Tren Elektoral Meningkat Pesat, Pilkada 2024 Disebut Akan Lebih Muda Bagi Sutinah
- account_circle mekora.id
- calendar_month Senin, 4 Des 2023
- comment 1 komentar
- print Cetak

Direktur Logos Politika, Maenunis Amin, menjabarkan tren elektoral Sutinah Suhardi dalam deklrasi dukungan dari Session2 di Mamuju.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Sutinah Suhardi sebagai Bupati petahana Mamuju diyakini akan melenggang mudah pada Pilkada 2024 dibanding Pilkada 2020 lalu.
Direktur Logos Politika, Maenunis Amin dalam Deklarasi “Session2” Sutinah Suhardi mengatakan, hal itu ditandai sejak Pasangan Sutinah-Ado berhasil menumbangkan pasangan petahana pada PIlkada Mamuju 2020.
Untuk itu, Maenunis menyebut Sutinah Suhardi sebagai tokoh politik masih memiliki magnet kuat untuk pada Pilkada 2024 mendatang.
“Di Pilkada Mamuju 2020, Sutinah berhasil mencatat sejarah sebagai pendatang baru yang mampu mengalahkan petahana full Bupati-Wakil Bupati. Ini pertama kali terjadi sepanjang sejarah Pilkada digelar di Sulawesi Barat. Itu sekaligus modal utama yang membuat Pilkada 2024 akan lebih mudah dilalui oleh Sutinah dibanding 2020 lalu.” kata Maenunis.
Selain itu, tren elektoral Sutinah kini jauh lebih maksimal ketimbang Pilkada 2020.
Berdasarkan hasil survei Logos Politika tingkat popularitas Sutinah mencapai 90 persen dengan tingkat kesukaan 75,32 persen.
“Sebagai Bupati, Sutinah punya ruang gerak lebih luas ke titik konstituen. Ini cukup menjadi jawaban apakah Sutinah layak atau tidak diusung kembali maju di Pilkada Mamuju untuk periode keduanya.” urai Maenunis.
Dengan kondisi sekarang ini, Ia memprediksi Pilkada Mamuju lebih berpotensi kembali digelar head to head dengan sedikit pergeseran koalisi.
“Pilkada 2024 sedikit lebih rumit dibanding 2020 lalu. Sekarang semaksimal mungkin didesain untuk inline dengan Pilgub yang digelar bersamaan Pilbup. Kalau Pilbup mengikuti trend Pilgub Sulbar, maka partai koalisi akan sedikit bergeser dan itu membuat Pilbup Mamuju terbuka diikuti tiga pasangan calon meski potensinya lebih besar untuk head to head.” Pungkasnya.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News