Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Dugaan Ijazah Palsu di Pilkada Mateng kini Masuk Meja Jaksa

Dugaan Ijazah Palsu di Pilkada Mateng kini Masuk Meja Jaksa

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Dugaan kasus ijazah palsu yang melibatkan salah satu Pasangan Calon Bupati di Pilkada Mamuju Tengah (Mateng), masuk dalam meja Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju.

Menurut Kasi Intel Kejari Mamuju, Antonius, berkas perkara dugaan kasus ijazah palsu itu telah dilimpahkan oleh Polres Mamuju Tengah (Mateng) sejak Rabu, 11 Desember 2024 kemarin.

“Untuk penanganannya penyidik Polres Mateng sudah menyerahkan Berkas Perkara ke KN Mamuju. Berkas Perkaranya diterima di Kejaksaan, kemarin tanggal 11 Desember 2024,” kata Antonius saat di Konfirmasi, Kamis, (12/12/2024).

Selanjutnya, Antonius menyebut berkas perkara dugaan ijazah palsu di Pilkada Mamuju Tengah itu akan itu akan diteliti oleh Jaksa untuk selanjutnya dikembangkan.

“Saat ini sedang diteliti oleh Jaksa Peneliti mengenai kelengkapan Formil dan Materiil nya,” ujar Antonius.

Antonius menyebut perkara yang dilimpahkan itu terkait dugaan adanya ijazah palsu dari salah satu Paslon di Pilkada Mamuju Tengah 2024.

“Mengenai ijazah palsunya,” pungkas Antonius.

Terkait itu, Aparatur Negara Republik Indonesia (APKAN RI) DPW Provinsi Sulawesi Barat, meminta semua pihak untuk melakukan pengawasan pada kasus dugaan ijazah palsu itu.

Sekretaris APKAN Sulbar, Bahtiar Salam, mengatakan perkara ini harus diusut hingga ke akarnya.

“Kami meminta semua pihak untuk melakukan pengawasan terhadap kasus ini. Karena diduga pelaku merupakan orang yang pernah menjabat di DPRD Sulbar sebelumnya,” ungkap Bahtiar, Kamis, (12/12/2024).

Selain itu, ia juga meminta Jaksa transparan dalam melakukan penanganan kasus ini untuk membuat publik lebih percaya terhadap penanganan ini.

“Kami mendukung Kejari Mamuju membongkar kasus dugaan Ijazah Palsu ini, tetapi penanganannya harus transparan ke publik. Kami iya mendesak kasus ini segera di umumkan ke publik melalui konferensi pers,” tambahnya.

Sebelumnya, dugaan pemufakatan jahat untuk meloloskan salah satu Calon dengan ijazah palsu menyeruak di Pilkada Kabupaten Mamuju Tengah tahun 2024.

Hal itu diungkap oleh Aparatur Negara Republik Indonesia (APKAN RI) DPW Provinsi Sulawesi Barat kepada Mekora.id, Rabu, (11/12/2024).

Sekretaris APKAN DPW Sulbar, Bahtiar Salam, mengatakan dugaan lolosnya salah satu paslon dengan dugaan menggunakan ijazah palsu, melibatkan sejumlah penyelenggara.

Bahtiar menuding, pemufakatan jahat itu melihatkan oknum Komisioner KPU Kabupaten dan seorang Oknum Komisioner Bawaslu Kabupaten Mamuju Tengah.

“Kami sudah menemukan bukti-bukti keterlibatan dua orang tersebut, salah satunya yakni adanya dokumen yang ditandatangani diduga menjadi landasan untuk meloloskan Paslon yang diduga berijazah palsu tersebut,” ungkap Bahtiar Salam.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Diponegoro

    Suplay Susu Terkendala, SPPG Diponegoro Mamuju Minta Maaf MBG Terlambat Diantar

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 203
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id  – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamuju Karema 1 menyampaikan permohonan maaf kepada para penerima manfaat atas keterlambatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Senin (16/3/2026). Kepala SPPG Diponegoro Mamuju, Yusra Zahra Ainun, menjelaskan keterlambatan tersebut disebabkan adanya kendala pada distribusi bahan baku susu yang merupakan salah satu komponen dalam paket MBG. […]

  • Lahan warga Kabuloang dicaplok

    Pencaplokan Lahan Warga Kabuloang Temui Titik Terang, PTSP Sulbar Didesak Ciutkan WIUP PT. Polemaju

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kasus pencaplokan lahan warga seluas 79 hektar di Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, oleh PT. Polemaju Mineral Mandiri memasuki babak baru. Pendamping Hukum Warga Kabuloang, Imanuddin, mengungkapkan upaya pembuktian lahan milik warga yang dicaplok masuk Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) perusahaan mulai menemui titik terang. Hal tersebut setelah warga […]

  • Peresmian Mesin Pengolahan Limbah B3 Sulbar

    Pj Gubernur Sulbar Resmikan Mesin Pengolahan Limbah B3 di Papalang Mamuju

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 172
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Penjabat (Pj) Sulawesi Barat (Sulbar), Bahtiar Baharuddin, meresmikan mesin pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) incinerator di kantor UPTD Pengelolaan Limbah B3 DLH Sulbar, di Dusun Garuda, Desa Papalang, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Kamis, (31/10/2024). Kepala DLH Sulbar, Zulkifli Manggazali, mengatakan fasilitas pengelolaan limbah B3 itu merupakan bantuan dari Kementerian […]

  • AKBP Polda Sulbar

    Kasus Bertumpuk, Oknum AKBP di Polda Sulbar Diambang Sanksi Disiplin Hingga Etik

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 242
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – AKBP RA, seorang Perwira Menengah (Pamen) di Polda Sulawesi Barat (Sulbar), menghadapi sejumlah kasus bertubi-tubi yang semakin memperberat posisinya. Selain dugaan kasus kode etik atas laporan seorang perempuan bernama Siti Nurhasanah terkait ancaman, kini AKBP RA juga terancam sanksi disiplin setelah absen dari tugas selama 90 hari. Kabid Propam Polda Sulbar, Kombes […]

  • Pria di Mamuju loncat ke Sungai

    Diduga Mabuk, Pria Ngamuk di Jl. Tuna Mamuju Lari dan Lompat ke Sungai saat Polisi Datang

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 198
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Aksi seorang pria bernama Darwin (35) menggegerkan warga di Jalan Tuna (Andi Dai), Kabupaten Mamuju, pada Senin (6/10/2025) dini hari. Dengan sebilah parang di tangan, Darwin dikabarkan mengamuk dan mengejar warga di sekitar lokasi. Warga yang panik langsung melapor ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, personel Polresta Mamuju tiba di tempat kejadian. […]

  • Pelaku uang palsu di Malunda Majene

    Peredaran Uang Palsu di Sulbar Merambah ke Malunda, Pelaku Modus Transfer

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 271
    • 2Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Kasus peredaran uang palsu di Sulawesi Barat (Sulbar) semakin meresahkan warga, kali ini terjadi di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, pada Selasa (18/12/2024) malam. Peristiwa ini terdeteksi di dua lokasi berbeda dan diduga dilakukan oleh pelaku yang sama. Kapolsek Malunda, Iptu Muh. Irwan, menjelaskan insiden pertama dialami penjaga kios BRILink, Eka Ramadhani (17). […]

expand_less