Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Pembahasan Revisi RTRW di DPRD Sulbar Berlangsung Alot

Pembahasan Revisi RTRW di DPRD Sulbar Berlangsung Alot

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), kembali menggelar rapat lanjutan terkait pembangunan beberapa Terminal khusus yang akan dibangun oleh PT. Tambang Batu Andesit. Selasa, (12/6/2024).

Rapat ini cukup menguras energi para dewan dan peserta rapat, dikarenakan titik koordinat tersus di Desa Lebani, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, yang telah masuk alam draf rancangan Ranperda RTRW pasca diusulkan oleh Tim Pokja. Masuk dalam Zonasi wilayah pesisir dan Pulau-pulau kecil (RZWP3K) Sulbar.

Ketua Pansus, Muslim Fattah yang memimpin rapat, meminta kepada Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan dan Kelautan dan Dinas PTSP, untuk menjelaskan kajian yang mereka buat dalam rencana pembangunan Terminal khusus di Desa Lebani itu.

Dalam rapat itu terkuat, jika PT. Tambang batu Andesit di Desa Lebani, sudah mengantongi izin. Setidaknya ada 16 dokumen yang dilampirkan oleh pihak perusahaan untuk memenuhi kewajibannya itu.

“Jadi kita meminta desain secara tertulis seperti apa yang sudah dilakukan oleh pihak perusahaan ini dari 16 poin kewajiban perusahaan khususnya di PT. Tambang Batu Andesit,” kata Muslim.

Selain itu, Muslim Fattah juga meminta Tim Pokja Ranperda pembangunan tersus yang di Lebani, agar merubah draf Ranperda RTRW. Muslim meminta dfaf Ranperda penyebutan nama atau penentuan pemilik tersus dari pihak perusahan dihilangkan. Terutama yang tidak tercantum dalam pembangunan.

“Jadi kita berharap agar tim yang tergabung dalam pembahasan tersus ini untuk tidak menentukan nama perusahaan nantinya namun hanya mencantumkan luasan-luasan Areal tersus yang diberikan dan titik koordinat Tersus yang nantinya akan jadi Pelabuhan,” jelas muslim

Muslim menambahkan jika dalam Draf Ranperda RTRW ini tercantum nama perusahaan dikhawatirkan akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

”jangan sampai nantinya akan menjadi persoalan ke depan sehingga cukup di tuan kan koordinat tersus dan luasan wilayah yang ditentukan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Hatta Kainang meminta pihak perusahaan, untuk melampirkan 16 dokumen asli yang dimaksud. Hal itu agar menjadi kajian bersama dalam rencana pembangunan tersus itu.

“Kepada Dinas terkait untuk memperlihatkan desain dokumen yang bakal dilakukan oleh pihak perusahaan dalam memenuhi 16 kewajiban yang disampaikan. Namun pihak Dinas PTSP maupun  perwakilan PT.Tambang batu andesit tak dapat menjelaskan secara detail dari 16 kewajiban perusahaan yang di maksud secara tertulis,“ ungkap Hatta.

Rapat ini dihadiri beberapa organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam pokja Ranperda RTRW, serta perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Sulbar bergerak dan organisasi masyarakat lainnya, serta perwakilan dari beberapa perusahaan yang ada di kecamatan Tapalang Barat.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD RI Sulbar

    Rekap Provinsi Selesai, Ini 4 Orang Anggota DPD Dapil Sulbar

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 193
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora .id – Empat orang akan menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Sulawesi Barat (Sulbar). Hal itu sesuai dengan hasil rekapitulasi tingkat Provinsi yang selesai dan ditutup, pada Sabtu (09/03/2024) malam. Hasil rekapitulasi tingkat DPD Dapil Sulbar ini, menetapkan 830.116 pengguna hak pilih dari 985.760 DPT di Sulbar. Ketua KPU Sulbar, Said Usman […]

  • 3 Nelayan Hilang di Majene

    3 Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Majene, Kapal Ditemukan Terbalik

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 171
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Tiga orang nelayan dilaporkan hilang di perairan Majene, pada, Selasa, 11 Juni 2024 dini hari lalu. Kapal motor PLN Anugerah Indah Ilahi 2 berwarna hijau itu, ditumpangi tiga orang nelayan yakni Hasanuddin (42), Rustam (41), dan Muhammad Haerul (15). Kantor pencarian dan pertolongan orang hilang Basarnas Mamuju, telah melakukan pencarian, namun hingga […]

  • PHS dan Lukman Said

    Menanti Duet PHS dan Lukman Said, Paslon Ketiga di Pilkada Sulbar 2024?

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 123
    • 1Komentar

    JAKARTA, mekora.id – Figur bakal calon gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Prof Husain Syam (PHS), intens membangun komunikasi politik dengan tokoh PDI Perjuangan. Hal itu setelah eks Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) itu bertemu dengan figur politik PDIP Sulbar, Lukman Said, di Jakarta, pada, Selasa, 13 Agustus 2024 malam. Menurut Lukman Said, pertemuan itu banyak membahas […]

  • Warga di Mamuju ditandu

    Dua Warga Sakit di Mamuju Terpaksa Ditandu Sejauh 18 Kilometer Akibat Minim Akses Kendaraan

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Jaena dan Juabedah, dua warga Desa Bela, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), yang sedang sakit terpaksa ditandu sejauh 18 kilometer menuju Puskesmas terdekat. Hal itu lantaran jalan di desa itu terisolir dan tidak dapat dilalui kendaraan. Kondisi geografi yang berada dipegunungan membuat akses di Desa Bela menjadi terisolir dan sering […]

  • PA GMNI Sulbar

    Andi Abdul Malik Resmi Nahkodai PA GMNI Sulbar periode 2025-2030

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 66
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Persatuan Alumni (PA) GMNI Sulbar menetapkan, Andi Abdul Malik sebagai ketua terpilih periode 2025-2030. Ia menyerukan semangat kebersamaan kepada seluruh alumni GMNI di Sulbar. Pria yang akrab disapa Bung Malik ini terpilih secara aklamasi, setelah empat cabang PA GMNI bulat mendukungnya dalam Konferensi Daerah (Konferda) DPD ke-I PA GMNI Sulbar, dengan tema […]

  • PT Mamuang latih warga panca mukti

    Perkuat Ketahanan Pangan, Astra Agro Lestari Latih Warga Panca Mukti Donggala dengan Budidaya Ikan Lele

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 150
    • 10Komentar

    DONGGALA, Mekora.id – PT Astra Agro Lestari melalui PT Mamuang menyalurkan bantuan ribuan ekor bibit ikan lele dan pelatihan budidaya ikan, dengan tajuk “Mengembangkan Kemampuan dan Keterampilan Budidaya yang Efektif” kepada kelompok Pembudidaya Ikan Air Tawar di Desa Panca Mukti, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa (8/7/2025). Langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan […]

expand_less