Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Perkara Adu Jotos Pejabat Perumda Majene, Kini Naik ke Tahap Penyidikan

Perkara Adu Jotos Pejabat Perumda Majene, Kini Naik ke Tahap Penyidikan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAJENE, Mekora.id –  Kasus adu jotos yang melibatkan dua pejabat Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Majene, kini naik ke tahap penyidikan. Hal itu diungkapkan Oleh Kasat Reskrim Polres Majene, Rabu, (11/12/2024).

Kasus baku hantam itu, sebelumnya melibatkan Direktur Utama, Moch Lutfie Nugraha, dan Direktur Umum dan Keuangan, Muhammad Irfan Syarif. Keduanya terlibat baku hantam di Halaman Kantornya, Sabtu, 2 Desember 2024 lalu.

Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Budi Adi, mengatakan laporan keduanya itu kini telah memasuki tahap penyidikan berdasarkan surat perintah Nomor SP.Sidik/53/XII/RES.1.6/2024/Reskrim yang dikeluarkan pada 10 Desember 2024 kemarin.

“Saat ini penyidik fokus mengumpulkan alat bukti tambahan untuk memperkuat perkara. Kami menghimbau semua pihak agar bersabar dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan transparan,” ujar AKP Budi Adi, dalam konferensi persnya, di Mapolres Majene, Rabu, (11/12/2024).

Menurut Budi, naiknya tahap penyidikan itu, dikarenakan bukti awal yang didapati dalam perkara adu jotos Pejabat Perumda Majene ini cukup untuk menduga adanya tindak pidana. Kedua belah pihak kini berstatus sebagai korban sekaligus tersangka.

“Polres Majene menegaskan komitmennya untuk menangani perkara ini secara adil dan profesional. Proses hukum diharapkan dapat segera dilimpahkan ke Kejaksaan untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat,” kata AKP Budi Adi.

Kasus ini bermula dari laporan polisi dengan nomor LP/B/123/XII/2024/SPKT/POLRES MAJENE/POLDA SULBAR dan LP/B/124/XII/2024/SPKT/POLRES MAJENE/POLDA SULBAR. Dimana kedua pejabat utama Perumda Majene ini terlibat saling lapor setelah adu jotos di depan Kantor Perumda Majene di depan Kantornya, sekitar Pukul 10.30 WITA.

Kasus itu kemudian masing-masing dilaporkan pihak terkait ke pihak kepolisian. Dimana laporan Muhammad Irfan Syarif dilakukan sesaat setelah peristiwa itu pada, 02 Desember 2024. Lalu Moch Lutfie Nugraha ikut melaporkan peristiwa itu.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpinan DPRD Sulbar

    Empat Pimpinan DPRD Sulbar Periode 2024-2029 Dilantik

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 189
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Empat Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sulawesi Barat (Sulbar) periode 2024-2029, resmi dilantik melalui rapat Paripurna Istimewa, pada, Selasa, (29/10/2024). Empat Pimpinan DPRD Sulbar itu masing-masing, Ketua, Amalia Fitri, dari Partai Golkar; Wakil Ketua I, Suraidah Suhardi dari Partai Demokrat; Wakil Ketua II, Munandar Wijaya, dari PAN; dan Wakil Ketua III, Abdul Halim […]

  • Penanggulangan bencana di Sulbar.

    Pj Gubernur Sulbar dan Para Bupati Sepakat Perkuat Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Zudan Arif Fakrulloh, dan seluruh Bupati di wilayah Sulbar sepakat perkuat penanggulangan bencana. Komitmen ini disepakati dalam Orientasi Manajemen Kebencanaan Bagi Pengambil Keputusan Strategis Provinsi Sulawesi Barat Untuk Pimpinan Daerah Provinsi Sulbar serta Seluruh Pimpinan Daerah Kabupaten se Sulbar di Denpasar. Rabu, (27/09/2023). Komitmen ini bertujuan […]

  • Bawaslu Polman dilaporkan

    Bawaslu Polman Dilaporkan Mantan Bawahan, Dituding Bermain Dalam Existing Panwascam

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 235
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sejumlah existing Panwascam se-Kabupaten Polewali Mandar (Polman) melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Komisioner Bawaslu Polman ke Bawaslu Sulawesi Barat, pada Selasa (7/5/2024) kemarin. Koordinator existing se-Kabupaten Polman, Malik mengatakan, sejumlah kejanggalan dalam proses evaluasi kinerja terjadi yangi saat melakukan evaluasi kinerja Panwascam. Tudingan permainan dan penyalahgunaan wewenang oleh para Komisioner […]

  • Pengumuman Seleksi KPPS KPU Mamuju

    KPU Mamuju Mengumumkan Penetapan Hasil Rekruitmen KPPS Untuk Pemilu 2024

    • calendar_month Minggu, 11 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 132
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju mengumumkan penetapan hasil seleksi pada Anggota Kelompok Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 untuk 11 Kecamatan se-Kabupaten Mamuju. Pengumuman itu dikeluarkan melalui Surat Pengumuman KPU Mamuju, Nomor 134/PP PP.04.1-PU/7602/2024, yang ditandatangani oleh ketua KPU Mamuju, Indo Upe’, Minggu, 11 Februari 2024. Berikut isi Pengumuman […]

  • Mantan Rektor dan Mantan Wakil Rektor Unsulbar Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Peralatan Laboratorium

    Mantan Rektor dan Mantan Wakil Rektor Unsulbar Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Peralatan Laboratorium

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 167
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Mantan Rektor (AD) dan Wakil Rektor II (AS) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) serta rekanan VM, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Asisten Pidana Khusus(Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar), La Kanna mengatakan, Ketiganya diduga turut merugikan Negara sebesar Rp8 miliar dalam dugaan korupsi Pengadaan Peralatan Laboratorium Terpadu Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Tahun Anggaran […]

  • Ambulance-Puskesmas-Karama-Kalumpang-terjebak-banjir.

    Mobil Ambulance Dari Puskesmas Karama Nyaris Tersapu Banjir Saat Terobos Sungai

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 194
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebuah mobil ambulance dari Puskesmas Karama, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, nyaris tersapu banjir saat melewati Sungai Salukayu, di Desa Tumonga untuk merujuk pasien ke rumah sakit, Jumat (24/1/2025). Supir ambulance Puskesmas Karama, Jefri, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA, seusai hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Mobil mereka terjebak di badan […]

expand_less