Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan dengan Mobil Brimob di Mamuju
- account_circle mekora.id
- calendar_month 45 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemotor dan Mobil Brimob terlibat kecelakaan di Mamuju, Sulawesi Barat.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat kecelakaan dengan mobil minibus milik Brimob Polda Sulawesi Barat di Jalan Trans Sulawesi, Desa Bambu, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Senin (20/4/2026) pagi.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Revo bernomor polisi DC 2131 BW dengan mobil minibus Isuzu milik Brimob Polda Sulbar.
Kasat Lantas Polresta Mamuju, AKP Arfian, menjelaskan peristiwa bermula saat pengendara motor yang diketahui berasal dari wilayah Bebanga, Kalukku, bergerak menuju Kota Mamuju.
Saat memasuki tikungan menanjak di Desa Bambu, korban diduga tidak mampu mengendalikan kendaraannya. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Isuzu milik Brimob dari arah Polda menuju Desa Bambu.
“Pengendara motor dari arah Kalukku menuju Kota Mamuju, sementara mobil dari arah Polda menuju Desa Bambu. Saat di tikungan, pengendara tidak bisa menguasai kendaraan sehingga terjadi tabrakan,” ujar AKP Arfian.
Korban Tewas di Lokasi
Akibat benturan tersebut, pengendara motor berjenis kelamin laki-laki meninggal dunia di lokasi kejadian. Hingga kini, identitas korban belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas saat evakuasi.
Namun, polisi menyebut korban berdomisili di Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, dan berasal dari Kabupaten Majene.
Kendaraan Rusak Parah
Sepeda motor korban mengalami kerusakan berat pada bagian depan hingga hancur. Sementara mobil minibus Brimob mengalami kerusakan pada lampu depan kanan serta kaca depan sisi kanan.
Salah seorang warga, Sitti Surah, mengaku sempat mendengar suara benturan keras sebelum mengetahui telah terjadi kecelakaan.
“Saya kira ban mobil pecah, tapi setelah dilihat ternyata pengendara motor sudah tergeletak di jalan,” ujarnya.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Minimnya saksi mata di lokasi membuat petugas mengandalkan keterangan warga serta rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian.
“Untuk penyebab pasti masih kami dalami, termasuk mengumpulkan saksi dan rekaman CCTV,” kata AKP Arfian.
Saat ini, kedua kendaraan telah diamankan sebagai barang bukti, sementara jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
Saat ini belum ada komentar