GMNI Sulbar Gelar Kaderisasi Tingkat Menengah Perdana di Mamuju
- account_circle mekora.id
- calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
- comment 1 komentar
- print Cetak

Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM) GMNI Sulawesi Barat di Mamuju.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi membuka Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM) dengan tema “Bersatu, Lawan Penjajahan Gaya Baru” di Pantai Panorama, Mamuju, pada Senin (10/3/2025).
Kegiatan ini merupakan jenjang kaderisasi kedua di GMNI dan diikuti oleh puluhan kader dari Cabang Mamuju dan Cabang Polewali Mandar. KTM GMNI Sulbar akan berlangsung hingga 15 Maret 2025.
Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI, Syam Firdaus Jafba, menegaskan bahwa kaderisasi adalah elemen utama dalam keberlangsungan organisasi. Menurutnya, organisasi yang aktif dalam kaderisasi mencerminkan kondisi yang sehat.
“Kaderisasi merupakan jantung organisasi. Jika kaderisasi berjalan dengan baik, itu menandakan organisasi dalam kondisi sehat. GMNI sebagai organisasi kader harus terus merawat setiap jenjang kaderisasi, terutama di tingkat komisariat,” ujar Syam.
Ia juga menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Imanuel Cahyadi dan Sujahri Somar, DPP GMNI berkomitmen penuh untuk mendorong kaderisasi melalui program Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) dan KTM secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menuju Kongres GMNI XXII yang akan berlangsung di Bandung.
“Kegiatan KTD dan KTM serentak ini memastikan kaderisasi berjalan di seluruh wilayah, sesuai dengan tagline Tri Mantap: Mantap Kaderisasi, Mantap Organisasi, dan Mantap Ideologi,” jelasnya.
Ketua DPD GMNI Sulbar, Sugiarto Alberth, menyebut bahwa pelaksanaan KTM ini merupakan momen bersejarah bagi GMNI Sulawesi Barat. Sejak berdiri pada 2011, baru kali ini KTM dapat terlaksana di wilayah tersebut.
“Ini merupakan tonggak sejarah bagi GMNI Sulawesi Barat. Untuk pertama kalinya, KTM bisa dilaksanakan di daerah kami. Kami mengapresiasi upaya DPP GMNI yang mendukung kaderisasi secara serentak melalui KTD dan KTM. Semoga ini menjadi awal bagi kader GMNI untuk lebih berkontribusi bagi daerah dan bangsa,” ujar Sugiarto.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah alumni GMNI, di antaranya Andi Abdul Malik, Bustan P., dan Maulana. Dalam wejangannya, Andi Abdul Malik menekankan pentingnya konsistensi dalam pergerakan mahasiswa.
“Setiap yang kita lakukan harus memiliki nilai. Konsistensi dalam pergerakan sangat penting agar gerakan tidak hanya sekadar bersifat praktis. Proses yang kalian jalani saat ini tidak akan mengkhianati hasil di masa depan,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Mamuju ini.
Sementara itu, Bustan P. mengingatkan para kader untuk terus mengedepankan ideologi Marhaenisme sebagai alat analisis dalam perjuangan.
“Kader GMNI harus tetap berpegang pada ideologi Marhaenisme dan menjadi jembatan bagi masyarakat tertindas serta kelompok akar rumput,” pesannya.
KTM GMNI Sulbar tidak hanya menjadi ajang kaderisasi tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas dan wawasan ideologi bagi para kader. Dengan dukungan DPP dan para alumni, diharapkan kegiatan ini melahirkan sumber daya manusia yang mumpuni serta mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.
- Penulis: mekora.id



Saluran Whatsapp
Google News
