MAMUJU, mekora.id – Dugaan perilaku amoral oleh salah satu oknum di lingkup Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Barat (Sulbar) terus menggelinding.

Terbaru, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulbar, Prof. Napis Djuaeni ikut mengomentari dugaan perilaku amoral di Kemenag Sulbar itu.

Prof. Napis mengatakan, persebaran informasi itu telah membangun berbagai spekulasi di ruang publik. Terutama saat ini sedang menjalan ibada puasa.

“Apalagi saat ini kita tengah sedang melaksanakan ibadah Puasa. Rasa-rasanya ini kurang elok menjadi perbincangan publik,” kata Napis, Rabu, (13/03/2024) dari keterangan tertulisnya.

Menurut Napis, andai kejadian benar, maka sangat mencoreng nama baik Kementerian Agama serta ikut merusak harga diri dan wibawah masyarakat Sulbar yang dikenal santun.

Untuk itu ia meminta, secepatnya masalah ini diselesaikan dan diproses secara hukum.

“Tolong agar pihak berwenang bisa segera mengambil alih persoalan ini sebagai langkah kita untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan ini. Biarlah pihak penegak hukum yang memberi kepastian,” pungkasnya.