Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Pemprov Sulbar Nilai Teknis KKPRL Tambak Udang Vaname, Dorong Investasi Berkelanjutan di Ruang Laut

Pemprov Sulbar Nilai Teknis KKPRL Tambak Udang Vaname, Dorong Investasi Berkelanjutan di Ruang Laut

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus memperkuat tata kelola pemanfaatan ruang laut agar berjalan tertib dan berkelanjutan. Salah satunya melalui Penilaian Teknis Permohonan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) untuk rencana bangunan dan instalasi laut tambak udang vaname milik PT Vaname Kasoloang Sejahtera dan PT Saruddu Sukses Sejahtera, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.45 Wita hingga selesai itu sejalan dengan arah kebijakan Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yang mendorong masuknya investasi sektor kelautan dan perikanan tanpa mengabaikan tata ruang, kelestarian lingkungan, serta kepentingan masyarakat pesisir.

Penilaian teknis diselenggarakan oleh Balai Penataan Ruang Laut Makassar, dengan agenda utama membahas permohonan pemanfaatan air laut untuk kegiatan budidaya tambak udang vaname.

Forum tersebut dihadiri langsung oleh jajaran direksi masing-masing perusahaan pemohon, serta perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat, khususnya dari Unit Tata Ruang Kelautan, Bidang Perikanan Budidaya, dan Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

Selain itu, turut hadir unsur Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, di antaranya Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut, Direktorat Pemanfaatan Ruang Kolom Perairan dan Dasar Laut, Pangkalan PSDKP Gorontalo, Pangkalan PSDKP Bitung SATWAS Mamuju, serta Tim Teknis KKPRL Balai Penataan Ruang Laut Makassar.

Dalam pemaparannya, PT Vaname Kasoloang Sejahtera mengajukan permohonan KKPRL untuk pemasangan pipa air laut sebagai bagian dari operasional tambak udang vaname.

DKP Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan sejumlah catatan teknis, terutama terkait lokasi kegiatan yang berada di zona pariwisata berdasarkan Perda RZWP3K 2017, serta fakta bahwa saat ini masih berlangsung proses revisi RZWP3K untuk diintegrasikan dengan RTRW Provinsi Sulbar.

Meski demikian, Kepala DKP Sulbar, Suyuti Marzuki, menegaskan pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung investasi di sektor perikanan budidaya, termasuk tambak udang vaname.

“Budidaya udang vaname memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Namun tentu harus dijalankan sesuai aturan tata ruang dan prinsip perlindungan lingkungan,” ujar Suyuti.

Ia menekankan, dukungan tersebut bersyarat pada pemenuhan seluruh ketentuan yang berlaku.

“Jika semua persyaratan dipenuhi, investasi ini bisa memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi daerah dan masyarakat,” tegasnya.

Suyuti juga mengingatkan pentingnya komitmen perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir, mulai dari penanaman mangrove, pengelolaan limbah tambak yang baik, hingga memastikan kegiatan usaha tidak mengganggu nelayan serta habitat laut, khususnya penyu yang berada di sekitar lokasi.

Sementara itu, PSDKP Wilayah Kerja Mamuju menyatakan akan melakukan koordinasi lanjutan melalui kunjungan lapangan guna memastikan kesesuaian data dokumen dengan kondisi riil di lapangan. BPSPL Makassar turut memberikan masukan agar posisi outlet tambak dicantumkan secara jelas dalam dokumen dan peta teknis.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, pihak PT Vaname Kasoloang Sejahtera menjelaskan bahwa kegiatan tambak udang vaname telah berjalan sejak tahun 2024. Perusahaan mengklaim telah menjalin kerja sama dengan pemerintah desa setempat, termasuk mendukung penangkaran penyu, menyalurkan program CSR berupa bantuan rumah ibadah dan kegiatan desa, serta berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulbar terkait pengelolaan IPAL tambak.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemenang lomba dayung 1000 meter putri PON XXI 2024

