Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUDAYA » Galeri » Resensi Buku :  Jejak dan Cerita Para Pemimpin Daerah Sulbar

Resensi Buku :  Jejak dan Cerita Para Pemimpin Daerah Sulbar

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Catatan M. Dahlan Abubakar

Judul : Jejak Langkah dan Pemikiran BUPATI di Sulawesi Barat (1960-2023).
Penulis : Sarman Sahuding
Penerbit : Kompas Penerbit Buku
Tahun terbit : 2024
Tebal : 352 halaman
Ukuran : 15x23cm

“Di pagi buta itu, Bupati Mamuju (Atiek Sutedja) dan rombongan meninggalkan Kampung Tarailu lalu menyusuri arus sungai Karama yang amat deras — sungai ini dikenal dengan kekeramatannya. Banyak hal kerap muncul walaupun sedang disusuri.

Suatu hari sebelum siang terik, rombongan bupati yang memakai perahu ‘katinting’, perahu tradisional yang terbuat dari kayu, tiba di Kampung Pedasi. Di kampung ini terdapat 40 rumah (kepala keluarga). Dari Pedasi ke Kalumpang, matahari sudah memberi tanda waktu mulai masuk petang. Rombongan Bupati Atiek Sutedja pun tiba di perbatasan Kecamatan Kaluku dengan Kecamatan Kalumpang.

(Sebelum magrib tiba, terjadi suatu insiden tragis di Tomatoa, satu bagian sungai yang menikung dan dianggap keramat. Sebuah ‘katinting’ yang gagal menaklukkan arus deras terhempas dan patah. Dua penumpangnya, seorang pejabat Departemen Agama Mamuju dan seorang pendeta yang sama-sama tidak tahu berenang, ‘bertengger’ di atas batu yang dikenal keramat.

Berkali-kali tali dilemparkan, namun gagal ditangkap keduanya. Pada lemparan ke sekian, diiringi hari mulai gelap, barulah tambang itu berhasil ditangkap. Pak Atiek Sutedja mengatakan kepada para wartawan, kalau saja tambang itu gagal ditangkap dan hari sudah gelap, tidak ada pilihan lain, sebagai anggota pasukan khusus yang terlatih di segala medan, akan terjun ‘menjemput’ keduanya di tengah air yang deras.

Pak Atiek Sutedja meminta kepada para wartawan yang menyertainya agar insiden ini tidak ditulis karena akan menambah takut orang ke Kalumpang. Namun, saya memuatnya dalam bentuk cerita pendek, sehingga pembaca akan menganggapnya sebagai kisah fiktif. Pak Atiek Sutedja ternyata membacanya setelah beberapa hari).

Sambil makan Bupati Atiek Sutedja mengamati potensi daerah itu. Camat Kalumpang Pieter Poli, menjelaskan, di sekitar tempat mereka duduk terkandung potensi batu bara.

(Di Kalumpang saya dan teman-teman wartawan diperlihatkan bongkahan kecil emas yang diperoleh di sungai Karataun yang kemudian disambangi para wartawan yang penasaran).

Sudah sore benar perjalanan di atas air ini rombongan tiba di Pakalungan. Kecepatan perahu harus dipacu keras melawan arus deras, diiringi hujan deras turun. Tiba di Bonehau, rombongan menginap.

(Beberapa wartawan yang lebih dulu bergerak, menginap di salah satu pondok sawah penduduk yang kebetulan juga berpenghuni. Pagi hari, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kalumpang melintasi hutan dan mendaki bukit yang ternyata kemudian juga dilintasi rombongan Bupati Mamuju).

Cerita ini dimuat di Harian “Pedoman Rakyat” 16 Desember 1981, reportase saya mengikuti kunjungan Bupati Mamuju Atiek Sutedja, yang terungkap di dalam buku “Jejak Langkah dan Pemikiran BUPATI di Sulawesi Barat (1960-2023). Saat duduk-duduk di depan Rektorat Universitas Cokroaminoto Makassar (UCM), 23 Januari 2024, seorang pria yang kemudian memperkenalkan dirinya Sarman Sahuding menyerahkan sebuah buku dengan judul itu. Saya pun membarternya dengan buku autobiografi “Lorong Waktu”

Catatan pada halaman dalam judul tertulis “Bismillah…Buat Seniorku..Guruku…Kak Dahlan Abubakar..”. Dia kemudian bercerita kalau pernah memperoleh materi pendidikan dan pelatihan jurnalistik dari saya. Saya jelas — dalam usia lansia — sudah tidak ingat lagi. Meskipun peristiwa tahun 1955 — saat saya usia 2 tahun — masih terus terbayang di depan retina.

Buku setebal 352 halaman yang dicetak di atas kertas “bookpaper” ini, sangat keren. Diterbitkan Kompas Penerbit Buku (2023), seperti juga dua buku saya “Qahar Mudzakkar Detik-Detik Terakhir” (2022) dan “Mattulada, Dari Pejuang hingga Ilmuwan” (2023).

Lantas siapa pria ‘misterius’ ini? Dalam biodata penulis di bukunya, Sarman Sahuding lahir di Sendana Mambi Kabupaten Mamasa 12 Desember 1976. Mendengar kata Mambi, ingatan saya langsung teringat Dinda Tomi Lebang. Ternyata, anak kedua dari enam bersaudara tersebut juga berguru tentang menulis dan jurnalistik atas binaan Tomi Lebang pada tahun 1996.

