Dampak Jembatan Leling Putus, Tiga Desa di Mamuju Terisolir
- account_circle mekora.id
- calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jembatan Leling putus. (Foto : Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – 17 hari pasca jembatan di Desa Leling, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, putus, Tiga (3) Desa di laporkan terisolir dan kesulitan melakukan mobilitas.
Padahal menurut warga, jembatan itu merupakan akses satu-satunya yang menghubungkan tiga Desa. Akibatnya, aktivitas warga di Desa Leling Barat, Leling Induk, dan Sanadana kini terganggu.
“Akses ini satu-satunya pak, kami benar-benar kesulitan melakukan mobilitas. Banyak kendaraan tidak keluar masuk akibat jembatan masih putus,” ujar salah seorang warga bernama Alimin, saat di wawancarai Wartawan, Jumat, (8/11/2024).
Alimin menyebut, putusnya jembatan juga memaksa para siswa di tiga desa terpaksa bertaruh bahaya dengan menumpang pincara. Belum lagi menyeberang dengan alat darurat itu dipungut tarif hingga Rp 10 ribu.
“Ratusan siswa yang sekolah di pusat kecamatan saat ini terpaksa naik pincara menyeberangi sungai agar bisa ke sekolah. Biaya untuk naik pincara per orang 2 ribu rupiah untuk motor biayanya sebesar 10 ribu rupiah untuk 1 unit motor,” jelas Alimin.
Dampak lainnya, juga dirasakan oleh para pedagang. Menurut Alimin, kendaraan yang hendak menuju Desa Leling Barat, Leling Induk, dan Sanadana terpaksa tidak bisa menyeberang. Akibatnya warga kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.
“Pedagang yang datang dari luar 3 desa yang terisolir tidak bisa masuk ke Desa Leling Induk untuk berjualan,” ujar Alimin.
Sedangkan warga lain, Yosi, mengaku lambannya penanganan jembatan putus itu akibat tidak responsifnya pemerintah daerah melakukan perbaikan. Dia mengaku kejadian ini seharusnya bisa segera diselesaikan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Sampai saat ini belum ada perhatian serius dari Pemda. Akibat kurangnya perhatian pemerintah hingga saat ini kami di tiga desa kini terisolir,” pungkas Yosi.
Sebelumnya, banjir bandang menerjang wilayah itu pada 22 Oktober 2024 lalu. Akibatnya jembatan Leling putus dan memaksa warga di tiga desa terisolir. Hingga kini, warga menggunakan
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
