Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Terisolir, Warga Mamuju Tandu Pasien Menembus Hutan Demi Berobat ke Seko Sulsel

Terisolir, Warga Mamuju Tandu Pasien Menembus Hutan Demi Berobat ke Seko Sulsel

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Sebuah video yang memperlihatkan puluhan warga menandu seorang perempuan melintasi jalur hutan di pedalaman Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) viral di media sosial. Video itu menyita perhatian publik, sekaligus menggambarkan beratnya akses layanan kesehatan di wilayah terpencil.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Patudaan, Desa Karama, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju. Warga terpaksa membawa pasien menuju fasilitas kesehatan di kabupaten tetangga akibat medan menuju pusat desa yang masih sulit dilalui.

Dalam rekaman berdurasi 3 menit 34 detik itu, tampak puluhan pria bergantian memikul tandu darurat yang dirakit dari bambu dan sarung. Sebuah selimut dipasang di bagian atas tandu untuk melindungi pasien dari panas matahari maupun hujan.

Mereka menyusuri jalan setapak yang sempit, menembus semak belukar dan kawasan hutan lindung. Perjalanan itu bukan sekadar melelahkan, tetapi juga mempertaruhkan keselamatan.

Menariknya, meski Dusun Patudaan berada di wilayah administratif Kabupaten Mamuju, warga memilih membawa pasien ke Puskesmas Seko Barat, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Pilihan tersebut diambil karena akses menuju pusat Desa Karama dinilai jauh lebih berat dibandingkan jalur menuju Seko.

Camat Kalumpang, Bram Tosilo, membenarkan kondisi geografis Dusun Patudaan memang sangat terpencil.

“Kalau musim hujan, perjalanan kaki dari pusat Desa Karama ke dusun itu bisa memakan waktu sekitar delapan jam. Informasinya, akses ke Seko memang dirasa warga lebih dekat, meskipun tetap harus ditandu,” kata Bram saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026).

Menurut Bram, Pemerintah Kabupaten Mamuju sebenarnya telah berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Puskesmas Karama bahkan telah direhabilitasi tahun lalu dan kini didukung tenaga medis yang memadai.

“Puskesmas Karama sebenarnya sudah bagus. Tahun lalu mendapat anggaran rehabilitasi. Dokternya lengkap, bahkan ada ambulans yang siap merujuk pasien jika sudah sampai di pusat desa,” ujarnya.

Namun, persoalan utama tetap terletak pada akses jalan. Hingga kini, kendaraan roda empat belum mampu menjangkau seluruh wilayah di Desa Karama, terutama dusun-dusun yang berada di kawasan pegunungan dan hutan.

Di tengah keterbatasan itu, gotong royong warga masih menjadi tumpuan utama. Saat ambulans belum bisa mencapai rumah pasien, bahu-bahu warga lah yang menjadi jembatan menuju layanan kesehatan.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Sulbar

    DPRD Sulbar Terima Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 dari Gubernur

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat secara resmi menerima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dari Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), dalam rapat paripurna yang digelar pada Selasa, (24/6/2025). Penyerahan dokumen Ranperda tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan diterima oleh Wakil Ketua […]

  • WTP Sulbar

    Pemprov Sulbar Raih WTP 11 Kali Berturut, Ini Tanggapan Kritis Wagub

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan pada rapat paripurna DPRD Sulbar, Rabu, 11 Juni 2025, oleh Staf Ahli Bidang Lingkungan Hidup dan […]

  • Atlet Peparnas Sulbar

    Kekurangan Dana, NPCI Sulbar Hanya Kirim Satu Atlet ke Peparnas 2024 Solo

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 149
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Atlet Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII tahun 2024 dari Sulawesi Barat (Sulbar) tampil seorang diri dalam pekan olahraga Disabilitas setingkat PON itu. Hal itu tampak saat kontingen Papernas Sulbar mengahadiri pembukaan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu, (6/10/2024) kemarin. Dalam iring-iringan para peserta, Atlet Peparnas Sulbar, Saparuddin, didampingi seorang pelatih dan […]

  • PHS Enny Anggraeni Anwar

    Diantar Mantan Gubernur dan Dua Mantan Bupati Daftar ke KPU, PHS-Enny Pede Melenggang di Pilkada Sulbar 2024

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 231
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Prof Husain Syam (PHS) dan Enny Anggraeni Anwar, resmi mendaftar sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) di KPU Sulbar, Kamis, (29/8/2024). PHS-Enny jadi Paslon ke empat yang mendaftar di Pilkada Sulbar 2024. Selain diantar simpatisan dan partai pendukung, keduanya diantar tokoh-tokoh politik senior, yakni Mantan Gubernur Sulbar dua periode […]

  • Demo Tolak Tambang Pasir Karossa

    Desak Tambang Pasir di Karossa Dicabut, Ratusan Warga Demo di DPRD Sulbar

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 192
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ratusan Warga Desa Karossa, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) menolak tambang pasir di muara sungai Karossa, Kamis, (16/1/2025). Menurut warga, tambang pasir di muara sungai Karossa yang dikelola oleh PT. Alam Sumber Rezeki telah melanggar perizinan lingkungan. Dimana proses sosialisasi yang dilakukan […]

  • Terkait Ranperda Perpustakaan, Tim Pansus Penyelenggara Perpustakaan DPRD Sulbar Berkunjung Ke Polman

    DPRD Sulbar Kunjungi DPRD Polman Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perpustakaan

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 127
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus mematangkan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Perpustakaan. Sebagai bagian dari proses itu, Panitia Khusus (Pansus) melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), yang telah lebih dahulu memiliki Perda terkait. Selasa, (25/3/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi dan masukan dari pelaksanaan Perda […]

expand_less