Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Tolak Pilkada DPRD, GMNI Mamuju : Langgengkan Politik Elit, Kebiri Keinginan Rakyat

Tolak Pilkada DPRD, GMNI Mamuju : Langgengkan Politik Elit, Kebiri Keinginan Rakyat

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Penolakan publik terhadap wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD terus meluas. Di Mamuju, sejumlah organisasi mahasiswa menilai mekanisme tersebut sebagai bentuk kemunduran demokrasi dan pengkhianatan terhadap kedaulatan rakyat.

Wakil Ketua Bidang Agitasi, Media, dan Propaganda DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju, Supratman, menegaskan bahwa Pilkada langsung merupakan hasil perjuangan panjang rakyat Indonesia untuk merebut hak memilih pemimpin secara mandiri.

“Pilkada langsung adalah buah dari perjuangan demokrasi. Mengembalikannya ke DPRD sama saja dengan merampas hak rakyat untuk menentukan pemimpinnya sendiri,” tegas Supratman dalam pernyataannya, Kamis (16/1/2026).

Ia menilai Pilkada melalui DPRD tidak hanya mencederai prinsip demokrasi, tetapi juga membuka ruang yang luas bagi praktik politik transaksional, oligarki kekuasaan, serta dominasi kepentingan elite yang jauh dari kebutuhan rakyat.

“Pilkada lewat DPRD berpotensi melanggengkan politik elit dan partisipasi rakyat dikebiri dalam menentukan arah kepemimpinan daerah,” lanjutnya.

Supratman juga mengkritik dalih efisiensi anggaran yang kerap digunakan untuk membenarkan wacana tersebut. Menurutnya, demokrasi tidak bisa diukur semata-mata dari hitungan biaya.

“Demokrasi bukan soal murah atau mahal. Demokrasi adalah investasi jangka panjang bagi kedaulatan rakyat dan legitimasi pemerintahan,” ujarnya.

Lebih lanjut, GMNI Mamuju mengajak seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, pemuda, dan organisasi rakyat untuk bersatu menolak kebijakan apa pun yang berupaya mengerdilkan demokrasi.

“Rakyat tidak boleh diam ketika hak-hak politiknya dirampas secara sistematis. Jika itu terjadi, perlawanan adalah keniscayaan,” pungkas Supratman.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka Ijazah Palsu Pilkada Mateng

    Dugaan Ijazah Palsu Mateng : Tersangka HS Tak Bisa Tunjukan Ijazah Asli, Cuma Fotocopy Legalisir

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 186
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu oleh Calon Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Haris Halim Sinreng, semakin terang benderang setelah berkas perkara dinyatakan P21 dan di limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, pada Selasa, (17/12/2024). Kepala Kejari Mamuju, Raharjo Yusuf Wibisono, mengungkapkan bahwa hingga saat ini Haris Halim Sinreng tidak dapat menunjukkan ijazah asli […]

  • Kopi Mamasa diekspor ke Malaysia

    Lulus Uji Lab, Kopi Mamasa Siap Diekspor ke Malaysia

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 233
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sebanyak 120 kilogram biji kopi Mamasa jenis robusta dan arabika dinyatakan lulus uji lab. Kopi itu siap untuk diekspor berbarengan dengan pelayaran perdana di Pelabuhan Tanjung Silopo, Polman menuju Malaysia. Pejabat Karantina Sulawesi Barat, Instiarni mengatakan, kelayakan biji kopi milik eksportir lokal Yakob. Kini lulus uji setelah melalui proses pemeriksaan menggunakan mikroskop […]

  • Razia Operasi Marano di Mamuju

    428 Pelanggar Lalu Lintas di Mamuju Terjaring Razia Selama Operasi Marano 2024

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Operasi keselamatan patuh jaya Marano resmi berakhir pada, Minggu 28 Juli 2024 kemarin. Operasi Marano 2024 itu digelar selama 14 hari sejak 15 Juli 2024 lalu. Menurut Kasat Lantas Polresta Mamuju, AKP Maulana Al Qurthubi, selama operasi patuh jaya marano 2024 berlangsung. Setidaknya ada 428 unit kendaraan yang terjaring razia dan dikenakan […]

  • Paskibraka Sulbar 2024

    Pj Gubernur Sulbar Kukuhkan 63 Anggota Paskibraka Tingkat Provinsi

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 149
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sebanyak 63 orang anggota pasukan pengibar bendera (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dikukuhkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur, Bahtira Baharuddin, di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju, Kamis, (15/8/2024). Paskibraka tingkat Provinsi Sulbar itu masing-masing, dari Kabupaten Mamuju 11 orang, Majene 8 orang, Polewali Mandar (Polman) 18 orang, Mamasa 6 orang, Pasangkayu 13 orang, […]

  • Sulkarnain Korlap Aksi Tolak Tambang Sulbar diancam

    Sulkarnain, Korlap Aksi Tolak Tambang Sulbar Diteror dan Dapat Ancaman Pembunuhan Lewat Medsos

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 249
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Aktivis sekaligus koordinator lapangan (Korlap) aksi tolak tambang pasir Sulawesi Barat (Sulbar), Sulkarnain, mendapatkan teror dan ancaman pembunuhan dari orang tak dikenal (OTK). Sulkarnain mengaku, mendapatkan ancaman itu dari sebuah akun bernama “Eman Muhidin” melalui media sosial pesan messenger facebook, pada Kamis, (1/5/2025) sekitar Pukul 05.35 WITA pagi. “Saya di chat oleh […]

  • Hasil perolehan PSU Mamuju

    Berikut Hasil Perolehan Suara Paslon di 3 TPS PSU Mamuju

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemungutan suara ulang (PSU) yang direkomendasikan Bawaslu, kini telah dilaksanakan oleh KPU Mamuju secara serentak, pada Kamis, (5/12/2024). Berikut ini kami telah rangkum hasil PSU di tiga TPS di Kabupaten Mamuju. Hasil itu sesuai dengan C-Hasil yang di upload siang tadi, di TPS 3 Desa Losso, Kecamatan Sampaga, TPS 7 Kelurahan Mamunyu, […]

expand_less