Setelah menamatkan pendidikan SMP Negeri 1 Mambi di Kecamatan Mambi (tidak disebutkan SDN), Sarman melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 2 Polewali, Kabupaten Polewali Mandar tamat pada tahun 1995. Pada tahun 2011 dia menyelesaikan pendidikan S-1 di Universitas Satria Makassar.

Sarman mulai aktif menulis buku sejak tahun 2003 dan telah menghasilkan beberapa buku. Pada tahun 2010 dia menjadi wartawan dan terhitung 2016 sebagai wartawan media online hingga kini. Tahun 2011 aktif di organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Barat dan menjabat sekretaris (periode 2017-2022). Sejak 2023 dia memilih menjadi anggota biasa PWI dan berkonsentrasi menjadi wartawan dan menulis buku.

Rekam Sejarah Kepemimpinan

Karya Sarman Sahuding ini diisi oleh prolog tulisan Prof.Dr.Aidir Amin Daud, S.H. Perkenalan Aidir dengan penulis terjadi saat Aidir sebagai redaktur senior di Harian :Fajar”. Aidir memuji karya penulis dengan mengatakan,” Kita semua — terutama generasi muda yang memimpin saat ini dan akan datang — harus berterima kasih atas “kerja-kerja”yang dilakukan Sarman Sahuding yang telah mengumpulkan begitu banyak catatan dan kisah 41 orang mantan bupati se-Sulawesi Barat.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alat Deteksi Gempa

    Wagub Sulbar Terima Kunjungan IMV Corporation Jepang, Bahas Pemasangan Alat Deteksi Dini Bencana

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat (Sulbar), Mayjen (Purn) Salim S Mengga, menerima kunjungan perwakilan dari IMV Corporation Jepang di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulbar pada Senin, (28/7/2025). Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama pemasangan alat deteksi dini bencana di beberapa titik vital di wilayah Sulbar. Dalam keterangannya usai pertemuan, Salim menjelaskan bahwa […]

  • Diterkam Buaya di Karossa

    Pawang Buaya Dilibatkan Untuk Cari Korban di Karossa

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 17
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pencarian Jamaiang (45) korban yang diterkam buaya saat memasang pukat di Sungai Desa Kadaila, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, terus berlanjut, Kamis (04/01/2023). hingga hari kedua, Basarnas Mamuju menerjunkan 1 unit Rubber Boat, Tim Rescue melakukan penyisiran yang difokuskan di sekitar area insiden korban dan daerah yang dicurigai terdapat korban. Selalin itu, […]

  • Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta

    Kapolda Sulbar Berganti, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta Gantikan Irjen Pol Adang Ginanjar

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 24
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar) resmi berganti, pengumuman itu disampaikan melalui keterangan tertulis. Kapolda Sulbar resmi dijabat oleh Polda Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K. menggantikan Irjen Pol Adang Ginanjar yang memasuki masa pensiun. Pergantian ini menandai awal kepemimpinan baru di tubuh Polda Sulbar, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kinerja kepolisian dalam menjaga […]

  • DPRD Mamuju

    Dugaan Korupsi Massal di DPRD Mamuju Mencuat, Kejari Mamuju Selidiki Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 12
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dugaan kasus korupsi di DPRD Mamuju mencuat, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju dijadwalkan segera memeriksa sejumlah Anggota Dewan, atas dugaan perjalanan dinas fiktif dengan nilai fantastis hingga Rp 5 miliar. Kasi Intel Kejari Mamuju, Antonius mengatakan, hari ini, Rabu, (21/8/2024), pihaknya mulai memanggil tiga anggota DPRD Mamuju periode 2019-2024 sebagai saksi dalam penyidikan […]

  • Juara Dunia di Jepang, Marquez Samai Rekor Rossi di MotoGP

    Juara Dunia di Jepang, Marquez Samai Rekor Rossi di MotoGP

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 13
    • 0Komentar

    MOTEGI, Mekora.id – Marc Marquez resmi mengukuhkan diri sebagai juara dunia MotoGP 2025 usai finis kedua pada balapan utama di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (28/9/2025). Hasil ini memastikan pembalap Ducati Lenovo Team itu meraih gelar ketujuhnya di kelas premier, sekaligus menyamai rekor Valentino Rossi. Marquez mengunci gelar meski kalah dari rekan setimnya, Francesco “Pecco” Bagnaia, […]

  • Kadis Pendidikan Mamuju Hadiri Rakor di Se Sulbar

    Kepala Disdikpora Mamuju Hadiri Rakor Pendidikan Sulbar

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 13
    • 6Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kepala Dinas pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju, Murniani, turut menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi UPT dengan Pemerintah daerah se Sulawesi barat. Kegiatan tersebut dibuka Oleh Sekretaris daerah (Sekda) Sulawesi barat, Muhammad Idris, di Hotel d Maleo Mamuju, pada, Senin (18/3/2024). Pada kegiatan Tersebut Pemkab Mamuju yang diwakili oleh Kadis Pendidikan Pemuda […]

expand_less