Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Mamasa » Mamasa Kembali Bergejolak, Pemda Didemo Didesak Lunasi Siltap dan Aktifkan BPJS 21 Ribu Warga

Mamasa Kembali Bergejolak, Pemda Didemo Didesak Lunasi Siltap dan Aktifkan BPJS 21 Ribu Warga

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMASA, Mekora.id – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Mamasa Bersatu kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Rabu (22/1/2024).

Massa menuntut penyelesaian berbagai masalah yang dinilai mengabaikan hak masyarakat, seperti tunggakan Penghasilan Tetap (Siltap) bagi aparat desa dan penghentian BPJS Kesehatan untuk ribuan warga.

Presidium aksi, Taufik Rama Wijaya, menyatakan aksi ini dilatarbelakangi kekecewaan terhadap janji-janji Penjabat (Pj) Bupati Mamasa, Muhammad Zain, yang belum terealisasi.

“Janji-janji Pj. Bupati kepada rakyat Mamasa hanya omong kosong. Warga resah karena janji itu disampaikan secara terbuka, tetapi tidak ada yang ditepati. Pemda tidak boleh tutup mata terhadap kondisi ini,” tegas Taufik dalam orasinya.

Pj. Bupati sebelumnya menjanjikan pembayaran rutin Siltap aparat desa sejak Februari 2024 melalui Surat Edaran Nomor 04/44/SET/I/2024. Untuk mendukung hal tersebut, Pemda bahkan meminjam dana sebesar Rp 32 miliar.

Namun, hingga kini, tunggakan Siltap selama sembilan bulan—terhitung dari November 2023 hingga Desember 2024 belum diselesaikan.

Masalah BPJS dan Hak Dasar Warga Terancam

Selain Siltap, massa juga mempersoalkan BPJS Kesehatan bagi 21.000 warga Kabupaten Mamasa yang non aktif sejak 2 Januari 2025. Hal ini menyebabkan masyarakat kehilangan akses layanan kesehatan.

“Pelayanan kesehatan adalah hak dasar yang tidak boleh diabaikan. Kami minta BPJS masyarakat segera diaktifkan,” kata Taufik.

Respons Pemda Ditunggu

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pj. Bupati Mamasa atau pihak DPRD. Namun, Aliansi Masyarakat Mamasa Bersatu menyatakan siap melanjutkan aksi jika tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti.

“Rakyat Mamasa hanya ingin keadilan dan kesejahteraan. Jika Pemda tidak serius menyelesaikan masalah ini, kami akan turun lagi,” tutup Taufik.

Tuntutan Aliansi dan Kronologi Masalah

  1. Status dan Hak Tenaga Honorer : Tenaga honorer kategori R2 dan R3 belum mendapatkan kejelasan status maupun pembayaran honor yang layak.
  2. Ranperda Aparat Desa : DPRD Mamasa belum mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Aparat Desa untuk menjamin kesejahteraan dan kepastian hukum bagi para perangkat desa.
  3. Ketidakpatuhan DPRD terhadap RDPU : Kesepakatan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang direncanakan pada September 2024 belum dilaksanakan hingga kini.

Isi Tuntutan Massa :

  1. Segera bayar tunggakan Siltap dan operasional desa yang mandek.
  2. Aktifkan kembali BPJS untuk 21.000 warga Mamasa.
  3. Angkat tenaga honorer kategori R2 dan R3 menjadi PPPK penuh waktu.
  4. Sahkan Ranperda tentang Aparat Desa menjadi Perda yang mengatur hak dan kewajiban mereka.
  5. Jelaskan secara transparan penggunaan dana pinjaman Rp32 miliar yang dijanjikan untuk kepentingan masyarakat.
  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Voli Polda Sulbar

    Juara Grup, Tim Bola Voli Putri Polda Sulbar Melaju ke Babak 8 Besar Kapolri Cup 2024

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 270
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Tim bola voli putri Polda Sulawesi Barat (Sulbar) berhasil lolos ke babak-8 besar turnamen Kapolri CUP 2024. Hal itu setelah pasukan Malaqbi menumbangkan Sumatera Utara di partai terakhir fase dua di babak 16 besar yang dilangsungkan di Gor Tridharma Petrokimia, Gresik, Jawa Timur, Minggu, (29/9/2024). Tim Voli Putri Polda Sulbar berhasil menang […]

  • Uang palsu di Mamuju

    Penjual Gorengan di Mamuju jadi Korban Peredaran Uang Palsu

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 231
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang pedagang gorengan di Jalan Husni Thamrin, Kota Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), ikut menjadi salah satu korban transaksi uang palsu. Peristiwa itu dialami oleh Asrawati (24), pada Minggu, 15 Desember 2024 lalu. Asrawati menceritakan, kejadian itu bermula ketika ia sedang menjajakan gorengan di depan kiosnya. Di Siang bolong sekitar pukul 13.00 WITA, […]

  • Demo di Kantor DPRD Mamuju

    Pelantikan DPRD Mamuju Disambut Demo, Mahasiswa Sebut Gedung Dewan Bak Rumah Hantu

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 198
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Pelantikan 30 Anggota DPRD Mamuju disambut aksi unjuk rasa puluhan massa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju. Mereka melakukan orasi dan membakar ban bekas di Depan Kantor DPRD Mamuju di Jl. Ahmad Yani, Senin, (2/9/2024). Sambil membentangkan spanduk yang bertuliskan “GMNI Menggugat”, massa menganalogikan Gedung DPRD Mamuju bagaikan Rumah Hantu. […]

  • Kasi Humas Polresta Mamuju

    Polresta Mamuju Pastikan Isu Gangguan Keamanan yang Marak di Medsos Hoaks

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 231
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Maraknya isu penyerangan hingga kabar gangguan keamana yang beredar luas di media sosial di Mamuju, Sulawesi Barat, membuat polisi turun tangan. Postingan-postingan tersebut dipastikan Hoaks atau kabar bohong. Hal itu disampaikan langsung oleh Kasi Humas Polresta Mamuju, IPDA Herman Basir, pada Sabtu, (4/10/2025). Menurut Herman Basir, sejumlah informasi di Facebook dan grup […]

  • Evaluasi Kinerja Jadi Sorotan, Sekda Sulbar Minta OPD Bertanggung Jawab Penuh atas Capaian

    Evaluasi Kinerja Jadi Sorotan, Sekda Sulbar Minta OPD Bertanggung Jawab Penuh atas Capaian

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Beye
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) secara virtual, bertepatan dengan awal Ramadan. Pelaksanaan daring ini menjadi bentuk penyesuaian sekaligus penghormatan bagi aparatur yang menjalankan ibadah puasa pada Rabu (18/2/2026). Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, menegaskan Ramadan bukan alasan menurunnya produktivitas. Justru sebaliknya, momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang […]

  • Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin.

    Bawaslu Mamuju Ungkap 3 Kecamatan Paling Rawan Pengguna E-KTP

    • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 132
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mamuju, mewanti-wanti membludaknya penggunaan KTP Elektronik pada hari H pencoblosan, 14 Februari 2024 mendatang. Menurut Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin, hal itu perlu diantisipasi, mengingat membludaknya pengguna KTP Elektronik dapat mempengaruhi ketersediaan surat suara di TPS. Bawaslu Mamuju mengatakan, kerawanan pengguna hak pilih itu paling berpotensi terjadi di […]

expand_less