Lamban Tangani Persoalan Krusial, GMNI Polman Demo : Pemkab AFK!
- account_circle mekora.id
- calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
- comment 6 komentar
- print Cetak

GMNI Polewali Mandar demo di depan Kantor Bupati.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
POLMAN, Mekora.id – Diniliai lelet dan terksesan tak serius menangani berbagai persoalan krusial pemerintahan, GMNI Cabang Polewali Mandar (Polman) unjuk rasa dengan mengusung tema “Polman AFK” di Kantor Bupati Polman, Kamis, 6 Maret 2025.
Koordinator aksi, Bung Bolang, menjelaskan bahwa “Polman AFK” diambil dari istilah dalam game online, yang berarti Away From Keyboard atau tidak berkontribusi.
“Kami menilai pemerintah daerah saat ini hanya diam dan sibuk pencitraan, tanpa ada tindakan nyata,” ujarnya
Dalam aksinya, puluhan demonstran menyampaikan enam tuntutan, di antaranya: pencopotan Kepala Satpol PP yang dianggap tidak tegas dalam menindak ritel modern ilegal, tidak menambah lagi ritel baru di polman, perbaikan infrastruktur jalan di daerah terpencil, serta pencopotan Pj Sekda dan Plt Kepala Bagian Umum karena dugaan penyalahgunaan wewenang .
Massa aksi juga kecewa karena Bupati Polewali Mandar tidak menemui massa aksi. “Saat kami berorasi, bupati justru pergi melalui pintu samping menggunakan mobil dinasnya. Ini menunjukkan bahwa dia tidak mau mendengarkan suara rakyat,” kata Ketua GMNI Polman, Bung Baraq.
Setelah audiensi dengan beberapa pejabat terkait, massa semakin kecewa karena Kasatpol PP justru mengeluhkan soal keterbatasan anggaran dalam pemberlakuan Perda. “Seharusnya, sebagai aparat penegak Perda, mereka bekerja sesuai dengan tugas dan tangung jawabnya tanpa alasan anggaran,” tambah Bung Baraq.
Aksi ini mencerminkan kekecewaan mahasiswa terhadap kinerja pemerintah daerah, dan mereka menegaskan akan terus mengawali tuntutan tersebut hingga ada tindakan nyata dari Pemda.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
