Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Penantian Puluhan Tahun, Akhirnya TK Berstatus Negeri Dibawahi Pemkab Mamuju

Penantian Puluhan Tahun, Akhirnya TK Berstatus Negeri Dibawahi Pemkab Mamuju

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Sebanyak 24 sekolah taman kanak-kanak se-Kabupaten mamuju, akhirnya diubah statusnya dari swasta menjadi sekolah negeri dibawah naungan pemerintah kabupaten mamuju.

Ceremony peresmian perubahan status TK ini, dilakukan di Gelanggang Olahraga (GOR) yang juga menjadi kantor sementara Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju, pada, Senin, (1/4/2024).

Dalam sambutannya, Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi mengatakan, perubahan status ini menjadi satu langkah maju dunia pendidikan di Mamuju. Sebab perubahan itu dapat mempermudah intervensi dan kebijakan daerah.

Selain itu kata Sutinah, dengan menjadi sekolah negeri, para tenaga pengajar di sekolah tersebut tentu akan memiliki kesempatan yang sama dengan guru lain untuk diangkat menjadi PPPK.

“Dulu banyak guru swasta yang sampaikan ke saya, kenapa tidak bisa mendaftar (PPPK,red), tentu ada regulasi yang mengatur, dan hari ini kita telah negerikan sekolahnya, jadi gurunya sudah bisa juga mendaftar PPPK,terang pimpinan daerah yang pernah menjadi sekretaris Dinas pendidikan ini,” kata Sutinah.

Dihadapan ratusan guru taman kanak-kanak, Sutinah menegaskan, jika programnya untuk kebutuhan dasar seperti pendidikan menjadi prioritas.

“Pemerintah kabupaten Mamuju memang memprioritaskan pembangunan kebutuhan dasar, terutama pendidikan dan kesehatan,” kata Sutinah.

Sementara, seorang pembina TK dari Kecamatan Tommo, Sahriani mengaku, perubahan status menjadi negeri merupakan penantian setelah puluhan tahun menunggu.

Sejak TK di Desa Rante Mario, Kecamatan Tommo yang dirintis sejak 17 tahun lalu. Kini mendapatkan kejelasan. Dia bersama rekan-rekan guru TK lainnya mengaku sangat senang dengan status negeri tersebut.

“Terima kasih kami sampaikan, karena sejak lama kami selalu merasa di anak tirikan, kalau ada bantuan turun dari pemerintah kami yang sekolah swasta kadang tidak dapat, begitu juga guru-guru kami,tidak dapat mendaftar PPPK,sekarang sudah boleh,” tutup Sahriani.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisioner KPU Sulbar, Asriani

    Empat Bakal Calon Gubernur Sulbar Dinyatakan Belum Memenuhi Syarat, Mulai Dari Penulisan Nama Hingga Belum Lapor LHKPN

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 35
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Empat bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Barat dinyatakan belum memenuhi syarat (TMS) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat. Hal ini terjadi karena sejumlah dokumen yang diajukan masih belum sesuai dengan persyaratan pencalonan. Komisioner KPU Sulawesi Barat, Asriani, menjelaskan beberapa masalah pada dokumen tersebut, seperti ketidaksesuaian nama pada KTP […]

  • Upacara HUT ke-80 RI di Bontang Berlangsung Khidmat, Paskibra Sukses Jalankan Tugas

    Upacara HUT ke-80 RI di Bontang Berlangsung Khidmat, Paskibra Sukses Jalankan Tugas

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Mekora.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bontang berlangsung khidmat. Upacara penaikan bendera yang digelar di Stadion Bessai Berinta pada Minggu (17/8/2025) dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Wali kota yang akrab disapa Bunda Neni itu hadir didampingi sang suami, Andi Sofyan Hasdam yang juga Ketua Komite […]

  • Polda Sulbar

    Dituding Hamili Seorang Perempuan, Keluarga Perwira Polisi Polda Sulbar Buka Suara

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 66
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Keluarga seorang perwira polisi di Polda Sulawesi Barat (Sulbar) akhirnya angkat bicara terkait laporan dugaan tidak bertanggung jawab atas kehamilan seorang perempuan muda asal Majene, berinisial JS (26). Sebelumnya, JS melaporkan oknum perwira tersebut ke Bidang Propam Polda Sulbar, Selasa (5/8/2025), dengan tuduhan menjalin hubungan asmara tanpa ikatan resmi sejak pertengahan 2024 […]

  • Pria di Mamuju loncat ke Sungai

    Diduga Mabuk, Pria Ngamuk di Jl. Tuna Mamuju Lari dan Lompat ke Sungai saat Polisi Datang

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 35
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Aksi seorang pria bernama Darwin (35) menggegerkan warga di Jalan Tuna (Andi Dai), Kabupaten Mamuju, pada Senin (6/10/2025) dini hari. Dengan sebilah parang di tangan, Darwin dikabarkan mengamuk dan mengejar warga di sekitar lokasi. Warga yang panik langsung melapor ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, personel Polresta Mamuju tiba di tempat kejadian. […]

  • Sekwan DPRD Sulbar

    45 Anggota DPRD Sulbar Terpilih 2024-2029 Dilantik 26 Sepetember

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 33
    • 6Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Sekretariat DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut pelantikan 45 anggota DPRD Sulbar terpilih periode 2024-2029. Pelantikan ini dijadwalkan akan berlangsung pada 26 September 2024 mendatang. Sekretaris DPRD Sulbar, Muhammad Hamzih, mengatakan bahwa serangkaian kegiatan telah disiapkan sebelum acara pelantikan, termasuk beberapa kegiatan internal. “Sebelum pelantikan pada 26 September, […]

  • Dirga Singkarru-Iskandar Muda

    Dirga-Iskandar Deklarasi Berpasangan di Pilkada Polman

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 46
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dirga Singkarru dan Iskandar Muda Baharuddin Lopa (Dirga-Iskandar), resmi mendeklarasikan diri berpasangan sebagai bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Pada, Minggu, (9/6/2024). Deklarasi Dirga-Iskandar itu, dilaksanakan disalah satu hotel di Polewali yang juga dihadiri sejumlah tokoh politik, yakni Suraidah Suhardi, Aris Munandar, dan sejumlah jajaran pengurus Nasdem. Ketua […]

expand_less