Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » Direktur CV. Azzahra Tepis Berbagai Tudingan Soal Izin Operasi Tambang di Kabuloang

Direktur CV. Azzahra Tepis Berbagai Tudingan Soal Izin Operasi Tambang di Kabuloang

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Direktur CV. Azzahra, Arifuddin Amil, perushaan tambang galian C di Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), memberikan hak jawab atas sejumlah tudingan yang menyebut izin operasional perusahaan miliknya ilegal.

Arifuddin menyebut, tudingan-tudingan itu tidaklah benar, sebab izin operasi tambang galian C yang dilakukan oleh CV. Azzahra sudah lengkap. Hal itu setelah manajemen perusahaannya melengkapi sejumlah dokumen syarat untuk menambang material pada Februari 2024 lalu sebelum melakukan produksi.

“Perizinan yang kami gunakan sudah lengkap, selain itu kami juga telah melakukan pembebasan lahan di areal lokasi tambang di Kabuloang,” kata Arifuddin, pada, Sabtu, (15/6/2024).

Ia mengatakan, pengolahan batu pecah yang dikelola CV. Azzahra merupakan pilot projek (percontohan) dari Sulawesi Barat (Sulbar) untuk menyuplai material ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Untuk itu ia mengaku, tidak berani beroperasi andai dokumen milik perusahaannya tidak dilengkapi.

“Tambang ini sebenarnya sebagai percontohan material dari Sulawesi Barat untuk mensuplai kebutuhan pembangunan di IKN. Produksi batu pecah di lokasi itu merupakan kualitas tinggi sehingga dipilih untuk menyuplai IKN,” ungkap Arifuddin.

Kepada Mekora.id, Arifuddin secara lugas mengungkapkan, jika nantinya suplai material batu pecah itu berhasil akan menjadi kabar baik untuk Sulbar, khususnya Mamuju sebagai penyangga IKN. Hal itu dikarenakan Sulawesi Barat akan dilirik sebagai salah satu penyedia bahan untuk IKN, dan kata dia, itu investasi yang perlu dijaga.

Dia menuturkan, tudingan jika perusahaannya menerobos hutan lindung tidaklah benar. Sebab Areal tambang mereka jauh dari peta hutan lindung. Selain itu, lokasi seluas 55 hektar yang dikelola CV. Azzahra juga telah dibebaskan. Sehingga Arif mengaku, telah melaksanakan prosedur yang sesuai.

“Jika perusahaan kami disebut menggunakan izin perusahaan lain dan menyerobot hutan lindung itu tidak benar. Perusahaan kami juga telah berpengalaman dalam mengelola pertambangan,” pungkasnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua GMNI Sulbar

    Ketua DPD GMNI Sulbar Keberatan Pernyataan APKAN Soal Pertemuan Kader dan Alumni

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi Barat (Sulbar), Sugiarto Alberth, angkat bicara terkait pernyataan sepihak yang dikeluarkan APKAN dan dimuat sejumlah media daring mengenai pertemuan antara Herwin Malonda dengan kader serta alumni GMNI di Sulbar. Sugiarto menilai pernyataan tersebut menyesatkan dan tidak sesuai fakta. Ia menegaskan bahwa pertemuan itu merupakan […]

  • Dinas Pendidikan Mamuju

    Kadisdikpora Mamuju dan Kadis Pendidikan Sulbar Bertemu, Bahas Penanganan ATS

    • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 168
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mamuju dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), mulai membahas sejumlah langkah untuk menuntaskan Anak Tidak Sekolah (ATS). Hal itu dibahas, saat Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Mamuju, Murniani menerima kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Sulbar, Mithhar, di Kantor Sementara Diknas Mamuju, di GOR Mamuju, pada, Selasa, (2/1/2024). […]

  • Uji Simulasi Makan Gratis di Sulbar

    Program Makan Gratis Seharga Rp 15 Ribu Mulai Diuji Coba di Sulbar

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 196
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Program makan gratis mulai di uji coba di Sulawesi Barat. Program andalan Prabowo-Gibran ini di uji coba Pemprov Sulbar di SMA Negeri 1 Mamuju dan SMK Negeri 1 Rangas. Pada, Jumat, (25/10/2024). Menariknya dalam simulasi ini menu yang disajikan dalam makan gratis tersebut, terdiri dari enam item seharga Rp 15 ribu. Masing-masing […]

  • Fajar Asad Jawi

    Badai Pasir Illiberal : Era Prabowo dan Garam Mahasiswa Diaspora Menolak Tawar

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Oleh : Fajar Asad Jawi Mahasiswa Al-Azhar Mesir (Kader HMI Cabang Mesir) DARI MUNAJAT MENJADI LUKA 20 Oktober 2024, estafet kepemimpinan Republik Indonesia berpindah ke Presiden ke-8, Prabowo Subianto. April 2026 ini, satu tahun lebih berlalu. Munajat rakyat saat itu tunggal : akhiri kemiskinan, pengangguran, ketimpangan. BPS TW II-2025 mencatat pertumbuhan 5,12%, kemiskinan 8,47% (terendah […]

  • Ketua KPU Sulbar, Said Usman Umar

    Pasca Putusan MK, KPU Sulbar : Syarat Pencalonan Segera Disesuaikan, Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Paslon

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 155
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang syarat dukungan pencalonan kepala daerah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) segera melakukan penyesuaian. Ketua KPU Sulbar, Said Usman Umar mengatakan, hal itu menyusul putusan MK yang bersifat final dan mengikat (Binding). KPU sebagai pelaksana kepemiluan akan segera melakukan perubahan Peraturan Komisi Pemilihan Umum […]

  • Penukaran uang di Sulbar

    Jelang Ramadan BI Sulbar Sediakan Uang 439 Miliar, Berikut Jadwal Penukarannya

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 186
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), akan menyediakan uang tunai sebanyak Rp 457 miliar untuk menghadapi Ramadhan tahun 2025. Angka itu kata Kepala Perwakilan BI Sulbar, Eka Putra Budi Nugroho, naik sebesar 3,9 persen dibandingkan dengan penyediaan uang tunai pada Ramadan tahun lalu sebanyak Rp. 439,9 miliar. “Kantor Perwakilan Bank […]

expand_less