Dispoparekraf Sulbar Usulkan Perbaikan Toilet Wisata ke Kemenpar Untuk Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung
- account_circle mekora.id
- calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pelaksana Tugas Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulbar terus berupaya meningkatkan kenyamanan wisatawan dengan memperbaiki fasilitas amenitas dasar di destinasi wisata, salah satunya melalui pengusulan pembangunan dan perbaikan toilet ke Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI).
Pelaksana Tugas Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, menegaskan bahwa kebersihan dan kenyamanan menjadi faktor penting dalam mendukung daya tarik pariwisata daerah. Hal tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka agar pengelolaan objek wisata memberi perhatian serius terhadap kebersihan lingkungan.
“Ini penting dan menjadi konsen kami untuk menjaga kebersihan, terutama di tempat-tempat wisata, sekaligus memenuhi kebutuhan dasar wisatawan yang datang berkunjung,” ujar Bau Akram, Selasa (13/1/2026).
Ia menjelaskan, pengusulan pemenuhan amenitas dasar tersebut direncanakan melalui skema kerja sama antara pemerintah daerah se-Indonesia dengan Kementerian Pariwisata RI dan PT Mister Loo Indonesia.
Berdasarkan draf usulan yang telah disiapkan, Pemprov Sulbar merekomendasikan enam unit toilet di sejumlah Daya Tarik Wisata (DTW) untuk difasilitasi perbaikannya pada periode 2026–2027. Usulan itu dibuat dengan mempertimbangkan kondisi fasilitas pendukung pariwisata di Sulbar yang masih terbatas.
“Dengan ruang fiskal daerah yang terbatas, kami mencoba membangun kolaborasi lintas level pemerintahan. Fasilitas amenitas dasar memang membutuhkan perhatian khusus demi kenyamanan pengunjung,” jelasnya.
Sementara itu, Imelda, penanggung jawab penyusunan usulan, mengungkapkan bahwa enam toilet yang diajukan seluruhnya dalam kondisi rusak dan tidak layak digunakan. Selain perbaikan fisik, pihaknya juga mengupayakan agar fasilitas toilet nantinya tersedia secara terpisah antara laki-laki dan perempuan.
“Seluruh toilet yang kami usulkan saat ini berada dalam kondisi rusak. Perbaikannya diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus citra destinasi wisata Sulbar,” jelas Imelda.
Pemprov Sulbar berharap dukungan dari Kemenpar RI tersebut dapat mempercepat pemenuhan standar amenitas pariwisata, sekaligus mendorong kunjungan wisatawan dan peningkatan sektor pariwisata daerah.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
