Banjir Bandang Terjang Nosu Mamasa, Ratusan Hektar Sawah Rusak
- account_circle mekora.id
- calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Banjir bandang di Kecamatan Nosu, Mamasa. (Foto : Warga)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Banjir bandang menerjang Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Banjir tersebut terjadi pada Rabu (06/03/2024) sore.
Berdasarkan laporan warga, banjir bandang tersebut terjadi sekitar Pukul 15.00 WITA, setelah hujan lebat melanda Kecamatan Nosu pada Rabu siang yang mengakibatkan dua sungai di wilayah itu meluap.
Akibat banjir yang membawa material lumpur bercampur kayu tersebut, memutus sejumlah jembatan, dan meredam ratusan hektar sawah. Banjir juga merusak sekolah dan rumah ibadah di ibu kota Kecamatan Nosu.
“Jembatan yang menghubungkan siwi itu terputus total. Harapan kami selaku masyarakat semoga pemerintah terkait secepatnya menangani bencana di kecamatan nosu “ kata warga Nosu, Rambi Kila.
Terkait banjir bandang di Nosu itu, Pemerintah Kabupaten Mamuju mengeluarkan siaga bencana. Penjabat (Pj) Bupati Mamasa, Zain mengatakan, pihaknya akan melakukan evakuasi warga dengan membuat penyebrangan darurat untuk warga yang memiliki akses terputus.
“Kami akan keluarkan surat tanggap darurat, besok juga kami bersama TNI-POLRI dan stakeholder akan turun membenahi fasilitas umum yang terputus,” kata Zain, Kamis (07/03/2024).
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamasa, Gusti Hermiawan mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait dampak yang ditimbulkan banjir bandang tersebut.
“”Anggota kami masih terus melakukan pendataan di lokasi kejadian, untuk memastikan kerugian warga dan luas lahan yang terdampak banjir,” ungkapnya.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
