Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Tambang Emas Ilegal di Kalumpang Kian Masif, Diduga Dapat Bekingan Oknum APH dan Kades

Tambang Emas Ilegal di Kalumpang Kian Masif, Diduga Dapat Bekingan Oknum APH dan Kades

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, kian mengkhawatirkan. Kegiatan penambangan dengan alat berat dilaporkan terus berlangsung di wilayah Desa Karataun dan Desa Makkaliki, meski belum mengantongi izin resmi.

Hasil penelusuran Mekora.id menunjukkan, di dua desa itu sedikitnya ada sebelas unit alat berat jenis excavator yang beroperasi. Di Makkaliki, pengerukan dilakukan di area perbukitan, sementara di Karataun alat berat menggali sepanjang aliran sungai. Akibatnya, bentang alam di sekitar lokasi tambang tampak rusak parah.

Sejumlah warga menyebut aktivitas tersebut sudah berjalan cukup lama dan terkesan dibiarkan. Mereka menduga ada pihak-pihak tertentu yang ikut melindungi kegiatan tambang tanpa izin itu.

“Kalau tidak ada yang melindungi, mana mungkin tambang sebesar itu bisa jalan. Excavator masuk, semua orang tahu, tapi tak pernah ada yang ditindak,” kata salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (13/10/2025).

Informasi yang dihimpun menyebutkan adanya dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) serta kepala desa setempat dalam melindungi aktivitas tambang. Beberapa sumber bahkan menyebut oknum aparat dan perangkat desa diduga menerima keuntungan dari hasil tambang.

Dugaan ini diperkuat dengan adanya temuan di lapangan yang menunjukkan pemerintah desa diduga memfasilitasi masuknya alat berat dan bahan bakar untuk kebutuhan tambang tersebut.

Devisi Pengembangan Desa dan Humas Pemuda Kalumpang Raya (PKR), Akwil, menilai kasus ini menjadi bukti lemahnya penegakan hukum terhadap pelaku tambang ilegal di daerah. Menurutnya, praktik semacam ini bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mencoreng wibawa pemerintah dan aparat hukum.

“Kalau keterlibatan oknum pejabat desa dan aparat benar ada, ini sangat berbahaya. Bukan cuma hutan yang rusak, tapi juga kepercayaan masyarakat terhadap hukum bisa hilang,” ujarnya.

Akwil menegaskan, jika dalam waktu dekat tak ada langkah tegas dari Polda Sulawesi Barat, pihaknya bersama masyarakat Kalumpang berencana menggelar aksi sebagai bentuk protes atas pembiaran tambang ilegal tersebut.

Warga dan aktivis berharap pemerintah daerah serta aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menghentikan operasi tambang ilegal di Kalumpang. Mereka juga mendesak agar seluruh pihak yang terlibat, termasuk jika ada oknum aparat atau pejabat desa, segera diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Harus ada langkah nyata. Jangan sampai masyarakat kecil yang menambang manual justru ditindak, sementara yang pakai alat berat dibiarkan,” tegas Akwil.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manakarra Film Fest 2024

    126 Film dari Berbagai Wilayah Akan Tampil di Manakarra Film Festival 2024

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 239
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sedikitnya 126 Film karya sineas dari berbagai daerah di Indonesia, akan mengikuti Manakarra Film Festival (MFF) tahun 2024. Event ini akan dilangsungkan di Komplek Rumah Adat, Mamuju, Sulawesi Barat, pada, 24-27 Oktober 2024 nanti. Direktur Pitu Sinema, Sadly Asis, menjelaskan, jumlah karya yang masuk itu lebih dari ekspektasinya. Sadly mengaku, sama sekali […]

  • SDN 007 Botteng

    Pemkab Mamasa Didesak Tindaki SDN 007 Botteng, Guru Sering Absen Buat Belajar Mandek

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 229
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Aktivitas belajar mengajar di SDN 007 Botteng, Dusun Kata-Kata, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, kembali menjadi sorotan. Proses belajar siswa dilaporkan berulang kali mandek akibat tidak hadirnya guru di sekolah tersebut. Sejumlah orang tua siswa menyebut praktik “libur” di luar kalender akademik bukan kejadian baru. Sekolah disebut kerap tidak beroperasi dengan […]

  • Opini Muhammad Fahmi Amansyah

    Industri Kreatif di Media Sosial: Antara Citra dan Realita Sosial

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Fahmi Amansyah Universitas Muhammadiyah Malang – Program Studi Ilmu Komunikasi (202310040311167) Dalam beberapa tahun terakhir, industri kreatif semakin sering dipandang sebagai dunia kerja yang ideal. Di media sosial, kita disuguhi potret para kreator yang hidupnya tampak bebas dan menyenangkan: bekerja dari kafe atau rumah, mengatur jadwal sendiri, menyalurkan passion, sekaligus mendapat pengakuan […]

  • Irwan Pababari Daftar PDIP

    Mantan Wabup Mamuju Irwan Pababari Jadi Kandidat Pertama Daftar di PDIP

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 182
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Mantan Bupati Mamuju, Irwan Satya Putra Pababari, jadi kandidat pertama yang mendaftar ke PDIP untuk maju sebagai bakal calon Bupati, setelah berlogo partai moncong putih itu resmi membuka penjaringan, Senin (6/5/2024). Irwan Pababari tiba di Sekretariat penjaringan bakal calon kepala daerah PDIP Mamuju di Jl. Atiek Soetedja, sekitar pukul 16.30 WITA yang […]

  • Saling lapor di Pilkada Mamuju.

    Panas, Dua Kubu Paslon di Pilkada Mamuju Saling Lapor

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 134
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pilkada Mamuju 2024 yang dulu adem, kini tiba-tiba mulai memanas. Dua kubu pasangan calon (Paslon) kini saling lapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Laporan pertama, dilayangkan untuk empat Anggota DPRD Mamuju, dari partai koalisi Paslon nomor 1 yang dilaporkan oleh seorang warga Mamuju, Dedi Bendor, pada Kamis, (10/10/2024) kemarin. Empat Anggota DPRD […]

  • Evakuasi 2 Pendaki Gandang Dewata

    2 Pendaki Gandang Dewata Ditemukan Selamat, Kini Dalam Evakuasi

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 291
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Dua orang pendaki gunung Gandang Dewata yang mengalami trouble di jalur pulang, berhasil di temukan selamat dan dalam keadaan sehat di pos 6. Dua korban itu di temukan kurang lebih pukul 18.30 WITA, Minggu, (13/10/2024) kemarin. Menurut informasi dari Basarnas dan BPBD Mamasa, saat ini kedua korban kini telah di evakuasi menuju […]

expand_less