Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Bos Poltracking Hanta Yuda Dilaporkan ke Mabes Polri terkait Rilis Survei Pilkada Sulbar

Bos Poltracking Hanta Yuda Dilaporkan ke Mabes Polri terkait Rilis Survei Pilkada Sulbar

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tanah Air, Muhaimin Faisal, melaporkan Direktur Lembaga Survei Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, ke Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri. Laporan itu disampaikan melalui email, pada Jumat, (22/11/2024).

Menurut Muhaimin Faisal, laporan itu terkait dengan beredarnya video presentasi berdurasi  2.47 menit yang dilakukan di depan salah pasangan calon kepala daerah di Sulbar. Video itu telah beredar luas di Media Sosial, menjelang masa tenang Pilkada serentak 2024.

Pilkada Sulbar Poltracking Indonesia mengaku melakukan survei periode 17-24 Oktober 2024. Anehnya, hanya hasil survei Pilkada Sulawesi Barat tidak ditemukan di website www.Poltracking.com, hanya beredar video 2.47 menit,” ujar Muhaimin dalam keterangan pers yang diterima redaksi,  Jumat, (22/11/2024).

Muhaimin menambahkan, bahwa klaim survei yang mengunggulkan salah satu kandidat itu tidak dapat dipertanggungjawabkan dan dapat menyesatkan publik. Sebab klaim survei yang dilakukan pada periode 17-24 Oktober 2024 tidak ditemukan di website www.Poltracking.com.

Selain itu, menurut Muhaimin Poltracking Indonesia baru saja diberi sanksi oleh Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik (Persepi) karena pelaksanaan survei Pilkada Jakarta 2024 yang dilakukan Poltracking Indonesia pada 10-16 Oktober 2024 dilaksanakan tidak sesuai dengan SOP. Tidak dapat mempertanggungjawabkan data yang dijadikan basis dasar penilaian.

Dimana kata Muhaimin, Dewan Etik Persepi melakukan pemeriksaan kepada Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Poltracking terkait perbedaan signifikan hasil survei. Hasil pemeriksaan menunjukkan LSI dinilai melakukan survei sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Poltracking Indonesia tidak berhasil menjelaskan ketidaksesuaian antara jumlah sampel valid sebesar 1.652 data sampel yang ditunjukkan saat pemeriksaan dengan 2.000 data sampel seperti yang telah dirilis ke publik.

“Ini sangat fatal karena survei bisa saja salah tetapi berbohong sangat haram bagi lembaga survei, fakta berbohongnya Poltracking Indonesia membuat lembaga ini dilarang merilis hasil survei. Makanya hasil survei Pilgub Sulbar hanya beredar di WA,” jelas Muhaimin.

Menurut Muhaimin, saat menelusuri hasil survei di website www.Poltracking.com hanya sejumlah wilayah, di antaranya Pilkada Jawa Tengah rilis 25 September 2024, Jawa Barat rilis 26 September 2024, DKI Jakarta rilis 24 Oktober 2024, Kalimantan Tengah rilis 21 Oktober 2024, Lampung Selatan rilis 6 November 2024, Bojonegoro rilis 19 November 2024.

Selain melaporkan Hanta Yuda ke Mabes Polri, Muhaimin Faisal juga menyebut melaporkan bos Poltracking Indonesia itu ke Bawaslu RI, KPU-RI dan Asosiasi Lembaga Survei Presisi.

“Kami juga melaporkan Saudara Hanta Yuda direktur lembaga survei Poltracking Indonesia ke Bawaslu RI, KPU-RI dan Asosiasi Lembaga Survei Presisi. Harus ada upaya penghentian atas segala tindakan pembodohan ke daerah-daerah di Indonesia oleh lembaga survey mainstream yang tidak bertanggung jawab dan cenderung menambang cost politik yang tentu saja berpengaruh pada perilaku korupsi pejabat daerah,” pungkasnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seleksi MTQN Korpri Sulbar

    Hari Kedua Audsi MTQN Korpri 2024 di Sulbar, Panitia Seleksi 9 Kategori

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan audisi hari kedua untuk calon kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2024, pada Senin, (7/10/2024). Audisi ini dipandu oleh dewan hakim yang terdiri dari Imam Masjid Al Markaz, KH Hasan Basri, Ustadz Khalid Rasyid, Dr. K.H. Abdul Azis Tammauni, dan Ustadz […]

  • Ganjar Mahfud Sulbar

    PDIP Yakin Ganjar-Mahfud Menang di Sulbar

    • calendar_month Rabu, 18 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Barat (Sulbar), Agus Ambo Djiwa, ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan Ganjar-Mahfud di Sulbar. Penunjukan itu setelah PDIP, Hanura, Perindo, dan PPP Sulbar melakukan rapat koordinasi tim pemenangan beberapa jam setelah Ganjar-Mahfud diumumkan. Agus Ambo Djiwa, mengatakan secepatnya mereka akan membentuk tim pemenangan Kabupaten hingga ranting (Desa). “Kita […]

  • Impor AS

    Perjanjian Dagang : Indonesia Wajib Impor Barang AS Rp558,5 Triliun

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 499
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Pemerintah Indonesia wajib melakukan impor barang asal Amerika Serikat (AS) senilai US$33 miliar atau sekitar Rp558,5 triliun (kurs JISDOR 19 Februari 2026 Rp16.925 per dolar AS). Kewajiban tersebut menjadi salah satu klausul utama dalam perjanjian dagang terbaru antara Indonesia dan AS. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengonfirmasi dokumen kesepakatan bertajuk Toward […]

  • Telkom Mamuju

    HIMAB Segel Kantor Telkom Mamuju Buntut Insiden Pekerja Wifi di Papalang

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 207
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Himpunan Mahasiswa Botteng (HIMAB) melakukan aksi penyegelan kantor Telkom Mamuju di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Rimuku, Selasa (7/10/2025). Aksi tersebut merupakan buntut dari insiden tiga pekerja wifi yang tersengat listrik di Kecamatan Papalang beberapa waktu lalu, yang menyebabkan satu orang meninggal dunia. Ketua HIMAB, Ramli, mengatakan penyegelan dilakukan sebagai bentuk protes atas […]

  • Tersangka Ijazah Palsu Mateng

    Cabup Mamuju Tengah Haris Halim Sinreng Jadi Tersangka Ijazah Palsu, Kini Ditahan

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 264
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Haris Halim Sinreng, resmi ditetapkan jadi tersangka dalam dugaan pengguna ijazah palsu di Pilkada 2024. Haris ditahan setelah kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, pada Selasa, (17/12/2024). Kepala Kejari Mamuju, Raharjo Yusuf Wibisono, setelah dilimpahkan dari Polres Mateng  tersangka dugaan ijazah palsu, Haris Halim […]

  • Rapat Sekwan DPRD Sulbar

    Sekwan DPRD Sulbar Minta Sekretariat Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Anggota Dewan

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar, Muhammad Hamzih, kembali melakukan rapat internal, Selasa (30/01/2024). Dia berharap pelayanan kepada Anggota DPRD Sulbar menjadi prioritas, sehingga agenda-agenda dewan, utamanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar. Dijelaskan, DPRD Sulbar sebagai wakil rakyat tentu diperhadapkan pada agenda yang padat, sehingga Sekretaris DPRD Sulbar perlu […]

expand_less