Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Tambang Emas Ilegal di Kalumpang Ternyata Disuplai BBM Subsidi, Sedot 20 Ton Solar Sejak Beroperasi

Tambang Emas Ilegal di Kalumpang Ternyata Disuplai BBM Subsidi, Sedot 20 Ton Solar Sejak Beroperasi

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Praktik tambang emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, ternyata tidak hanya merusak kawasan hutan, tetapi juga diduga ditopang pasokan bahan bakar minyak (BBM) subsidi secara ilegal.

Dalam penggerebekan di tiga lokasi tambang, aparat Polresta Mamuju menemukan puluhan jeriken solar subsidi serta menyita tiga unit ekskavator yang digunakan untuk mengeruk kawasan hutan.

Kapolresta Mamuju, Ferdyan Indra Fahmi, mengatakan operasi dilakukan di tiga titik berbeda di wilayah Kecamatan Kalumpang yang selama ini diduga menjadi lokasi aktivitas tambang ilegal berskala besar.

“Seluruh lokasi tidak memiliki izin usaha pertambangan. Aktivitas ini telah berlangsung sejak awal Januari 2026,” kata Ferdyan.

Selain tiga unit ekskavator, polisi turut menyita sejumlah mesin pompa, mesin sedot air, selang, karpet penyaring, hingga alat pemisah material emas.

Temuan yang paling mencolok adalah penggunaan solar subsidi untuk menopang operasional tambang. Polisi menemukan puluhan jeriken berisi BBM di sejumlah titik lokasi.

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan puluhan jeriken berisi solar bersubsidi. Kapasitasnya mencapai ratusan liter. Penggunaan BBM subsidi untuk aktivitas ilegal seperti ini jelas melanggar hukum,” ujarnya.

Di lokasi pertama di Desa Siraun, satu unit ekskavator diketahui menghabiskan sekitar 200 liter solar per hari. Jika dihitung sejak Januari, konsumsi BBM subsidi di titik tersebut diperkirakan telah mencapai sekitar 20 ton.

Aktivitas di lokasi itu juga menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius. Sedikitnya 10 hektare kawasan hutan lindung rusak akibat pengerukan alat berat.

Sementara di lokasi kedua yang berada di Dusun Batuisi, Desa Karataun, polisi memergoki aktivitas penambangan tengah berlangsung. Aparat menyita dua mesin sedot air, dua mesin pompa, karpet penyaring, selang, serta sejumlah jeriken berisi solar.

Tambang di dekat aliran sungai itu telah membuka lahan sekitar lima hektare dengan dua lubang galian besar. Selain merusak lingkungan, aktivitas tersebut juga berpotensi mencemari sungai dan mengancam keselamatan warga di sekitar lokasi.

Di lokasi ketiga, polisi kembali menemukan satu unit ekskavator, dua mesin pompa, basecamp pekerja, serta 10 jeriken berisi sekitar 300 liter solar.

Secara keseluruhan, luas kawasan yang terdampak akibat aktivitas tambang ilegal di tiga titik tersebut diperkirakan mencapai 20 hektare.

Saat ini, polisi masih memburu pemilik tambang serta mendalami jalur distribusi BBM subsidi yang digunakan untuk memasok operasional tambang ilegal tersebut.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laka lantas di Kabuloang, Kalukku.

    Laka Lantas di Kalukku, Pemotor Lanjut Usia Tewas Terserempet Truk

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 220
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Seorang pemotor lanjut usia dengan nomor polisi DN 6364 IB, tewas setelah terlibat laka lantas dengan truk expedisi di Jalan Trans Sulawesi, di Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (27/09/2023). Menurut Kapolsek Kalukku, Judtson Betteng, Korban bernama Taswin (59 tahun) bertolak dari arah utara (dari arah Kota Palu) ke selatan […]

  • BMI Sulbar

    BMI Sulbar Tegaskan Tegak Lurus Kawal Perintah Partai di Pilkada 2024

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 198
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), menyatakan diri bakal mengawal penuh rekomendasi PDI Perjuangan di Pilkada serentak 2024 ini. Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua BMI Sulbar, Abdul Halim, setelah pertemuan bersama kader organisasi sayap PDI Perjuangan itu di Polewali Mandar (Polman), beberapa saat lalu. “Kader Banteng Muda Indonesia Provinsi […]

  • PA GMNI Sulteng dan Sulbar Dilantik

    PA GMNI Sulteng dan Sulbar Dilantik, Arief Hidayat : Teladani Pendiri Bangsa

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 241
    • 0Komentar

    PALU, Mekora.id – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Barat (Sulbar) periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Hotel Best Western Plus Coco Palu, Sabtu (13/9/2025) malam, dipimpin langsung oleh Ketua Umum PA GMNI, Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S. Prof. Arief […]

  • Sosialisasi Produk Hukum Bawaslu Mamuju

    Bawaslu Mamuju Ajak Mahasiswa Hukum Jadi Mitra Awasi Tahapan Pilkada 2024

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mamuju melakukan sosialisasi produk hukum kepada Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) di Kota Mamuju, Kamis, (6/6/2024) kemarin. Anggota Bawaslu Mamuju, Zulkifli mengatakan, sosialisasi itu dilakukan dalam rangka pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2024. Permahi dianggap sebagai generasi muda yang bisa menjadi mitra bagi Bawaslu. “Tahapan Pilkada serentak 2024 […]

  • ASN Kemenag Sulbar Ditangkap

    Oknum ASN Kemenag Sulbar Ditangkap Saat Pesta Sabu Bersama Dua Perempuan di Mamuju

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 633
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) ditangkap polisi saat diduga terlibat pesta narkoba jenis sabu bersama dua perempuan di Kota Mamuju. ASN Kemenag Sulbar berinisial AR tersebut diamankan Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Mamuju di sebuah rumah kos […]

  • longsor di Buntu Malangka Mamasa

    Longsor di Buntu Malangka, Puluhan Hektar Sawah Rusak

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 237
    • 0Komentar

    MAMASA, mekora.id – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Mamasa dan sekitarnya, telah memicu terjadinya longsor dan banjir bandang. Akibatnya, puluhan hektar sawah milik petani di Desa Penatangan, Kecamatan Buntu Malangka, pada, Sabtu (11/4/2024) sore. Permadi warga Penatangan mengatakan, curah hujan tinggi itu terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Tebing setinggi kurang lebih 30 meter pun amblas […]

expand_less