Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » JATAM Desak Gubernur Sulbar Bertanggung Jawab atas Konflik Tambang Pasir di Karossa

JATAM Desak Gubernur Sulbar Bertanggung Jawab atas Konflik Tambang Pasir di Karossa

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mekora.id — Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) mendesak Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk bertanggung jawab atas pecahnya konflik horizontal terkait penolakan aktivitas tambang pasir di Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Minggu, 27 April 2025 sore.

Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara JATAM, Alfarhat, dalam keterangan resminya pada Senin malam (28/4/2025).

Menurut Alfarhat, ketidaktegasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menangani penolakan tambang telah memperparah situasi di lapangan, bahkan menyebabkan seorang warga yang menolak tambang menjadi korban kekerasan berat menggunakan senjata tajam.

“Sejauh ini, Pemerintah Sulawesi Barat sama sekali tidak memperlihatkan keberpihakannya kepada warga yang berjuang untuk menjaga ruang pangannya dari ancaman dan daya rusak eksploitasi tambang pasir,” ujar Alfarhat.

Pemerintah Dinilai Melindungi Perusahaan
JATAM menilai Pemprov Sulbar justru terlihat melindungi kepentingan perusahaan tambang, dengan menolak mencabut izin operasi PT. Alam Sumber Rejeki (ASR), meskipun telah banyak temuan pelanggaran. Alfarhat menyebut kurangnya partisipasi bermakna, minimnya keterbukaan informasi, hingga potensi bencana ekologis menjadi alasan utama mayoritas warga menolak aktivitas tambang.

“Fakta di lapangan menunjukkan bahwa upaya penyedotan pasir oleh perusahaan terus berlanjut meski tanpa persetujuan warga, dan bertentangan dengan prinsip-prinsip keadilan ekologis,” tambahnya.

JATAM juga mengkritik keras PT. ASR yang dinilai telah mengabaikan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Provinsi Sulawesi Barat beberapa bulan lalu. Salah satu poin utama kesepakatan RDP adalah penghentian sementara seluruh aktivitas tambang di Karossa.

“Beberapa kali uji coba alat penyedot pasir di Muara Sungai Karossa oleh perusahaan membuktikan bahwa PT. ASR telah menginjak-injak harga diri lembaga perwakilan rakyat Sulawesi Barat,” tegas Alfarhat.

JATAM menyerukan agar Gubernur Suhardi Duka segera mengambil tindakan tegas dengan mencabut izin operasi PT. ASR demi mencegah meluasnya konflik sosial dan kerusakan lingkungan lebih lanjut di wilayah tersebut.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • PA GMNI Sulteng dan Sulbar Dilantik

    PA GMNI Sulteng dan Sulbar Dilantik, Arief Hidayat : Teladani Pendiri Bangsa

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 213
    • 0Komentar

    PALU, Mekora.id – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Barat (Sulbar) periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Hotel Best Western Plus Coco Palu, Sabtu (13/9/2025) malam, dipimpin langsung oleh Ketua Umum PA GMNI, Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S. Prof. Arief […]

  • Sidang Ijazah Palsu Mateng

    Kasus Dugaan Ijazah Palsu Cabup Mateng Mulai di Sidangkan

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 212
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan ijazah palsu denga terdakwa Haris Halim Sinreng, Calon Bupati Mamuju Tengah (Mateng), mulai di sidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Mamuju, Rabu, (18/12/2024). Dalam persidangan perdana dugaan kasus ijazah palsu Cabup Mateng itu, di pimpin Ketua Majelis Hakim, Muhajir, serta dua hakim Anggota Mawardi Rivai dan Nona Vivi Sri Dewi. Jaksa […]

  • RS TNI Mamuju

    Ketua DPRD Sulbar Hadir di Peresmian RS TNI Punggawa Malolo Mamuju

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Suraidah Suhardi, hadiri peresmian Rumah Sakit TNI Punggawa Malolo Mamuju. Senin, (19 /02/2024) Prosesi peresmian itu dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi bersama 25 RS TNI lainnya di tanah air. Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan, kesiapan fasilitas layanan kesehatan yang lengkap serta sumber daya manusia (SDM) sangat […]

  • Launching Internet Zero Blankspot Sulbar

    Ketua Komisi I DPRD Sulbar Apresiasi Program Internet Zero Blankspot Pemprov

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Syamsul Samad, yang menghadiri Launching Program Bantuan Internet Zero Blankspot di Graha Sandeq, mengapresiasi langkah dari Pemprov, pada Senin, 16 Juni 2025. Acara ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan dihadiri oleh Plh. Sekprov Herdin Ismail, unsur Forkopimda, para kepala […]

  • UMKM Sulawesi Barat

    Pemprov Sulawesi Barat Serahkan 66 Sertifikat Merek Dagang untuk UMKM

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat menyerahkan 66 sertifikat merek dagang kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Upaya itu disebut Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal sekaligus memberikan perlindungan hukum bagi produk-produk UMKM. Kegiatan ini selaras dengan visi misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) dan Wakil […]

  • IPTU Polda Sulbar Hamili Pacar

    Lapor Propam! Perempuan Ini Mengaku Dihamili Oknum Polisi Berpangkat Iptu di Polda Sulbar

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 300
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang perempuan muda berinisial JS (26), asal Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, melaporkan seorang perwira menengah Kepolisian Daerah (Polda) Sulbar berpangkat Inspektur Satu (IPTU) ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) atas dugaan perbuatan asusila dan penelantaran tanggung jawab, Selasa (5/8/2025). Dalam keterangannya kepada awak media, JS mengungkapkan bahwa oknum perwira berinisial MA, yang […]

expand_less