    Atlet Dayung Ramla Baharuddin Raih Medali Pertama untuk Sulbar di PON XXI Aceh-Sumut

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 192
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id — Atlet dayung Sulawesi Barat (Sulbar), Ramla Baharuddin, berhasil menyabet medali perak pertama bagi provinsinya pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut. Ramla meraih peringkat kedua pada babak final kategori 1.000 meter putri, Rabu (4/9/2024). Ketua Kontingen Sulbar, Syahrir Hamdani, yang turut menyaksikan dan mendampingi atlet di arena, menyampaikan rasa syukur atas […]

  • Truk Ekpedisi pemuat barang elektronik kebakaran di Jembatan Bolong Mamuju

    Muat Barang Elektronik, Mobil Truk Ekspedisi Terbakar di Jembatan Bolong Mamuju

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 311
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sebuah mobil truk ekspedisi mengalami insiden kebakaran pada muatannya, di Jl. Trans Sulawesi, tepat di Jembatan Bolong (Kuning), di Desa Takandeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), pada, Jumat, (14/6/2024) siang. Berdasarkan keterangan polisi, mobil truk itu, memuat barang elektronik. Saat sedang mengantri di jalan Trans Sulawesi akibat buka tutup jalan, […]

  • Ekspor Sulbar

    Ekspor Sulbar di Ujung 2024 Terdongkrak, Bekal di 2025?

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 237
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Nilai Ekspor Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada November 2024 terdongkrak sebesar US$ 49,95 juta. Angka itu menurut Badan pusat statistik (BPS) naik sebesar 26,51 persen dibanding Bulan Oktober 2024. Jika dibanding November 2024 naik 46,51 persen. Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri, mengatakan ekspor Sulawesi Barat dipengaruhi melonjaknya Lemak dan Minyak Hewani/nabati. Bahkan […]

  • Sikap Politik WALHI untuk Pemilu 2024

    Sikap Politik WALHI Untuk Pemilu 2024, Pilah-Pilih-Pulih

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 257
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Menyikapi dinamika dan situasi politik yang belakangan ini terhadap Pemilu serentak 2024. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengatakan manifesto politiknya. WALHI menyebut, dinamika yang terjadi belakangan ini merupakan kiblat kemunduran demokrasi, penyempitan ruang- ruang sipil, pembangkangan konstitusi dan pelanggengan praktik pengerukan sumber daya alam secara ugal-ugalan. “Memperhatikan kinerja pemerintah yang semakin jauh […]

  • Gubernur Sulbar hadiri Persami di Korem 142 Tatag

    Ke 300 Pelajar Persami, Gubernur Sulbar: Cerdas Saja Tidak Cukup, Generasi Muda Harus Punya Patriotisme

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK) menegaskan bahwa kecerdasan saja tidak cukup untuk menghadapi persaingan masa depan. Generasi muda harus dibekali jiwa patriotisme dan karakter kebangsaan yang kuat. Hal itu disampaikan SDK usai menjadi Inspektur Upacara pembukaan Perkemahan Sabtu–Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia Kodam XXII/Palakawira Korem 142/Tatag di Lapangan Korem […]

  • Pj Bupati Polman dilaporkan

    Pj Bupati Polman Dilaporkan ke Polda Sulbar atas Dugaan Tidak Bayar Seragam Linmas Rp 1,7 M

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 346
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Penjabat (Pj) Bupati Polewali Mandar (Polman), Muhammad Ilham Borahima, dilaporkan ke Polda Sulawesi Barat (Sulbar) oleh penyedia seragam Linmas, CV. Karya Paloh, terkait dugaan tidak membayar pengadaan seragam Linmas senilai Rp 1,7 miliar. Pada, Senin, (9/12/2024). Laporan ini dilakukan oleh Direktur CV. Karya Paloh, Ekaveri Vadlianto, pada Senin, 9 Desember 2024, pukul […]

expand_less