Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Dugaan Ijazah Palsu Mateng : Tersangka HS Tak Bisa Tunjukan Ijazah Asli, Cuma Fotocopy Legalisir

Dugaan Ijazah Palsu Mateng : Tersangka HS Tak Bisa Tunjukan Ijazah Asli, Cuma Fotocopy Legalisir

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu oleh Calon Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Haris Halim Sinreng, semakin terang benderang setelah berkas perkara dinyatakan P21 dan di limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, pada Selasa, (17/12/2024).

Kepala Kejari Mamuju, Raharjo Yusuf Wibisono, mengungkapkan bahwa hingga saat ini Haris Halim Sinreng tidak dapat menunjukkan ijazah asli sesuai permintaan penyidik di Sentra Gakkumdu.

“Barang bukti yang kami terima berupa fotokopi ijazah yang dilegalisir. Ketika penyidik meminta ijazah aslinya, ternyata sampai sekarang tidak ada,” ujar Raharjo.

Nomor Ijazah Tak Sesuai

Lebih lanjut, Kejari Mamuju menyebut pihak penyidik telah melakukan penelusuran terhadap sekolah yang diklaim Haris Halim Sinreng. Namun, hasil investigasi menunjukkan kejanggalan, di mana nomor ijazah yang digunakan ternyata tercatat atas nama orang lain.

“HS mengaku pernah sekolah di Polman dan ijazahnya keluar di SMK Negeri Makassar. Tetapi setelah kita telusuri, arsip nomor ijazah tersebut ternyata tercantum atas nama orang lain,” jelasnya.

Sorotan Publik dan Keterlibatan Oknum Penyelenggara Pemilu

Kasus dugaan ijazah palsu di Mateng menjadi perhatian luas, setelah dugaan ijazah palsu pertama kali diungkap oleh Aliansi Pemantau Aparatur Negara Republik Indonesia (APKAN) Sulawesi Barat.

Sekretaris APKAN Sulbar, Bahtiar Kalam, menuding adanya keterlibatan dua oknum penyelenggara pemilu yang turut meloloskan HS sebagai calon bupati.

“Kami menemukan dokumen yang diduga dijadikan dasar pelolosan HS. Dokumen tersebut ditandatangani oleh oknum KPU berinisial IK dan komisioner Bawaslu berinisial SM,” ujar Bahtiar.

Bahtiar mendesak agar penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan permufakatan ini demi menjaga integritas Pilkada.

Sementara itu, pihak kepolisian terus mendalami keterlibatan sejumlah pihak lain yang diduga memuluskan pencalonan HS. Kejaksaan Negeri Mamuju juga memastikan bahwa proses hukum terhadap tersangka akan berjalan sesuai mekanisme dan transparan.

Kasus ini dianggap penting tidak hanya bagi keadilan hukum, tetapi juga bagi kepercayaan publik terhadap proses demokrasi dan penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Mamuju Tengah.

“Penyelesaian kasus ini diharapkan menjadi pengingat bahwa integritas pemilu harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Semua pihak yang terlibat akan diproses secara adil,” pungkas Bahtiar.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Mamuju Sugianto

    Pasien di Kalumpang Mamuju Ditandu 28 Kilometer, DPRD Sayangkan Pemda Lambat Respon

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 155
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Warga sakit di Desa Salumakki, Kecamatan Kalumpang, yang viral di media sosial ditandu 28 kilometer karena akses jalan, kini mengundang simpati berbagai pihak. Tak terkecuali Anggota DPRD Mamuju dari partai Golkar, Sugianto. Menurut polisi senior ini, kondisi itu sangat memilukan terutama dikarenakan kondisi warga sakit ditandu di Kalumpang telah berulang kali dirasakan […]

  • Demokrat Segera Copot Baliho Anis di Mamuju

    Demokrat Segera Copot Baliho Anis di Mamuju

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 117
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Usai wacana deklarasi pasangan Anies-Cak Imin dibocorkan Partai Demokrat, pencopotan baliho Anies Baswedan merambat ke Mamuju, Sulawesi Barat. Partai Demokrat segera copot baliho Anies yang terpasang di sejumlah titik dalam kota Mamuju. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mamuju Suraidah Suhardi, mengatakan hal itu buntut kekecewaan yang dirasakan kader Demokrat atas pilihan sepihak […]

  • Dialg Publik BEM Hukum Unika

    BEM Hukum Unika Mamuju Gandeng BI, Bahas Finansial dan Tantangan Ekonomi Digital

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Tomakaka (Unika) Mamuju menggelar dialog publik yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, Rabu (4/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Mamuju itu mengangkat tema “Literasi Keuangan dan Tantangan Generasi Muda Menghadapi Ekonomi Digital.” Ketua BEM Fakultas Hukum Unika Mamuju, Silvi […]

  • APBD Sulbar 2026 disepekati

    APBD 2026 Alami Penurunan, DPRD dan Pemprov Sulbar Bahas Strategi Hadapi Tantangan Fiskal

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 89
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian surat keputusan pimpinan DPRD terkait penyempurnaan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yakni Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (9/9/2025). Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sulbar itu […]

  • Kejurnas Dayung Sulbar

    Kejurnas Dayung Pelajar di Sulbar Mulai Besok, Tuan Rumah Usung Misi Juara

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 137
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kejuaraan Nasionasl (Kejurnas) Dayung tingkat pelajar di Sulawesi Barat (Sulbar) akan mulai dilaksanakan di Arena pantai Arteri Mamuju, mulai besok, Minggu 23-27 Juni 2024. Kejurnas dayung pelajar itu setidaknya akan diikuti setidaknya 265 atlet dari 20 Provinsi. Mereka akan memperebutkan 38 medali emas, 38 medali perak, dan 38 medali perunggu dalam 18 […]

  • Penghinaan Gelar Uwe Mamuju

    Kasus Dugaan Penghinaan Gelar Uwe di Mamuju Berlanjut, Polda Sulbar Periksa Terlapor

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan penghinaan gelar bangsawan “Uwe’” di Mamuju berlanjut. Terbaru Polda Sulawesi Barat (Sulbar) telah memeriksa empat (4) orang dalam kasus tersebut. Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wahyudi, mengatakan masing-masing yang diperiksa itu yakni Pelapor, Akriadi serta dua orang saksi dari tokoh masyarakat yakni Almalik Pababari dan Andi Sandi Achmad […]

expand_less