Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Inflasi Sulbar Melonjak Tajam ke 4,34 Persen : Tekan Nelayan, Rumah Tangga, dan UMKM di Awal Tahun

Inflasi Sulbar Melonjak Tajam ke 4,34 Persen : Tekan Nelayan, Rumah Tangga, dan UMKM di Awal Tahun

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id — Inflasi tahunan (year on year/y-on-y) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada Januari 2026 yang mencapai 4,34 persen mulai dirasakan langsung oleh kelompok masyarakat bawah, khususnya nelayan, rumah tangga, dan pelaku UMKM. Kenaikan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup membuat daya beli warga kian tertekan di awal tahun.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Senin (1/2/2026) menunjukkan, lonjakan inflasi di Sulbar paling tinggi terjadi di Mamuju sebesar 6,94 persen, sementara Kabupaten Majene mencatat inflasi terendah 2,69 persen. Dua daerah ini sekaligus menggambarkan potret ketimpangan tekanan harga antarwilayah di Sulawesi Barat.

Nelayan Terjepit Biaya Produksi

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi 4,81 persen menjadi sinyal kuat tertekannya sektor perikanan. Berbagai jenis ikan—mulai dari ikan layang, cakalang, tuna, tongkol, hingga bandeng—menjadi komoditas penyumbang utama inflasi.

Di satu sisi, harga ikan yang naik di tingkat konsumen tidak selalu berbanding lurus dengan kesejahteraan nelayan. Nelayan justru menghadapi kenaikan biaya operasional, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga tarif listrik dan bahan bakar, sementara harga jual di tingkat nelayan kerap fluktuatif.

“Ketika ikan naik, nelayan tidak selalu diuntungkan. Biaya hidup dan kebutuhan melaut juga ikut naik,” demikian gambaran kondisi yang kerap dialami nelayan kecil di pesisir Sulbar.

Rumah Tangga Dibebani Tarif Listrik dan Pangan

Tekanan paling berat dirasakan rumah tangga, terutama dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang melonjak 12,68 persen. Kenaikan tarif listrik menjadi salah satu penyumbang terbesar inflasi tahunan.

Selain listrik, beras, bawang merah, telur ayam ras, daging ayam, hingga kelapa turut menyumbang kenaikan harga. Kondisi ini membuat pengeluaran rumah tangga semakin membengkak, sementara pendapatan cenderung stagnan.

Meski beberapa komoditas seperti cabai, tomat, dan bawang putih mengalami penurunan harga, turunnya harga tersebut dinilai belum cukup menahan laju inflasi secara keseluruhan.

UMKM Terhimpit Ongkos dan Daya Beli

Bagi UMKM, terutama usaha kuliner dan makanan, inflasi pada kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran yang mencapai 1,02 persen turut memberi tekanan ganda. Pelaku usaha harus menghadapi kenaikan harga bahan baku sekaligus penurunan daya beli konsumen.

Kondisi ini membuat banyak UMKM berada pada dilema: menaikkan harga berisiko kehilangan pelanggan, sementara menahan harga berarti margin keuntungan semakin menipis.

Awal Tahun Penuh Tekanan

Secara bulanan, inflasi Januari 2026 tercatat 0,71 persen (month to month) dan sekaligus menjadi inflasi year to date. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding Januari 2025 yang hanya mencatat inflasi tahunan 0,32 persen.

Lonjakan inflasi di awal tahun menjadi sinyal perlunya perhatian serius terhadap stabilitas harga pangan, perlindungan nelayan kecil, serta penguatan daya tahan UMKM, agar tekanan ekonomi tidak semakin memperlebar kesenjangan sosial di Sulawesi Barat

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Blok migas Sulbar

    Lagi, Dewan Ingatkan Pemprov Sulbar Serius Kejar Hak DBH di Blok Migas Sepinggan dan North Adang

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 211
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ditengah hangatnya pergantian Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) yang akan berakhir 12 Mei 2024 ini, DPRD Sulawesi Barat menyoroti hal lain yang dianggap substantif. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Muhammad Hatta Kainang, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) tidak hanya berputar pada internal ASN saja, tetapi juga memfokuskan perhatiannya untuk peningkatan sumber penerimaan […]

  • Siswa di MTsN 1 Mamuju antusias sambut MBG.

    Siswa di Mamuju Antusias Tunggu MBG, SPPG Karema Siapkan Menu Bervariatif

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 261
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah mendapat sambutan hangat dari para pelajar di Mamuju. Antusiasme itu terlihat jelas di MTsN 1 Mamuju, di mana para siswa kerap menunggu kedatangan mobil pengantar makanan setiap harinya. “Ini membuat kami bersemangat, apalagi menu yang disajikan cukup bervariatif,” ujar Fitri, salah satu siswa […]

  • Gubernur Sulbar

    Pemprov Sulbar Rampingkan OPD Hadapi 2026, Sejumlah Plt Ditunjuk

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 284
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mulai melakukan restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sejak awal tahun 2026. Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, telah menunjuk sejumlah pelaksana tugas (Plt) kepala OPD sebagai langkah awal sebelum pelaksanaan uji kesesuaian jabatan (job fit) untuk menentukan pejabat definitif. Restrukturisasi ini dilakukan sebagai bagian dari penataan organisasi guna memastikan […]

  • Gelar pasukan pengamanan arus mudik 2026 di Mapolda Sulbar.

    1.098 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Mudik Lebaran 2026 di Sulbar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 196
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Polda Sulawesi Barat mengerahkan 1.098 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 masehi. Pengamanan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Marano 2026 yang dipimpin langsung Kapolda Sulbar, Adi Deriyan Jayamarta, di Lapangan Tribrata Mapolda Sulbar, Kamis, (12/3/2026). Operasi yang mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” itu […]

  • Plt Direktur PDAM Mamuju

    Begini Alasan PDAM Mamuju Upah Karyawan Dibawah UMK

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 291
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pelaksana tugas (Plt) Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manakarra Mamuju, Jauharia Andi Syafruddin buka suara terkait upah minimum yang diberlakukan pada karyawan. Pada, Kamis (16/5/2024) kemarin. Hal itu menyusul, PDAM Mamuju di demo oleh karyawannya yang menuntut upah layak. Pekerja yang melakukan unjuk rasa bersama sejumlah mahasiswa, menilai Perusahaan Daerah […]

  • Penghargaan Peduli HAM di Sulbar

    Pemkab Mamuju Terima Penghargaan Peduli HAM

    • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 216
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sebagai kabupaten peduli HAM. Penghargaan peduli HAM itu diterima Pemkab Mamuju di dalam acara yang dirangkaikan dengan rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah  (TPID) serta Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) provinsi Sulawesi Barat bersama seluruh Pemkab di […]

expand_less