Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Efisiensi Diprediksi Berlanjut, Gubernur Sulbar Target Investasi Tercapai di 2027

Efisiensi Diprediksi Berlanjut, Gubernur Sulbar Target Investasi Tercapai di 2027

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, memprediksi kebijakan efisiensi anggaran tahun 2027 masih berlanjut. Karena itu, pemerintah daerah diminta menyiapkan strategi pembangunan yang adaptif sekaligus efisien. Hal itu disampaikan saat memimpin penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 Provinsi Sulawesi Barat di Uala Graha Sasndeq, Rabu, (11/3/2026).

Dalam arahannya, Suhardi Duka menyoroti kondisi keuangan negara yang masih berada dalam tekanan. Salah satu penyebabnya adalah tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak.

Ia menjelaskan, kebutuhan minyak nasional saat ini mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari. Sementara produksi dalam negeri hanya sekitar 600 ribu barel per hari, sehingga sekitar 1 juta barel sisanya harus dipenuhi melalui impor.

“Kondisi APBN kita sangat tertekan. Jika harga minyak naik dari 80 dolar menjadi 100 dolar per barel, maka kebutuhan anggaran juga meningkat. Ini yang membuat pemerintah harus melakukan efisiensi,” kata Suhardi Duka.

Di sisi lain, Suhardi Duka menekankan pentingnya peningkatan investasi daerah sebagai kunci mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Ia mengungkapkan, realisasi investasi di Sulawesi Barat (Sulbar) saat ini masih jauh dari target yang ditetapkan.

“Target investasi kita sekitar 24 persen, tetapi realisasinya baru sekitar 9 persen. Untuk tahun 2027 kita harus berupaya mencapai target bahkan meningkat lebih tinggi,” tegasnya.

Meski demikian, ia optimistis capaian investasi dapat meningkat seiring mulai masuknya sejumlah investor yang menunjukkan minat berinvestasi di Sulbar, termasuk pada sektor sumber daya alam yang saat ini tengah dalam proses tender.

Dalam forum tersebut, gubernur juga menyoroti risiko bencana yang dinilai masih memengaruhi capaian indikator pembangunan daerah. Karena itu, pendekatan mitigasi bencana dinilai perlu terus diperkuat.

“Saat ini indikator pembangunan kita berada di angka sekitar 91 persen. Jika investasi meningkat dan mitigasi bencana diperbaiki, indikator itu bisa naik menjadi 95 bahkan mendekati 100 persen,” ujarnya.

Suhardi Duka juga meminta seluruh perangkat daerah memastikan perencanaan program pembangunan selaras dengan kebijakan nasional serta memiliki indikator kinerja yang jelas dan terukur.

Ia mengingatkan agar target kinerja tidak dibuat terlalu rendah hanya agar mudah dicapai.

“Kalau membuat target jangan dibuat terlalu rendah hanya supaya pasti tercapai. Target harus realistis dan menantang agar kinerja pemerintah bisa benar-benar meningkat,” katanya.

Selain itu, ia juga menyinggung penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah yang mengatur batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari APBD.

Saat ini, belanja pegawai di lingkungan Pemprov Sulbar masih berada di kisaran 34 persen sehingga diperlukan strategi penyesuaian komposisi belanja tanpa mengganggu pelayanan publik.

Untuk tahun 2027, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,20 persen. Sementara angka kemiskinan ditargetkan turun sekitar 1 persen setiap tahun.

Tingkat kemiskinan diproyeksikan berada pada kisaran 8,8 hingga 8,1 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka diperkirakan berada di rentang 2,2 hingga 2,13 persen.

Menurut Suhardi Duka, pencapaian target tersebut sangat bergantung pada masuknya investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja baru di daerah.

“Investasi adalah kunci untuk membuka lapangan kerja. Jika investasi meningkat, maka pengangguran bisa ditekan dan pertumbuhan ekonomi daerah juga ikut meningkat,” pungkasnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rancangan APBD Mamuju 2025 disetujui

    Rancangan APBD 2025 Mamuju Disetujui, Pemkab Dihantui Defisit Rp 35 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 241
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id -Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, resmi disepakati oleh DPRD dan Pemerintah Kabupaten Mamuju. Kesepakatan itu berlangsung di Gedung DPRD Mamuju, Jl Yos Sudarso, Jumat (29/11/2024) sore. Setidaknya sebanyak Rp 1,244 triliun menjadi total APBD Kabupaten Mamuju untuk tahun 2025, Ketua DPRD Mamuju, Syamsuddin Hatta, mengatakan APBD itu datang dari transfer […]

  • Polsek Tommo

    Tiga Karyawan Swasta di Tommo Diringkus Polisi Karena Sabu-sabu

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 145
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Tiga orang pria yang bekerja sebagai karyawan swasta, diringkus Polisi atas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, di Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (7/12/2023). Menurut Kapolsek Tommo, Ipda Kasmuddin Patma, ketiganya masing-masing Jhoni N (43), Sutomo (28), dan Haeril (35), berdomisili di Tommo. Ketiga pelaku itu ditangkap Polisi di Jalan Poros Tommo […]

  • Gubernur Sulbar ke Bali

    Hadiri Rakernis Ketransmigrasian Nasional di Bali, Gubernur Sulbar Siap Jadi Pilot Project Transmigrasi Modern

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 109
    • 0Komentar

    BALI, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat semakin menunjukkan kesiapannya dalam mengakselerasi program pembangunan berbasis transmigrasi modern. Hal ini ditandai dengan kehadiran Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Ketransmigrasian Nasional yang digelar di Bali Convention Center, pada Senin, (28/7/2025). Kehadiran Gubernur Suhardi dalam forum nasional tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi momen penting dalam […]

  • Wawali Bontang Targetkan Data Kemiskinan Rampung Agustus

    Wawali Bontang Targetkan Data Kemiskinan Rampung Agustus

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan pentingnya akurasi data kemiskinan sebagai pijakan utama dalam merumuskan program pemerintah. Ia menargetkan, pendataan yang tengah difinalisasi Pemkot harus rampung paling lambat 31 Agustus 2025. “Walaupun sempat melewati batas waktu 15 Agustus, saya minta tetap diselesaikan dengan cermat. Kalau datanya akurat, tidak ada program yang sia-sia, […]

  • GMNI Mamuju Aksi bisu

    Aksi Bisu : GMNI Mamuju Peragakan Bupati dan Wakil Bupati Tutup Mulut

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 148
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju melakukan unjuk rasa di Depan Gedung DPRD Mamuju, Kamis (12/10/2023). Aksi tersebut diawali dengan teatrikal yang memperagakan Bupati, Wakil Bupati, dan Anggota DPRD Mamuju. Sejumlah lakon dari pelbagai latar belakang seperti buruh, nelayan, masyarakat adat, hingga pelajar turut jadi pelengkap. Sambil menutup mulut dengan lakban […]

  • Dampak Kemarau Panjang, Sumber Air PDAM Mamuju Menipis

    Dampak Kemarau Panjang, Sumber Air PDAM Mamuju Menipis

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 171
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manakarra Mamuju, umumkan sumber air baku di beberapa instalasi alami penyusutan akibat kemarau panjang. Akibat hal ini, pasokan air PDAM Tirta Mamuju terganggu pada beberapa wilayah. “Saat ini sumber air baku kami di pengolahan sedang berada di level rendah akibat kemarau,” kata Kabag Teknik PDAM Mamuju, […]

expand_less