.

“Terduga pelaku sudah diamankan di Mapolresta Mamuju,” ujarnya.

Hingga kini, MAF masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polresta Mamuju. Polisi juga masih mendalami motif, peran masing-masing pihak, serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan seorang anggota TNI mengalami luka berat.

Polresta Mamuju memastikan proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara utuh fakta di balik kejadian tersebut.