Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Konferda Persatuan Tetapkan Misbahuddin dan Yudi Toda Pimpin GMNI Sulbar

Konferda Persatuan Tetapkan Misbahuddin dan Yudi Toda Pimpin GMNI Sulbar

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 32 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi Barat (Sulbar) resmi memasuki babak baru. Konferensi Daerah (Konferda) Persatuan yang digelar di Mamuju pada 24 hingga 26 April 2026 menetapkan Misbahuddin sebagai Ketua dan Yudi Toda sebagai Sekretaris DPD GMNI Sulbar periode 2026-2028.

Terpilihnya pasangan Misbahuddin-Yudi menjadi penanda berakhirnya dualisme kepemimpinan yang selama beberapa tahun terakhir membelah tubuh GMNI Sulbar.

Konferda Persatuan ini berhasil mempertemukan dua kubu yang sebelumnya berjalan terpisah. Melalui dialog panjang dan pendekatan ideologis, seluruh elemen kader sepakat menempatkan persatuan organisasi di atas kepentingan kelompok maupun ego politik.

Momentum tersebut menjadi titik balik penting bagi GMNI Sulbar, setelah konflik internal berkepanjangan sempat menghambat konsolidasi organisasi dan melemahkan peran GMNI dalam merespons berbagai persoalan sosial-politik di daerah.

Sidang konferda berlangsung dinamis, namun tetap dalam koridor persatuan. Seluruh peserta sepakat mengakhiri perpecahan dan kembali berhimpun dalam satu barisan perjuangan.

Ketua DPD GMNI Sulbar terpilih, Misbahuddin, menegaskan kepemimpinan baru harus dibangun di atas fondasi persatuan dan komitmen ideologis.

“Kami ingin memastikan seluruh DPC di Sulbar terlibat dan terakomodasi. GMNI harus menjadi rumah bersama, bukan ruang eksklusif bagi kelompok tertentu,” kata Misbahuddin dalam sambutannya, Minggu (26/4/2026).

Ia menambahkan, semangat “GMNI Naik Kelas” akan menjadi orientasi utama gerakan organisasi ke depan.

“GMNI harus tampil sebagai kekuatan intelektual sekaligus kekuatan gerakan. Tidak hanya menjadi juru pukul, tetapi juga juru pikir dalam merespons persoalan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD GMNI Sulbar terpilih, Yudi Toda, menekankan pentingnya konsolidasi internal secara menyeluruh pasca-dualisme.

Menurutnya, persatuan yang telah dicapai harus segera diterjemahkan dalam kerja-kerja organisasi yang terarah dan disiplin.

“Persatuan ini harus ditindaklanjuti dengan kerja nyata. Konsolidasi kader, penguatan struktur, dan keberpihakan terhadap persoalan rakyat harus menjadi prioritas utama,” kata Yudi.

Ia menegaskan, marhaenisme tidak boleh berhenti sebagai warisan historis semata, melainkan harus menjadi metode analisis dalam membaca realitas sosial.

“Marhaenisme harus menjadi alat untuk mengurai ketimpangan, memahami relasi kuasa, dan menentukan keberpihakan yang tegas kepada rakyat kecil,” tuturnya.

Menurut Yudi, penguatan ideologi menjadi kunci agar arah gerakan organisasi tetap konsisten.

“Ideologi adalah kompas yang menjaga setiap langkah GMNI agar tetap sejalan dengan cita-cita pembebasan kaum marhaen,” katanya.

Berakhirnya Konferda Persatuan menandai dimulainya lembaran baru bagi GMNI Sulawesi Barat. Harapan kini tertuju pada kepemimpinan baru untuk membawa organisasi kembali solid, progresif, dan tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr. Muhammad Idris DP

    Pensiun, Sekprov Sulbar Muhammad Idris Pamit dan Kembali ke LAN

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 322
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Masa jabatan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat (Sulbar), Dr. Muhammad Idris DP resmi berakhir. Terhitung sejak tanggal 15 November 2024. Pengumuman itu dirilis resmi oleh Pemprov Sulbar, Jumat, (15/11/2024). Dalam rilis resminya, Muhammad Idris mengucapkan terima kasih telah diberikan kesempatan selama lima tahun untuk menjabat eselon 1 di Pemprov Sulbar. “Terimakasih mohon […]

  • Banjir Halmahera Barat

    Banjir–Longsor Terjang Halmahera Barat, GMNI Maluku Utara Desak Pemkab Ambil Langkah Serius

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 343
    • 0Komentar

    JAILOLO, Mekora.id — Bencana banjir dan longsor melanda Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, sejak Selasa malam hingga Rabu pagi (7/1/2026). Curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan banjir bandang dan longsor di enam kecamatan, berdampak pada pemukiman warga hingga infrastruktur publik. Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku Utara, Alfonsius Gisisi, menyebutkan […]

  • Pernikahan Anak Jadi Penyumbang Utama Stunting di Sulawesi Barat

    Pernikahan Anak Jadi Penyumbang Utama Stunting di Sulawesi Barat

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 239
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id– Stunting di Sulawesi Barat (Sulbar), jadi masalah klasik yang masih terus jadi sajian hangat data kesehatan gizi Provinsi Malaqbi ini. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, angka stunting di Sulbar naik dari 33,8 persen (2021) menjadi 35.0 persen (2022). Ketua Tim Pokja Elsimil Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat, Dudi Fahdiansyah, mengungkap angka […]

  • Sidang Ijazah Palsu Haris Mateng

    Jelang Tuntutan, JPU Hadirkan 14 Saksi di Sidang Dugaan Ijazah Palsu Cabup Mateng

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 190
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sidang perkara dugaan ijazah palsu dengan terdakwa Calon Bupati Mamuju Tengah (Mateng) di Pengadilan Negeri (PN) Mamuju, kini memasuki hari ketiga. Rencananya, hari ketiga sidang dugaan ijazah palsu Cabup Mateng itu memasuki agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa Haris Halim Sinreng. “Iya sore ini, kami sudah siap mau ke […]

  • Usia Kerja

    Pemerintah Resmi Hapus Syarat Batas Usia di Lowongan Kerja

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 318
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menghapus persyaratan batas usia dan ketentuan diskriminatif lainnya dalam proses rekrutmen kerja. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/V/2025 tentang Larangan Diskriminasi dalam Rekrutmen Tenaga Kerja. Dalam SE tersebut, Kemnaker menegaskan bahwa pemberi kerja tidak diperbolehkan menetapkan syarat yang bersifat diskriminatif, seperti batas usia, penampilan fisik, […]

  • Vivhia penenun cilik Mamasa

    Tangan Mungil Vivhia, Penenun Cilik Perawat Warisan Leluhur di Mamasa

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 368
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Vivhia, seorang penenun gadis cilik berumur 7 tahun dari Desa Rantepuang, Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, duduk tenang di atas lantai papan rumah panggungnya. Ia meraih serangkain benang berwarna merah dan kuning. Dengan seutas perkakas dari kayu Vivhia menyulam sebuah tenun khas dari Mamasa. Disaat anak-anak se-usianya gandrung bermain gadget, gadis […]

expand_less