Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUDAYA » 126 Film dari Berbagai Wilayah Akan Tampil di Manakarra Film Festival 2024

126 Film dari Berbagai Wilayah Akan Tampil di Manakarra Film Festival 2024

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Sedikitnya 126 Film karya sineas dari berbagai daerah di Indonesia, akan mengikuti Manakarra Film Festival (MFF) tahun 2024. Event ini akan dilangsungkan di Komplek Rumah Adat, Mamuju, Sulawesi Barat, pada, 24-27 Oktober 2024 nanti.

Direktur Pitu Sinema, Sadly Asis, menjelaskan, jumlah karya yang masuk itu lebih dari ekspektasinya. Sadly mengaku, sama sekali tak menyangka antusiasme sineas se-Indonesia yang sebegitu besarnya untuk event MFF 2024.

“Bahkan ada beberapa karya film yang diterima oleh teman-teman yang datang dari sineas asal luar negeri. Sayangnya, kami tidak membuka slot khusus untuk film internasional. 126 fim saja itu sudah melebihi dari apa yang kami harapkan,” tutur Sadly Asis dalam keterangannya, Senin, (14/10/2024).

126 film tersebut sebelumnya telah dikurasi oleh para kurator, proses itu merupakan seleksi sebelum karya film sampai ke meja dewan juri.

Manakarra Film Festival 2024 nantinya terbagi dalam sejumlah kategori, terdiri dari kategori utama yang akan mengikuti kompetisi dan non kompetisi.

Kata Sadly, kategori pertama dinamai ‘Sandeq’, merupakan kategori non-kompetisi yang dapat diikuti oleh peserta pelajar dan umum.

Kedua, kategori ‘Banua Award‘, yakni kompetisi yang berfokus pada film maker se-pulau Sulawesi. Lalu ada kategori ‘Sekomandi Award‘, merupakan kompetisi umum khusus pelajar.

“Serta kategori ‘Manurung Award‘, yaitu kompetisi umum sekaligus yang paling banyak diikuti peserta dari berbagai daerah,” terang Sadly Asis.

Sadly berharap, Manakarra Film Festival ini menjadi ajang kreatifitas para sineas muda. Terutama para sineas dari Sulawesi Barat diharap dapat lebih maju dengan pengalaman dari sineas berbagai wilayah.

“Kami cukup senang melihat MFF 2024 yang mendapat respon sebegitu besarnya dari seluruh film maker di Indonesia. Bahkan ada juga peserta yang berasal dari luar negeri yang ingin ikut. Semoga tahun depan kami sudah bisa membuka kategori untuk film internasional,” pungkas Sadly Asis.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinsos dan PMD Sulbar

    Dinsos P3A dan PMD Sulbar Perkuat Jaringan Internet Kantor, Dukung Layanan Digital

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus mendorong peningkatan kualitas layanan berbasis digital melalui penguatan infrastruktur jaringan internet di lingkungan kantor. Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui pembenahan jaringan dengan penambahan access point yang dilaksanakan pada Senin (12/1/2026). Upaya ini dilakukan […]

  • Session2 di tappalang

    Session2 Tina Mulai Melebarkan Konsolidasi, Mulai Dari Tappalang

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pasca mendeklarasikan Bupati Mamuju Petahana, Sutinah Suhardi untuk maju kembali pada Pilkada 2024, kelompok Session2 mulai memperlebar konsolidasi di sejumlah Kecamatan. Start di kecamatan Tapalang, Session2 menargetkan membuka ruang konsolidasi hingga desa di semua kecamatan di kabupaten Mamuju. Ketua Session2 menyebut telah menjadwalkan semua kecamatan untuk konsolidasi relawan Bupati Mamuju petahana, Sutinah […]

  • Kasubdit Renakta Polda Sulbar Kompol Asrina Basri

    Polisi Periksa 7 Saksi Orang Terkait Kasus Dugaan Tindak Asusila Kakanwil Kemenag Sulbar

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 138
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dugaan tindak asusila yang dilakulan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Barat (Sulbar), memasuki babak baru. Polisi telah memeriksa terlapor Kakanwil Kemenag Sulbar serta tujuh orang saksi lainnya. Kasubdit Reknata (Remaja, Anak, dan Wanita) Polda Sulbar, Kompol Asrina Basri menyebut, selanjutnya akan melakukan gelar perkara pada Jumat, 22 Maret […]

  • Plt Direktur PDAM Mamuju

    Begini Alasan PDAM Mamuju Upah Karyawan Dibawah UMK

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 195
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pelaksana tugas (Plt) Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manakarra Mamuju, Jauharia Andi Syafruddin buka suara terkait upah minimum yang diberlakukan pada karyawan. Pada, Kamis (16/5/2024) kemarin. Hal itu menyusul, PDAM Mamuju di demo oleh karyawannya yang menuntut upah layak. Pekerja yang melakukan unjuk rasa bersama sejumlah mahasiswa, menilai Perusahaan Daerah […]

  • Batu Bara Bonehau

    JATAM Sebut Dinas PUPR Sulbar Lakukan Siasat Kotor atas Pemberian Izin Jalan PT BPC di Bonehau

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 185
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Siasat kotor dan praktik koruptif dinilai Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) tengah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat, pasca keluarnya ijin melalui surat edaran nomor nomor B/400.7.5.4/183/2024 tentang Pemberian Izin Penggunaan Jalan Provinsi Ruas Salubatu-Bonehau untuk PT. Bonehau Prima Coal (PT.BPC) tambang batu bara yang beroperasi di […]

  • Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, umumkan anak dibawah 16 tahun resmi dilarang.

    Pemerintah Resmi Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Mulai 28 Maret 2026

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 417
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Pemerintah Indonesia resmi membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap sejumlah platform digital (Media Sosial/Medsos) berisiko tinggi melalui kebijakan baru yang mulai diterapkan secara bertahap pada 28 Maret 2026. Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Nomor 9 Tahun 2026 sebagai turunan dari PP TUNAS, yang menetapkan bahwa anak di bawah […]

expand_less