MAMUJU, Mekora.id – PT PLN (Persero) mengerahkan lebih dari 230 teknisi untuk mempercepat pemeliharaan infrastruktur kelistrikan di sistem Sulawesi Bagian Selatan atau Sulbagsel.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan pengerahan ratusan teknisi dilakukan untuk mempercepat pekerjaan pemeliharaan dan memulihkan kondisi sistem kelistrikan.
Pemeliharaan tersebut menyebabkan berkurangnya daya mampu pasok listrik. Kondisi ini membuat PLN harus melakukan pengaturan beban secara bergilir di sejumlah wilayah Makassar dan sekitarnya.
“Saat ini lebih dari 230 teknisi sudah dikerahkan untuk percepatan proses pemeliharaan. Mari kita berdoa bersama agar dipermudah prosesnya sehingga dapat selesai sesuai dengan jadwal,” kata Edyansyah.
Untuk menjaga kestabilan sistem, pengaturan beban dilakukan secara bertahap. Dengan demikian, pemadaman tidak berlangsung secara bersamaan di seluruh wilayah.
PLN memperkirakan pemadaman berlangsung antara **satu hingga empat jam dalam setiap sesi**. Namun, durasi dan waktu pemadaman dapat berubah sesuai dengan kondisi sistem kelistrikan di lapangan.
Edyansyah mengatakan pengaturan beban tersebut merupakan bagian dari upaya PLN menjaga keandalan sistem selama pekerjaan pemeliharaan berlangsung.
“Petugas teknis PLN terus bekerja secara maksimal di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan. Kami memahami bahwa kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat, namun langkah ini diperlukan untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan,” ujarnya.
PLN meminta masyarakat memantau informasi mengenai wilayah yang terdampak serta perkembangan penanganan melalui aplikasi PLN Mobile dan kanal informasi resmi PLN.
Informasi mengenai kondisi kelistrikan juga dapat diperoleh melalui WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan atau ULP di masing-masing wilayah.
PLN mengimbau masyarakat mengantisipasi pemadaman dengan mengatur penggunaan peralatan listrik dan menyiapkan sumber listrik cadangan untuk kebutuhan penting.
“Kami memahami bahwa kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan sementara yang dialami pelanggan,” tutur Edyansyah.
Ia meminta masyarakat tetap bersabar dan mendukung proses pemeliharaan hingga kondisi sistem kelistrikan kembali normal.
“PLN akan terus *all out* melakukan upaya terbaik dan mempercepat penyelesaian pekerjaan agar kondisi kelistrikan dapat segera pulih dan kembali normal,” pungkasnya.