Serangan Jantung, ABK MV Ocean Galaxy Meninggal Dunia Saat Dievakuasi di ALKI II Mamuju
- account_circle mekora.id
- calendar_month 59 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

ABK MV Ocean Galaxy dievakuasi Tim SAR Mamuju.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Seorang anak buah kapal (ABK) bernama Muhammad Yanto (58) dari kapal MV Ocean Galaxy meninggal dunia setelah sempat dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan akibat dugaan serangan jantung di perairan Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (22/4/2026).
Insiden bermula saat kapal MV Ocean Galaxy melintas di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki) II mengirimkan sinyal darurat ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Mamuju sekitar pukul 12.16 WITA. Laporan tersebut menyebutkan salah satu ABK mengalami kondisi darurat medis dan membutuhkan evakuasi segera.
Kepala Basarnas Mamuju, Mahmud Afandi, mengatakan tim SAR langsung bergerak setelah menerima laporan tersebut.
“Kami menerima laporan dari pihak kapal bahwa salah satu ABK diduga mengalami serangan jantung dan membutuhkan evakuasi medis segera,” ujarnya.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan KN SAR Parikesit. Pada pukul 17.23 WITA, kapal SAR berhasil melakukan manuver sandar di lambung kiri MV Ocean Galaxy. Selanjutnya, korban dievakuasi ke atas kapal SAR pada pukul 17.47 WITA.
Saat dievakuasi, kondisi korban sudah dalam keadaan tidak stabil. Ia mengalami sesak napas dan kelelahan karena belum makan serta beristirahat sejak malam sebelumnya.
Tim medis langsung memberikan penanganan awal berupa pemberian oksigen. Namun, kondisi korban terus memburuk.
“Sekitar pukul 18.17 WITA, korban mengalami muntah, kehilangan kontrol buang air kecil, serta mulai tidak sadarkan diri. Tim kemudian melakukan resusitasi jantung paru (RJP),” jelas Mahmud.
Upaya penyelamatan terus dilakukan, namun korban tidak menunjukkan tanda-tanda vital. Pada pukul 19.14 WITA, korban dinyatakan meninggal dunia dan tindakan RJP dihentikan.
KN SAR Parikesit kemudian sandar di Pangkalan TNI AL (Lanal) Mamuju pada pukul 20.06 WITA. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mamuju dan tiba sekitar pukul 20.15 WITA untuk penanganan lebih lanjut.
“Jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Mamuju untuk penanganan lebih lanjut,” tutup Mahmud.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
Saat ini belum ada komentar