Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Rapat Rekapitulasi di Sulbar Alot, Pleno Kabupaten Mamuju Tengah Dipending

Rapat Rekapitulasi di Sulbar Alot, Pleno Kabupaten Mamuju Tengah Dipending

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Rapat Pleno Rekapitulasi suara tingkat provinsi di Sulawesi Barat (Sulbar) berlangsung alot kalah rekapitulasi dari Kabupaten Mamuju Tengah banyak diinterupsi oleh Bawaslu Sulbar dan saksi partai.

Dalam rapat rekapitulasi itu, Mamuju Tengah jadi kabupaten keempat yang dibahas. Perdebatan pun terjadi ketika komisioner dari KPU Kabupaten Mamuju Tengah selesai membacakan hasil plenonya. Dimana terdapat sejumlah perbaikan data pemilih yang dituangkan dalam catatan kejadian khusus.

Bawaslu Sulbar minta KPU Mamuju Tengah merinci perbaikan data pemilih yang disampaikan, sebab menurut Bawaslu data catatan khusus pemilih yang disampaikan KPU Mamuju Tengah bersifat gelondongan.

Komisioner Bawaslu Sulbar Divisi Pengawasan, Data, dan Informasi, Muhammad Subhan menyebut, perbaikan data yang pemilih yang disampaikan KPU Mamuju Tengah harusnya melampirkan perbaikan di TPS mana dan Kecamatan mana yang dilakukan perbaikan dalam catatan khusus itu.

“Meskipun telah diperbaiki pada level pleno kabupaten, tetapi kami membutuhkan detailnya. Dari mana pemilih itu digeser dari TPS mana yang terjadi kesalahan, sehingga di Bawaslu detail terhadap perubahan-perubahan tersebut,” kata Muhammad Subhan.

Dari banyaknya catatan khusus yang disampaikan KPU Mamuju Tengah, Bawaslu Sulbar mencatat setidaknya ada perubahan data pemilih yang signifikan. Salah satunya di Kecamatan Topoyo yang mengalami pergeseran dari 25.030 menjadi 25.085 pemilih.

“Kami mendapatkan ada data pemilih yang dilakukan perbaikan, tetapi jumlahnya lumayan banyak. Misalnya di Kecamatan Topoyo awalnya data pemilih 25.030, kemudian setelah diubah menjadi 25.085. artinya ada perubahan sebanyak 55 pemilih,” ungkap Muhammad Subhan.

Sementara Saksi Partai Amanat Nasional (PAN), Mansyah menyampaikan, jika kejadian khusus memang harusnya disampaikan secara terperinci. Hal itu menyusul sejumlah kejadian yang dialami oleh PAN saat rekapitulasi tingkat Kecamatan di Mamuju.

“Hingga saat ini kami belum melihat kejadian khusus misalnya saat saksi kami diusir di rekapitulasi kecamatan di Tobadak. Harusnya itu jadi catatan khusus yang dimasukkan, tetapi saya tidak melihat itu dibahas,” kata Mansyah.

Perdebatan yang semakin alot, membuat KPU Sulbar melakukan pending untuk Pleno Kabupaten Kabupaten Mamuju Tengah. KPU Mamuju Tengah diberi waktu hingga besok Selasa 05 Maret 2024 untuk melengkapi data yang disepakati.

“Untuk pembahasan Kabupaten Mamuju Tengah dipending hingga besok,” kata Pimpinan Sidang, Komisioner KPU Sulbar, Elmansyah.

KPU Sulbar selanjutnya dijadwalkan melakukan pleno untuk Kabupaten Polewali Mandar (Polman) pada malam ini Senin 04 Maret 2024, di Aula Hotel Srikandi Mamuju.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Real Count Sementara Pileg DPR RI Dapil Sulbar

    Ini Real Count Sementara Pileg 2024 Dapil Sulbar, Ratih dan SDK Sengit

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 147
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Begini hitungan sementara Real Count KPU untuk Pileg dan DPR RI Dapil Sulbar per Kamis (15/02/2024) yang diupdate pada situs Info Pemilu 2024. Untuk kursi DPR RI Dapil Sulbar akan mengutus 4 wakil rakyatnya ke senayan. berikut data yang dihimpun dari website Info Publik Pemilu 2024, pukul 17. 30 WITA khusus untuk […]

  • Ilustrasi Dapur MBG Mamuju

    Imbas 25 Siswa Keracunan, Dapur MBG di Mamuju Ditutup Sementara

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 230
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berbuntut pada penutupan dapur katering penyedia makanan. Langkah ini diambil setelah jumlah korban terus bertambah hingga mencapai 25 siswa pada Kamis (25/9/2025). Koordinator MBG Sulawesi Barat, Hasri, mengatakan dapur katering yang melayani SD Taan Galung dan SMP Negeri […]

  • Diduga Korupsi 800 juta, Kades Kalkulasan Jadi Tersangka

    Diduga Korupsi 800 juta, Kades Kalkulasan Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 120
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kepala Desa Kakullasan, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, inisial FN (58) resmi ditetapkan tersangka oleh Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polresta Mamuju, Jumat, 25 Agustus 2023. Penetapan tersangka FN dilakukan setelah Penyidik melakukan penyidikan kurang lebih 7 (tujuh) bulan. Setelah jadi tersangka, FN langsung ditahan di Mapolresta Mamuju. Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar […]

  • Rujab Wabup Mamuju

    Kadis PUPR dan Kontraktor Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Rujab Wabup Mamuju

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 221
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati (Wabup) Mamuju terus mencuat, terbaru Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mamuju bersama kontraktor jadi terlapor ke penyidik Tipikor Polresta Mamuju, Senin, (26/5/2025). Ketua Aliansi Mahasiswa Pemuda Manakarra (Ampera), Angri, mengatakan kedua pihak yang dilaporkan itu merupakan penanggung jawab utama pengerjaan Rujab Wakil Bupati Mamuju dengan pagu […]

  • Tambang Galian C Mamuju

    Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pernyataan Bupati Mamuju Soal Permudah Izin Tambang Galian C

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 229
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id -Koalisi Masyarakat Sipil Kabupaten Mamuju bereaksi dan mengecam pernyataan Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, yang menyebut bakal mempermudah perizinan tambang galian C demi raup PAD lebih maksimal. Juru Bicara Koalisi Masyarakat Sipil warga Kalukku, Sulkarnaim, mengatakan pernyataan itu melukai hati masyarakat. Khususnya bagi yang getol menolak kehadiran tambang yang memperoleh izin konsesi di sekitar pemukiman […]

  • Rapat Harga Sawit di DPRD Sulbar

    Atur Harga TBS Sawit, DPRD Sulbar Undang Petani dan Perusahaan Bahas Permentan Terbaru

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat konsultasi guna membahas implementasi Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 terkait mekanisme pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun mitra. Rapat ini dilaksanakan pada Selasa, 11 Maret 2025, di Ruang Rapat Komisi II DPRD Sulbar. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua […]

expand_less