Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » 9 Bulan Jabat Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin dan Istri Pamit

9 Bulan Jabat Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin dan Istri Pamit

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Setelah sembilan bulan menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Bahtiar Baharuddin resmi berpamitan kepada masyarakat Sulbar. Acara perpisahan digelar di Rumah Dinas Gubernur pada Sabtu (15/2/2025) malam, dihadiri oleh sejumlah pejabat Forkopimda Sulbar serta elemen masyarakat.

Bahtiar, yang akan kembali ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, menyampaikan rasa terima kasih dan kenangan indah selama memimpin provinsi ke-33 tersebut.

Dalam sambutannya, Bahtiar mengungkapkan kebanggaannya menjadi bagian dari Sulbar. Sejumlah investasi dibidang perkebunan telah ia tinggal di Sulbar, termasuk 3000 pohon aren, Puluhan Hektar Durian Musangking, dan Pisang Cavendis.

“Banyak kenangan dan hal positif yang saya rasakan selama menjadi bagian dari provinsi Sulbar. Saya sampaikan terima kasih kepada semuanya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama menjabat, termasuk keluarga, sahabat, instansi pemerintah daerah, dan instansi vertikal.

“Yang membuat kita sukses adalah dukungan dari orang-orang sekitar. Saya mohon maaf jika selama ini terkesan ‘ngegas’, karena memang harus begitu,” tambahnya.

Bahtiar menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan (OKP), LSM, dan media untuk membangun Sulbar. Menurutnya, dinamika demokrasi di Sulbar masih perlu dibenahi, dan hal itu membutuhkan peran aktif semua pihak.

“Kita harus bersama-sama membangun daerah ini. Setiap kabupaten di Sulbar memiliki potensi besar yang perlu dikembangkan,” ujar Bahtiar. Ia juga berpesan agar pemerintah daerah lebih berinovasi dalam mengelola keuangan dan menyusun program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sebagai bentuk komitmennya terhadap pembangunan Sulbar, Bahtiar menitipkan tiga sektor yang dinilainya penting untuk dikembangkan: pertanian, kelautan dan perikanan, serta peternakan. Menurutnya, ketiga sektor ini memiliki potensi besar untuk memacu pertumbuhan UMKM dan menggerakkan perekonomian daerah.

“Yang sulit itu kadang kala kita tidak menyadari kelebihan yang kita miliki. Sulbar memiliki banyak potensi yang bisa digali,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, Bahtiar menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama sembilan bulan memimpin Sulbar. “Mohon maaf atas kekurangan-kekurangan selama saya memimpin Sulawesi Barat. Saya sangat bangga dan mencintai daerah ini. Mari terus bekerja keras untuk kesejahteraan rakyat,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada pejabat selanjutnya agar dapat membawa Sulbar ke arah yang lebih baik. “Saya titipkan Sulbar ini kepada pemimpin berikutnya. Mari kita bahu-membahu mengembangkan potensi besar yang dimiliki daerah ini,” pungkas Bahtiar.

Acara perpisahan tersebut berlangsung penuh kehangatan. Istri Bahtiar Baharuddin turut hadir dan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Sulbar atas sambutan hangat selama mereka tinggal di provinsi tersebut. Momen ini menjadi penutup perjalanan Bahtiar sebagai Pj Gubernur Sulbar, sebelum kembali menjalankan tugas barunya di Kemendagri.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cipayung Plus Makassar

    Cipayung Plus Makassar Desak Kapolrestabes dan Kapolsek Panakkukang Dicopot Usai Insiden Bertrand Eka

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MAKASSAR, Mekora.id – Aliansi Organisasi Mahasiswa Cipayung Plus Kota Makassar mendesak Kapolrestabes Makassar dan Kapolsek Panakkukang untuk bertanggung jawab atas peristiwa penembakan terhadap Bertrand Eka Prasetyo Radiman. Desakan tersebut muncul setelah rentetan peristiwa kekerasan yang diduga melibatkan aparat kepolisian. Cipayung Plus menilai insiden tersebut tidak dapat lagi disederhanakan sebagai tindakan “oknum” semata. Mereka memandang peristiwa […]

  • Banjir Mamuju

    Banjir Susulan, Ratusan Rumah di Mamuju Kembali Terendam

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 206
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamuju dan sekitarnya sejak Jumat siang, (31/10/2025), menyebabkan Kali Mamuju meluap. Banjir susulan ini merendam ratusan rumah warga di kawasan Trans Mamuju hingga Jalan Ir. Djuanda, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju. Sedikitnya 300 kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter, terutama […]

  • Peta BMKG Prakiraan suhu panas di Indonesia.

    El Nino di Sulbar Hingga Oktober, Mamuju dan Polman Paling Panas

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 189
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Fenomena El nino atau pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di Provinsi Sulawesi Barat diprediksi berakhir pada Oktober 2023. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Majene, Sulawesi Barat, mencatat, daerah ini memiliki karakteristik tipe hujan monsunal sehingga diprediksi bulan November curah hujan mulai turun. Tipe curah hujan ini bersifat unimodial (satu puncak […]

  • Tuding Salurkan BBM Ilegal, Ipmapus Desak Pertamina Tindak SPBU Kalukku

    Tuding Salurkan BBM Ilegal, Ipmapus Desak Pertamina Tindak SPBU Kalukku

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu Sulawesi Barat (PP IPMAPUS SUL-BAR) mendesak aparat penegak hukum (APH) dan PT Pertamina untuk segera mengusut dugaan penyimpangan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kalukku/Tasiu, Kabupaten Mamuju. Desakan ini disampaikan menyusul adanya laporan masyarakat yang mencurigai SPBU […]

  • Tambang tanah jarang di Mamuju

    JATAM Sebut Pengusulan WIUP Tambang Tanah Jarang di Mamuju Ancam Ruang Hidup Warga Lokal

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 279
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Rencana pengelolaan logam tanah jarang di Mamuju, Sulawesi Barat, disebut Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Nasional akan jadi ruang eksploitasi perluasan perusakan-penghancuran ruang hidup yang memiskinkan warga. Respon JATAM itu menyusul, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan izin wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) untuk komoditas logam tanah jarang (LTJ) […]

  • Ilustrasi Tambang di Samapaga Mamuju

    Warga Sampaga Minta DPRD dan ESDM Sulbar Tinjau Ulang Izin Tambang di Wilayahnya

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 195
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Rencana pertambangan pasir di Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menjadi isu krusial yang membutuhkan penanganan bijak dan transparan. Berbagai pihak menyerukan pentingnya dialog konstruktif untuk menghindari konflik dan menjaga stabilitas keamanan. Tokoh masyarakat dan pemerintah setempat telah mengimbau agar DPRD Sulawesi Barat serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), meninjau […]

expand_less