Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Konflik Penolakan Tambang Pasir di Karossa Pecah, Satu Warga Dibacok

Konflik Penolakan Tambang Pasir di Karossa Pecah, Satu Warga Dibacok

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id– Konflik horizontal akibat penolakan aktivitas tambang pasir oleh PT. Alam Sumber Rejeki (ASR) di Desa Karossa, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar), pecah.

Hal itu setelah seorang warga bernama Jafar (28) mengalami serangan fisik kekerasan fisik, dan menyebabkan korban mengalami luka bacok serius di kepala, punggung dan lengan.

Pendamping Hukum Warga dari LBH Makassar, Fajrin Rahman, mengatakan, peristiwa tersebut bermula pada Sabtu (26/42025), saat itu warga dari tiga desa melakukan aksi menolak kembalinya aktivitas kapal tambang pasir yang beroperasi di muara sungai Karossa.

“Aksi ini memuncak saat kapal PT. ASR tak mengindahkan penolakan warga dan memaksa masuk dengan didampingi aparat kepolisian serta warga yang mendukung aktivitas tambang, memicu kemarahan warga pesisir,” kata Fajrin Rahman, Senin, (28/4/2025).

Kondisi mencekam itu berlanjut, saat korban memposting sejumlah tulisan kritis di media sosial. Sekitar Pukul 17.00 WITA, Pada Minggu (27/4/2025), pelaku yang berinisial RR (20) merasa keberatan dengan posting an itu. Hingga berujung cekcok melalui chat.

Memanasnya situasi itu, membuat RR mendatangi rumah korban di BTN Zarindah, Kelurahan Simboro, Kota Mamuju. Perkelahian pun tidak terhindarkan dan membuatnya saling serang. Naas Jafar tumbang dengan luka bacok.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Fajrin Rahman, menegaskan, peristiwa ini menjadi catatan kelam. Sebab menurutnya ada upaya adu domba sejumlah pihak yang memancing konflik horizontal itu.

“Kami menduga adanya upaya adu domba warga oleh perusahaan. Warga dibelah menjadi dua kubu; yang mendukung dan yang menolak tambang. Perusahaan harus bertanggung jawab atas peristiwa berdarah ini,” tegas Fajrin Rahman.

Fajrin mengungkapkan, sejak November 2024, warga Karossa bersama Budong-Budong dan Silaja secara konsisten menolak aktivitas tambang pasir yang dinilai merusak lingkungan. Bahkan, pada 16 Januari 2025, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di DPRD Provinsi Sulawesi Barat, telah disepakati bahwa seluruh aktivitas kapal tambang harus dihentikan hingga ada kesimpulan dan kesepakatan bersama.

Namun, PT. ASR tetap melanjutkan aktivitas, sehingga ketegangan di lapangan semakin meningkat. Sejumlah kendaraan pendukung tambang yang mencoba memasuki Desa Karossa dihalangi warga yang menolak tambang, untuk mencegah eskalasi konflik lebih luas.

“Konflik sosial ini berawal dari kehadiran tambang pasir PT. ASR. Pencabutan izin perusahaan adalah solusi untuk meredam konflik dan mengembalikan stabilitas sosial,” kata Nurwahidah Jumakir, pendamping hukum warga lainnya.

Setelah peristiwa itu, pihak kepolisian langsung menetapkan pelaku sebagai tersangka. Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP M. Reza Pranata, menyebut, Penetapan RR sebagai tersangka didasarkan pada hasil penyelidikan dan gelar perkara terkait laporan polisi nomor LP/B/133/IV/2025/Resta Mamuju.

“Motif penganiayaan ini adalah rasa sakit hati atas unggahan foto orang tua pelaku dan ajakan duel yang disertai gambar senjata tajam,” jelas AKP Reza.

Saat ini RR telah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • LIstrik Gratis Sulbar

    Pemprov Sulbar Percepat Realisasi Listrik Gratis, 15 Ribu Rumah Diajukan Terima Bantuan

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 144
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong pemerataan peningkatan rasio elektrifikasi terus didorong, berbagai upaya itu dilakukan dengan memberikan bantuan listrik gratis bagi rumah di wilayah terpencil dan kepulauan. Hal itu disampaikan oleh ESDM dalam Rapat Sinkronisasi Roadmap Listrik Perdesaan 2025–2029 yang diselenggarakan secara daring […]

  • Wagub Sulbar kunjungi korban gempa 2021

    Wagub Sulbar Jenguk Dua Korban Gempa di RSUD Sulbar, Dirawat Sejak 2021

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat (Sulbar) Salim S. Mengga melakukan kunjungan kemanusiaan ke RSUD Sulbar untuk menjenguk dua warga korban gempa Mamuju tahun 2021 yang hingga kini masih menjalani perawatan. Kunjungan tersebut dilakukan pada Jumat, (21/11/2025). Tindakan ini menjadi bentuk keprihatinan sekaligus wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Sulbar terhadap warga terdampak bencana. Selain […]

  • Tersangka pembunuhan istri di Mamuju meninggal

    Pelaku Pembunuhan Istri di Mamuju Meninggal Dunia, Diduga Konsumsi Ini

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 292
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Bidin (BD), tersangka kasus pembunuhan terhadap istrinya sendiri di Desa Saletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, pada Rabu dini hari, (4/6/2025). Informasi meninggalnya tersangka dibenarkan oleh Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir. Ia menjelaskan bahwa BD sebelumnya telah menjalani proses interogasi di Polresta Mamuju […]

  • Kantor Desa Kopeang

    Polemik Dana Ketahanan Pangan Rp181 Juta Desa Kopeang, PMD Mamuju Panggil Kades

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 198
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Polemik anggaran ketahanan pangan Desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, sebesar Rp181 juta tahun anggaran 2025 memasuki babak baru. Terbaru, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mamuju memanggil Kepala Desa Kopeang bersama jajaran perangkat desa untuk dimintai klarifikasi, pada Senin (6/4/2026). Kepala Dinas PMD Mamuju, M. Fauzan Basir, mengatakan pemanggilan dilakukan […]

  • Sulbar Akan Terima Bantuan Bibit Kakao Untuk 11 Ribu Hektar Lahan

    Sulbar Akan Terima Bantuan Bibit Kakao Untuk 11 Ribu Hektar Lahan

    • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 288
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sebanyak 11 ribu hektar lahan di Sulawesi Barat (Sulbar) akan terima bantuan bibit kakao. Hal itu diungkap Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh, saat jumpa awak media di Hotel Maleo, Sabtu (02/09/2023). Zudan mengatakan, bantuan bibit itu akan disalurkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) ke lahan masyarakat. Hal itu untuk membangkitkan kembali […]

  • Gerobak Bakso kebakaran di PAntai Manakarra Mamuju

    Tabung Gas Bocor, Gerobak Bakso di Pantai Manakarra Mamuju Terbakar

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 204
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebuah gerobak bakso milik pedagang di depan Pantai Anjungan Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), terbakar pada Senin malam, (16/9/2024), sekitar pukul 19:00 WITA. Kebakaran ini disebabkan oleh kebocoran tabung gas yang digunakan untuk memasak. Kobaran api yang cukup besar memicu kepanikan di antara pengguna jalan dan warga di sekitar lokasi kejadian. Herman, […]

expand_less