Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUDAYA » Festival Muara Sungai Budong-Budong : Merawat Tradisi, Menjaga Alam

Festival Muara Sungai Budong-Budong : Merawat Tradisi, Menjaga Alam

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MATENG, Mekora.id – Festival Muara Sungai (FMS) Budong-Budong kembali digelar untuk kedua kalinya pada 8–9 Juni 2025 di Dusun Mess, Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan perdana yang sukses digelar pada 28–30 Mei 2025 di Dusun Patulana, Desa Budong-Budong, Kecamatan Topoyo.

Festival yang berlangsung pasca Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah ini dibagi menjadi dua sesi, siang dan malam. Seperti sebelumnya, FMS digelar sebagai wujud syukur masyarakat atas melimpahnya panen ikan seribu (penja), hasil tangkapan khas di muara Sungai Budong-Budong.

Selain sebagai ajang pelestarian budaya, festival ini juga menjadi sarana penyampaian aspirasi warga dalam menolak rencana aktivitas pertambangan pasir oleh PT Yakusa Tolelo Nusantara, yang dikhawatirkan dapat merusak ekosistem sungai dan mengancam kehidupan masyarakat lokal.

Dukungan Wakil Rakyat dan Tokoh Masyarakat

Kegiatan ini mendapat perhatian dari sejumlah tokoh, termasuk anggota DPRD Mamuju Tengah Ilham Yunus (Fraksi Golkar) dan Suryanto DB (Fraksi NasDem). Dalam sambutannya, Ilham menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan FMS Budong-Budong.

“Saya akan terus mendukung Festival Muara Budong-Budong. Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi event tahunan dan menjadi ruang silaturahmi masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua BPD Babana, Ismail, menyampaikan bahwa festival ini merupakan bagian dari tradisi syukuran masyarakat pasca panen raya ikan seribu.

“Tradisi ini penting untuk terus dijaga sebagai warisan budaya dan identitas lokal yang mengakar di masyarakat Budong-Budong,” ujarnya.

Perwakilan masyarakat, Aco Muliadi, menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak pembangunan, tetapi menentang segala bentuk investasi yang mengorbankan ruang hidup mereka.

“Kami bukan anti investasi. Tapi ketika ruang hidup kami terancam, kami akan berdiri dan melindunginya,” tegasnya.

Rangkaian Festival

Pada sesi siang, festival diramaikan dengan pertunjukan silat, tari tradisional, musikalisasi puisi, diskusi lingkungan, serta deklarasi penolakan tambang.

Sedangkan pada malam hari, masyarakat disuguhkan pemutaran film dokumenter bertema lingkungan hidup, kemudian acara ditutup dengan makan bersama warga sebagai simbol kebersamaan dan solidaritas.

Budaya Lokal, Benteng Lingkungan

Festival Muara Sungai Budong-Budong II menjadi cermin nyata kekuatan budaya lokal dalam menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan dan hak hidup masyarakat adat. Dengan semangat gotong royong, warga Budong-Budong terus berupaya menjaga kearifan lokal sekaligus mempertahankan kelestarian muara sungai yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kominfo SS Sulbar

    Kominfo Sulbar Minta OPD Perkuat Ruang Digital dan Verifikasi Akun Medsos

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo SS) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat kehadiran di ruang digital, termasuk menargetkan verifikasi akun media sosial sebagai kanal resmi pelayanan publik. Dorongan ini diwujudkan melalui kegiatan coaching clinic yang difokuskan pada pendampingan pengelolaan platform media sosial OPD. Program […]

  • Kapal Tenggelam di Sumare

    Operasi Pencarian Dihentikan, 2 Korban Kapal Tenggelam di Sumare Belum Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 211
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pencarian 2 korban hilang kapal tenggelam Bigetron GT-6 di lepas pantai Sumare, perairan Tanjung Rangas Mamuju, hingga pencarian hari ke-7 masih nihil. Korban bernama Ahmad (Laki-laki) dan Rusiani (Perempuan) hingga hari terakhir pencarian dinyatakan hilang oleh Tim Gabungan Basarnas, setelah operasi pencarian dinyatakan ditutup pada, Rabu, (27/12/2021) sore. Kepala Basarnas Mamuju, Muh. […]

  • Penangkapan WNA Korsel

    OC Kaligis Klaim Penangkapan WNA Korsel di Sulbar Tidak Sesuai Prosedur

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – O.C Kaligis, pengacara dari YKY (72), seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan (Korsel), menentang keras penangkapan kliennya oleh tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sulawesi Barat (Sulbar). Menurut O.C Kaligis, penangkapan WNA Korsel YKY tidak sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) karena dilakukan tanpa […]

  • ESDM Sulbar Validasi Perizinan Genset Perusahaan Tambang di Tapalang Barat, Sesuai Permen ESDM 11/2021

    ESDM Sulbar Validasi Perizinan Genset Perusahaan Tambang di Tapalang Barat, Sesuai Permen ESDM 11/2021

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Beye
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Qamaruddin Kamil, bersama Pejabat Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan Farid Asyhadi, Marwazi Abdullah, Gilang Ananda Putra, serta Operator Layanan Operasional Bidang Ketenagalistrikan Luther, melakukan kunjungan ke PT Tambang Batuan Andesit di Desa Lebani, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, Rabu 18 Februari […]

  • Darmawan Juara Dunia Pencak Silat di Uni Emirat Arab (UEA)

    Darmawan Arjuna Putra, Pesilat Asal Kalukku Juara Dunia Pencak Silat di UEA

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 376
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga pencak silat tingkat dunia, Pesilat Darmawan Putra Arjuna, berhasil merebut juara dunia di Kelas Junior Putra, dalam kejuaraan yang digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada Jumat, (22/12/2-24) kemarin. Darmawan Putra Arjuna, merupakan pesilat berusia 15 tahun asal Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Ia […]

  • Diduga Korupsi 800 juta, Kades Kalkulasan Jadi Tersangka

    Diduga Korupsi 800 juta, Kades Kalkulasan Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 124
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kepala Desa Kakullasan, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, inisial FN (58) resmi ditetapkan tersangka oleh Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polresta Mamuju, Jumat, 25 Agustus 2023. Penetapan tersangka FN dilakukan setelah Penyidik melakukan penyidikan kurang lebih 7 (tujuh) bulan. Setelah jadi tersangka, FN langsung ditahan di Mapolresta Mamuju. Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar […]

expand_less