Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Polisi Buru Jaringan Dugaan Penyelundup Pupuk Bersubsidi di Sulbar, 6 Saksi Diperiksa

Polisi Buru Jaringan Dugaan Penyelundup Pupuk Bersubsidi di Sulbar, 6 Saksi Diperiksa

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi kembali mencuat di Sulawesi Barat (Sulbar). Sebuah truk Hino enam roda bernomor polisi DC 8477 XV diamankan aparat Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sulbar saat mengangkut 200 karung pupuk jenis Urea dan Phonska tanpa dokumen resmi, Minggu malam (3/8/2025), sekitar pukul 23.30 WITA.

Penangkapan terjadi di Jalan Trans Sulawesi, poros Mamuju–Kalukku, dalam patroli rutin yang dilakukan petugas. Truk tersebut dicurigai karena melintas dengan muatan mencolok pada jam malam.

Diduga Milik Kelompok Tani di Majene

Kepala Subdirektorat Industri dan Perdagangan (Indagsi) Ditreskrimsus Polda Sulbar, AKBP Ivan Wahyudi, mengatakan bahwa pupuk bersubsidi tersebut diduga berasal dari kelompok tani di Kabupaten Majene. Pupuk itu rencananya hendak dibawa menuju Kabupaten Mamuju Tengah.

“Pupuk ini berasal dari kelompok tani asal Kabupaten Majene. Masih kami dalami,” kata Ivan kepada wartawan, Kamis (7/8/2025).

6 Saksi Sudah Diperiksa, Termasuk Sopir

Ivan menjelaskan, pihaknya telah memeriksa enam orang saksi, termasuk sopir truk yang membawa pupuk tersebut. Meski begitu, hingga kini belum ada tersangka yang ditetapkan, karena penyelidikan masih terus berlangsung.

“Sebanyak 200 karung pupuk diamankan sebagai barang bukti. Proses penyelidikan masih berjalan,” jelas Ivan.

Truk Dihentikan karena Mencurigakan

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulbar, Kombes Pol Wahid Kurniawan, menyampaikan bahwa truk pengangkut pupuk itu awalnya dihentikan karena terlihat mencurigakan saat melintas malam hari. Pemeriksaan kemudian dilakukan sebagai bagian dari tugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Truk dihentikan dalam patroli malam. Setelah diperiksa, ternyata muatan berupa pupuk subsidi tidak dilengkapi dokumen pendukung yang sah,” ujar Wahid.

Kasus Masih Bergulir, Polisi Dalami Jaringan Distribusi

Barang bukti berupa truk dan pupuk kini diamankan di Pos PJR Lengke. Sementara itu, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulbar telah diturunkan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk distributor dan oknum kelompok tani yang bermain di balik distribusi ilegal ini.

 

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Bencana Banjir Sumatera

    JATAM : Pencabutan Izin di Sumatera Tebang Pilih, Bukti Negara Lindungi Korporasi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 629
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) mengkritik langkah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang mencabut izin 28 perusahaan di Sumatera. JATAM menilai kebijakan tersebut tidak menyentuh akar persoalan kerusakan lingkungan dan bencana ekologis yang menelan ribuan korban jiwa. Pada 20 Januari 2025, Satgas PKH mengumumkan pencabutan 22 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) […]

  • Penyerahan berkas penyidikan Dugaan Kasus Karupsi Desa Tanambuah

    Temuan 400 Juta, Dugaan Korupsi Kades Tanambuah Kini ke Meja Penyidik Tipikor

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 286
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dugaan kasus korupsi Kepala Desa (Kades) Tanambuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), kini masuk dalam penyidikan polisi. Hal itu setelah temuan Inspektorat Kabupaten Mamuju, diteruskan ke penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polresta Mamuju beberapa pekan lalu. Kepala Inspektorat Mamuju, Muhammad Yani mengatakan, pelimpahan itu setelah adanya laporan masyarakat atas dugaan […]

  • KPID Sulbar

    Terdampak Efisiensi Anggaran, Seleksi Komisioner KPID Sulbar Mandek

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 199
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Tahapan seleksi Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Barat (Sulbar) tahun 2025 terhenti sementara akibat terdampak efisiensi anggaran di lingkup Pemerintah Provinsi. Ketua Tim Seleksi (Timsel) KPID Sulbar, Sulaeman Rahman, menyampaikan bahwa sejak ditetapkan melalui Keputusan DPRD Nomor 02 Tahun 2025 pada 10 Maret 2025, pihaknya baru menyelesaikan proses penerimaan berkas […]

  • Reses Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Halim, di Desa Kebun Sari, Wonomulyo.

    Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Halim Serap Aspirasi Warga Kebun Sari Wonomulyo

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 111
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat (Sulbar), Abdul Halim, melaksanakan kunjungan kerja reses untuk masa sidang kedua tahun anggaran 2026 di Desa Kebun Sari, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, pada Sabtu, (7/2/2026). Abdul Halim mengatakan, kunjungan kerja dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Reses yang dilaksanakan malam hari ini terbukti efektif setelah masyarakat setelah […]

  • Beras Bansos di Tumbu Mamuju Tengah Hilang

    Puluhan Karung Beras Bansos di Desa Tumbu Mateng Hilang Misterius Setiap Bulan

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 510
    • 0Komentar

    MATENG, Mekora.id – Beras bantuan sosial (Bansos) yang diperuntukkan bagi penerima program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, diduga hilang dalam jumlah signifikan setiap bulannya. Menurut keterangan yang diperoleh, beras Bansos yang disimpan di Gudang Kantor Desa Tumbu dilaporkan berkurang antara […]

  • Buah Apple Manfaat

    Banyak Manfaat Apel Hijau bagi Kesehatan yang perlu Anda ketahui

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Apel merah umumnya lebih sering dikonsumsi daripada apel hijau. Padahal, manfaat apel hijau juga beragam dan sayang untuk dilewatkan. Meski memiliki rasa yang sedikit asam, apel hijau diketahui baik untuk melancarkan pencernaan hingga mengurangi risiko terkena kanker. Apel hijau juga dikenal dengan sebutan ‘ apel malang ’ oleh masyarakat Indonesia. Dibandingkan dengan apel merah, apel […]

expand_less