Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Fraksi PDIP Ancang-Ancang Pansus Untuk Tangani Krisis Air Bersih di Mamuju

Fraksi PDIP Ancang-Ancang Pansus Untuk Tangani Krisis Air Bersih di Mamuju

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Polemik krisis air bersih di Mamuju terus berlanjut, terbaru Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) di DPRD Mamuju santer disebut telah mendorong Panitia Khusus (Pansus) untuk mencari solusi atas masalah ini.

Saat ditemui usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan PDAM di Kantor DPRD Mamuju, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Istiqlal Ismail, tak menyangkal hal tersebut. Ia bahkan menyebut, dorongan Pansus PDAM itu telah didorong sejak paripurna Maret lalu.

“Kami telah mendorong ini sejak paripurna lalu, hal ini tentu saja untuk mencari solusi bersama apa saja yang jadi kendala distribusi air dari PDAM kita,” kata Istiqlal, Senin, (2/5/2025) sore.

Meski begitu, hingga kini dorongan Pansus itu disebut masih dalam tahap penjajakan dengan sejumlah fraksi di DPRD Mamuju. Usulan pansus sendiri memerlukan persetujuan 50 persen plus 1 dari total 6 fraksi di DPRD Mamuju.

“Kita masih melakukan tahap penjajakan dan bertukar pikiran dengan fraksi-fraksi lain, kami harapnya ada persetujuan agar masalah krisis air bersih ini dapat ditangani bersama. Bukan hanya dibebankan sendiri pada PDAM,” ungkapnya.

Berjalannya RDP dengan PDAM

Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara PDAM Mamuju di DPRD sendiri, didorong oleh sejumlah mahasiswa yang sempat melakukan unjuk rasa beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu PDAM didesak segera membenahi manajemen.

Hal itu dipicu sering PDAM Mamuju mengalami persoalan serupa yang tak mampu ditangani maksimal.

“Jadi kalau seperti ini terus tidak ada kemajuan, sudah beberapa kali kita rapat selalu keluhannya pemasangan pipa. Ini apa yang dikerjakan?, kalau direktur tidak mampu bilang dan mundur, masih banyak yang layak,” kata Anggota DPRD Mamuju, Imran AB, saat rapat.

Sedangkan Sekretaris Komisi I DPRD Mamuju, Arnol Topo Sujadi yang memimpin RDP itu, mengkritik manajemen PDAM. Menurutnya neraca laporan keuangan tidak seimbang.

Kata Arnol, hal itu membuat pengelolaan dan pelayanan PDAM Mamuju jadi buruk. Padahal kata politikus Demokrat ini, pemenuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi.

“Ini kita ibu kota Provinsi lo, malu. Lihat saja neraca keuangan yang dilaporkan tidak sinkron. Tidak ada laba, padahal Pemerintah selalu melakukan penyertaan modal,” ungkapnya.

Dalam paparannya, Pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM Mamuju, Jauharia Andi Syafruddin, mengatakan pihak saat ini telah menerima penyertaan modal sebesar Rp 4 miliar. Masing-masing Pemprov Sulbar Rp 2,5 miliar dan Pemkab Mamuju Rp 1,5 miliar.

Namun begitu, ia menyebut penyertaan itu diperkirakan masih kurang. Lantaran besarnya pembenahan yang harus dilakukan.

“Jadi itu belum akan berdampak signifikan, sebab mesin pompa yang dimiliki saat ini sudah tua dan belum pernah diganti sejak diadakan. Saat ini fokus kami memang masih di sekitar perbaikan pipa,” ungkapnya.

Sementara Kepala Bidang Teknis PDAM Mamuju, menyebut, saat ini PDAM Mamuju bukan hanya memerlukan rehabilitasi mesin, tetapi juga memerlukan pembukaan sumber air baku baru.

Sebab, sumber air baku saat ini tidak mampu lagi jadi memasok ke pelanggan di Kecamatan Mamuju dan Simboro dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah.

