Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Pemilu » Bawaslu Mamuju : Kebanyakan Baliho Yang Terpasang Terindikasi Curi Start Kampanye

Bawaslu Mamuju : Kebanyakan Baliho Yang Terpasang Terindikasi Curi Start Kampanye

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 18 Okt 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemliu (Bawaslu) Kabupaten Mamuju mensosialisasikan persiapan pengawasan dalam tahapan kampanye Pemilu 2024.

Bawaslu Mamuju mengundang Partai politik, Organisasi mahasiswa, dan sejumlah awak media dalam sosialisasi yang dilaksanakan di Water Park, Hotel Maleo, Mamuju. Selasa (17/10/2023) malam.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mamuju, Rusdin, mengatakan sosialisasi ini dilakukan agar OKP, Parpol dan awak media mengetahui tahapan menuju kampanye.

“Jadi kita harapkan kegiatan ini dapat menjembatani hal yang biasanya membuat kita bingung soal apa itu sosialisasi dan apa itu kampanye,” kata Rusdin.

Rusdin menjelaskan, jika sebelum pelaksanaan tahapan kampanye yakni sosialisasi berbeda dengan tahapan kampanye.

Dimana tahapan itu, peserta Pemilu tidak diperkenankan mencuri start kampanye sebelum memasuki tahapan.

“Aturannya ada, bahwa masa sosialisasi tidak boleh ada ajakan, tidak boleh ada visi/misi atau program,” jelasnya.

Rusdin mengatakan, kebanyakan baliho/spanduk yang terpasang saat ini telah menyalahi tahapan sosialisasi dengan mencitrakan identitas calon.

“Kalau kampanye itu semua tentang instrumen untuk mengajak memilih, tetapi kenyataannya sekarang baliho yang terpasang terindikasi sudah mencitrakan identitas calon itu,” kata Rusdin.

Bawaslu Mamuju mengaku dilema lantaran belum bisa melakukan penindakan terhadap baliho dan instrumen yang terpasang. Hal itu ditengarai belum ditetapkannya Bakal Caleg menjadi Caleg, sehingga Bawaslu secara kewenangan tidak dapat melakukan penindakan.

“Kendala kita saat ini adalah tidak ada adanya instrumen yang mengikat, apalagi masih berstatus bakal Caleg. Dari Perda Kabupaten Mamuju juga tidak ditemui aturan pelarangan baliho, tetap hanya mengatur soal reklame,” jelas Rusdin.

Kendati begitu, Bawaslu tetap meminta pemasangan Baliho tidak masuk dalam area publik seperti institusi pendidikan, rumah ibadah dan fasilitas pemerintah.

“Kita terus menghimbau agar pemasangan baliho/spanduk tidak meliputi tiga tempat tadi. Untuk itu malam ini kita ingin menyatukan persepsi agar tidak terjadi hal demikian,” pungkasnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penetapan DPT Pilkada Sulbar 2024

    Jumlah DPT Pilkada Sulbar 2024 Ditetapkan, Naik 10 ribu dari Pemilu Lalu

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 192
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sulawesi Barat (Sulbar) 2024 resmi ditetapkan. Penetapan itu dilaksanakan melalui rapat Pleno yang dilaksanakan oleh KPU Sulawesi Barat dan KPU Kabupaten di Hotel Maleo, Mamuju, Minggu (22/9/2024). Berdasarkan hasil pleno KPU Sulbar, DPT untuk Pilkada Sulbar 2024 ditetapkan sebanyak 996.542 pemilih. Terdiri […]

  • Pemkot Bontang Anugerahkan Penghargaan Tata Kelola Perusahaan Layak 2025

    Pemkot Bontang Anugerahkan Penghargaan Tata Kelola Perusahaan Layak 2025

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Mekora.id – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketenagakerjaan menggelar Sosialisasi dan Penyerahan Penghargaan Tata Kelola Perusahaan Layak Tahun 2025 di Auditorium 3 Dimensi, Jalan Awang Long, Selasa (23/9/2025). Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, Safa Muha yang mewakili Disnaker sebelum bertugas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, narasumber […]

  • Ketua KPU Sulbar, Said Usman Umar

    Pasca Putusan MK, KPU Sulbar : Syarat Pencalonan Segera Disesuaikan, Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Paslon

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 161
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang syarat dukungan pencalonan kepala daerah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) segera melakukan penyesuaian. Ketua KPU Sulbar, Said Usman Umar mengatakan, hal itu menyusul putusan MK yang bersifat final dan mengikat (Binding). KPU sebagai pelaksana kepemiluan akan segera melakukan perubahan Peraturan Komisi Pemilihan Umum […]

  • Didin Indra Jaya Eks Aktivis GMNI

    Wacana Revisi UU Pilkada Menguat, Eks Aktivis GMNI Ingatkan Demokrasi Jangan Mundur

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 240
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Wacana revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada) yang kembali bergulir di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menuai beragam respon dari kalangan akademisi dan aktivis demokrasi. Salah satunya datang dari Didin Indra Saputra, Demisioner Ketua DPP GMNI Bidang Kajian Perundang-undangan dan Kebijakan Publik, yang menegaskan bahwa demokrasi lokal tidak boleh mengalami kemunduran. […]

  • Karossa

    Pasca Konflik Tambang, 14 Orang Bertopeng Datangi Warga Karossa

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 299
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Situasi di Desa Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, sempat memanas setelah kedatangan dua mobil berisi belasan orang bertopeng pada Senin siang (28/4/2025). Menurut kesaksian warga setempat, Anshar, kedua mobil tersebut tiba di Karossa sekitar pukul 11.00 WITA. Kehadiran 14 orang bertopeng ini memicu ketegangan di tengah masyarakat, terutama setelah insiden […]

  • Kades Karama dilaporkan ke Polda

    Kades Karama Kecamatan Kalumpang Dilapor ke Polda Sulbar

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 260
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Kepala Desa (Kades) Karama, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dilaporkan oleh sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Desa Karama ke Polda Sulbar, atas dugaan penyalahgunaan Dana, Pada, Kamis, (22/8/2024). Ketua Aliansi Masyarakat Desa Karama, Jaya Ruben, mengatakan pelaporan Kades Karama itu terkait pekerjaan jalan usaha tani dan pengadaan pupuk cair […]

expand_less