Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » Logo HUT Sulbar ke-19 Tahun Resmi Diluncurkan, Ini Maknanya

Logo HUT Sulbar ke-19 Tahun Resmi Diluncurkan, Ini Maknanya

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Logo hari ulang tahun (HUT) Sulawesi Barat (Sulbar) ke-19 tahun resmi diluncurkan Pemerintah Provinsi Sulbar, Minggu (03/09/2023).

Pemilihan logo HUT Sulbar itu dilakukan melalui sayembara, dimenangkan oleh Andi Ashar yang menggambar budaya dan visi pembangunan Provinsi dengan semboyan Mellete Diatonganan (berjalan diatas kebenaran) ini.

Kepala Dinas Kominfo Pers Sulawesi Barat, Mustari Mula menyebut, dari hasil sayembara ada 60 karya yang diseleksi dengan penilaian tertentu.

“Semuanya bagus-bagus, tetapi sembilan logo yang dipilih ke tahap selanjutnya,”kata Mustari.

Tahap akhir, dua karya didiskualifikasi sedangkan tujuh lainnya mengikuti penilaian secara publik di media sosial.

Setelah jajak pendapat berakhir 31 Agustus, pemenang samyembara pun didapat dengan hasil, Juara I  like 29.281, Juara II 18.712 dan Juara III  4.077.

“Inilah menjadi rujukan panitia dalam menentukan pemenang sayembara logo hari jadi Sulbar,” kata Mustari.

Berikut makna dan filosofi logo HUT Sulbar ke 19 tahun :

  • (Ide dan filosofi)
    Ide besar terbentuknya logo terinspirasi dari icon budaya Sulawesi Barat lopi Sandeq yang telah mendunia. Dengan posisi angel Lopi Sandeq yang sedang melaju sempurna di tengah samudra. Merepresentasikan pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sedang melaju dalam visi pembangunan SDM unggul, konektifitas, modernisasi dalam bingkai budaya dan kearifan lokal daerah.
  • (Pegunungan)
    Ilustrasi gunung Gandang Dewata, gunung tertinggi kedua di Pulau Sulawesi yang masuk dalam teritori Provinsi Sulawesi Barat dan mewakili masyarakat pegunungan yang dikenal sebagai penakluk alam. Gunung memiliki makna kehidupan, perjuangan dan ke keperkasaan.
  • (Gulungan ombak atau pesisir)
    Ilustrasi gulungan ombak (pesisir) mewakili karakteristik geografis daerah Sulawesi Barat dan merupakan representasi kehidupan masyarakat Pesisir yang dikenal sebagai Pelaut Ulung. Ombak bermakna gerakan, perubahan dan energi.
  • (Bulan Sabit)
    Ilustrasi bulan sabit merupakan simbol pembaharuan (pertanda bulan baru). Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan selalu melakukan pembaharuan menuju ke arah yang lebih baik dari sebelumnya dan akan tetap terus melangkah maju.
  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perang Israel Hamas

    Perang Israel vs Hamas, Lebih 1.100 Korban Tewas

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 419
    • 0Komentar

    GAZA, mekora.id – Israel terus-menerus menggempur Jalur Gaza pada Senin (9/10/2023) ketika pertempuran melawan Hamas berkobar di sekitar wilayah tersebut. Jumlah kematian akibat bentrokan itu terus melonjak, melebihi angka 1.100. Tentara Israel mengatakan pihaknya menyerang lebih dari 500 target di Jalur Gaza yang diblokade dan miskin dalam bentrokan semalam. Pertempuran masih terus berlanjut di tujuh […]

  • Kepala Dinas Kesehatan Sulbar

    Mirip DBD dan Leptospirosis, Dinkes Sulbar Ingatkan Bahaya Virus Hanta

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 162
    • 3Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Penyebaran virus Hanta di sejumlah wilayah Indonesia mulai menjadi perhatian serius pemerintah. Kementerian Kesehatan RI mencatat setidaknya delapan kasus virus Hanta tipe Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) telah ditemukan. Meski belum ditemukan kasus di Sulawesi Barat, Pemerintah Provinsi Sulbar melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Hal ini sejalan dengan instruksi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur, […]

  • Judi Joker di Mamuju

    Kedapatan asyik Main Judi Joker, 3 Pemuda di Mamuju Dibekuk Polisi

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id –Tiga orang pemuda di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) dibekuk Tim Reserse Mobile (Resmob) Polresta Mamuju, setelah kepergok main judi kartu joker di salah satu Ruko di Kota Mamuju, pada Kamis, (6/3/2025) dini hari. Dari tangan pelaku, Resmob Polresta Mamuju berhasil mengamankan sejumlah barang bukti masing-masing kartu joker yang digunakan bermain judi, serta sejumlah […]

  • Banjir Mateng

    Banjir dan Longsor Landa 3 Kecamatan di Mamuju Tengah

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 222
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Banjir dan longsor melanda Kabupaten Mamuju Tengah pada Kamis, (28/03/2024),  banjir setidaknya merendam sejumlah desa terendam, hingga jalan trans Sulawesi tertutup longsor. Berdasarkan laporan BPBD Sulawesi Barat, Banjir terjadi setidaknya di empat titik pada tiga Kecamatan, yakni Desa Tabolang dan Salupangkang, Kecamatan Topoyo, Desa Salugatta, Kecamatan Budong-Budong, dan Desa Kambunong, Kecamatan Karossa. […]

  • Sosialisasi Posyandu era baru di Sulbar

    Ketua PKK Sulbar Dorong Integrasi Enam Layanan Dasar di Posyandu

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 156
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Barat yang juga Ketua TP PKK Sulbar, Harsinah Suhardi, mendorong penguatan layanan dasar melalui transformasi Posyandu di era baru. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Pengelola Posyandu yang digelar di Hotel Matos, Mamuju, Minggu (5/4/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi […]

  • Sekdes Desa Karama

    Tanggapi Demo, Sekretaris Desa Karama : Kami Siap Buka Dialog Dengan Warga

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 276
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretaris Desa Karama, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Barnabas, menanggapi terkait aksi unjuk rasa dan penyegelan Kantor Desa yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat, Senin, (15/7/2024) pagi tadi. Menurut Barnabas, tuntutan dari masyarakat merupakan hal yang tidak benar. Kata dia, segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa atau atas nama Kepala Desa Karama, […]

expand_less