“ebit air kami khususnya di Instalasi Padang Baka itu mengalami penurunan. Kemarin dari 20 liter per detik, sekarang sudah tidak sampai 10 liter per detik,” ujarnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Bontang Tutup dan Buka Program Pelatihan Berbasis Kompetensi APBD 2025

    Wali Kota Bontang Tutup dan Buka Program Pelatihan Berbasis Kompetensi APBD 2025

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, secara resmi menutup sekaligus membuka Program Pelatihan Berbasis Kompetensi APBD Tahun Anggaran 2025 di Aula UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang, Jalan Prestasi, Kelurahan Bontang Lestari, Selasa (23/9/2025). Acara ini dihadiri Kabid Pengembangan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Kaltim, Muhammad Abduh, Kepala UPTD BLKI Bontang, Ismid Rizal, Kepala […]

  • DPRD Sulbar 2024

    Berikut Daftar dan Perolehan 45 Caleg Terpilih DPRD Sulbar 2024

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 449
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Berikut nama-nama 45 calon anggota DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) yang terpilih dalam Pemilu 2024. Data ini kami himpun berdasarkan data D hasil Pleno KPU Sulawesi Barat yang ditutup pada Sabtu 09 Maret 2024 lalu. Dengan hasil itu, setidaknya ada 10 partai yang mengirim Calegnya ke kursi DPRD Sulbar periode 2024-2029. Partai Golkar […]

  • Adinda Putri Pawan

    Prestisius, Adinda Putri Pawan Jadi Wakil Pertama Sulbar Tembus 16 Besar Puteri Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 332
    • 5Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Sulawesi Barat (Sulbar) mencetak sejarah baru dalam ajang nasional Puteri Indonesia 2025. Perwakilan Sulbar, Adinda Putri Pawan, berhasil menembus 16 besar dalam ajang bergengsi tersebut. Ini prestasi tertinggi yang pernah diraih oleh perwakilan dari provinsi ini. Prestasi membanggakan ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Pariwisata Sulbar, Darmawati Ansar, […]

  • Mobil truk tambang batubara bonehau

    Warga Bonehau Minta Mobil Truk Milik Tambang Batubara Tidak Ugal-ugalan Saat Melintasi Perkampungan

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 255
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Warga Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, meminta mobil truk milik tambang batubara PT. Bonehau Prima Coal agar tidak ugal-ugalan saat melewati perkampungan. Hal itu dimaksudkan karena sejumlah mobil yang sedang melakukan hauling coal dijalan umum itu membahayakan warga sekitar terutama anak-anak yang ada di beberapa perkampungan yang dilalui. “Kami minta agar […]

  • Universitas Wallacea Mamuju

    Universitas Wallacea Mamuju di Ambang Krisis : Dosen-Dosen Mundur, Mahasiswa Terkatung-katung

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 552
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sejumlah mahasiswa di Universitas Wallacea, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), mengeluhkan buruknya sistem manajemen kampus mereka. Hal itu setelah sejumlah dosen pengajar ramai-ramai mengundurkan diri. Menurut keterangan salah satu mahasiswa, Januari, polemik manajemen kampus mereka dimulai sejak tahun 2023 lalu. Saat itu peralihan status dari Stikes Andini Persada menjadi Universitas Wallacea yang dipimpin […]

  • Berbagi, Perkumpulan Jurnalis AWAS Sulbar Patungan Santuni Anak Panti di Mamuju

    Berbagi, Perkumpulan Jurnalis AWAS Sulbar Patungan Santuni Anak Panti di Mamuju

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 256
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Di tengah kesibukan menjalankan tugas, para jurnalis yang tergabung dalam perkumpulan Aliansi Wartawan Sulawesi Barat (Awas Sulbar) menunjukkan kepedulian sosial. Mereka membagikan santunan kepada anak-anak yatim di salah satu panti asuhan di Kota Mamuju, Minggu (15/3/2026). Kegiatan bertajuk “Awas Berbagi” tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Selain sebagai […]

expand_less