Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » Propam Polda Sulbar Dalami Kronologis Kematian Tahanan di Polres Polman

Propam Polda Sulbar Dalami Kronologis Kematian Tahanan di Polres Polman

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
  • comment 4 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mamuju, Mekora.id – Kasus kematian tahanan di Polres Polewali Mandar (Polman) kini sedang didalami oleh penyidik Propam Polda Sulawesi Barat. Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wijaya, Kamis (12/9/2024) sore.

“Tadi pagi Propam Polda sudah langsung bergerak ke Polman untuk menyelidiki kasus itu. Memang benar ada satu tahanan di Polres Polman yang meninggal. Itu sedang ditangani Propam,” kata Kombes Pol Slamet.

Sebelumnya, satu orang tahanan Polres Polman dilaporkan meninggal dunia. Tahanan pria itu berinisial R warga Dusun Tatamu, Desa Ihing, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar).

Menurut penuturan Ibu korban, Nasriah, sebelum kprban meninggal dunia. Ia terlebih dahulu melihat korban sedang dipukuli hingga diseret sejumlah orang yang diduga Oknum Anggota Polisi Polres Polman di luar tahanan. Nasriah mengaku, kala itu dia ikut di sel lantaran jadi jaminan atas kasus dialami sang suami.

“Jadi saya lihat anak saya karena saya juga di dalam sel waktu itu, saya lihat diseret dan dipukuli mulai dari dalam sampai di luar. Bahkan anak saya sempat minta minum tapi terus diseret keluar,” kata Nasria Via telepon, Kamis, (12/9/2024).

Setelah kejadian itu, Nasriah mengaku terpukul setelah mengetahui anaknya telah meninggal dunia. Dia mengaku baru mengetahui hal tersebut sekitar pukul 10.00 siang Rabu 11 September 2024 kemarin.

“Saya baru dengar kabar anak saya meninggal sekitar jam 10 kemarin,” ungkapnya.

Tidak berselang lama setelah kejadian itu, Nasriah mengaku telah dibebaskan dari sel dan mendapati anaknya dalam kondisi mengenaskan.

Menurut Nasriah, kondisi mayat korban terdapat luka memar kulit robek di tangan kanan dan punggung. Selain itu Nasriah mengaku, dua tangan korban juga memar, hingga kaki kanan korban juga terdapat luka robek

“Punggung dan tangan kanannya terkelupas dan memar, kaki dan tangannya juga,” ungkap Nariah.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kalukku Usir alatb berat tambang pasir

    Warga Usir Alat Berat Milik Tambang Pasir di Kalukku, Pertanyakan Keberpihakan Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 319
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ratusan warga dari Kalukku Barat dan Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengusir paksa alat berat jenis excavator milik perusahaan tambang PT. Jaya Pasir Andalan yang hendak masuk ke muara Sungai Kalukku pada Rabu (16/4/2025). Aksi spontan tersebut merupakan bentuk penolakan warga terhadap rencana penambangan pasir yang dinilai membahayakan lingkungan […]

  • Pemkot Bontang Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

    Pemkot Bontang Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Mekora.id – Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan sejak Juli 2025. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, memimpin langsung Rapat Koordinasi dan Evaluasi MBG di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (25/9/2025). Rapat dihadiri Kepala DKP3 Bontang Ahmad Aznem, Kepala Disdikbud Abdu Safa Muha, Kabid Kesehatan […]

  • DPRD Mamuju

    Kecewa, Pelajar Karampuang Coret-Coret Gedung DPRD Mamuju Sebut Tak Serius Terima Aspirasi

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pelajar dan mahasiswa dari Pulau Karampuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), kembali menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Mamuju, Rabu, (23/4/2025). Mereka membentangkan poster dan spanduk, menuntut realisasi janji akses transportasi dari Pulau Karampuang untuk para pelajar yang bersekolah di kota Mamuju. Tuntutan itu juga sebelumnya pernah dilayangkan di DPRD […]

  • Tes Kesehatan Paslon Pilkada Sulbar 2024

    Tes Kesehatan Bakal Calon Pilkada Sulbar 2024, Dipusatkan di RSUD Wahidin Makassar

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 217
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi tetapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, sebagai lokasi tes kesehatan calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) 2024. Lokasi tes kesehatan untuk Cagub-Cawagub di Pilkada Sulbar 2024 itu, ditandai dengan penandatanganan antara KPU Sulbar dan pihak RSUD dr. Wahidin […]

  • Penentapan Paslon Pilkada Mamuju

    Dua Paslon di Pilkada Mamuju Ditetapkan, Pengundian Nomor Urut Menyusul Besok Malam

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 156
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – KPU Kabupaten Mamuju melalui rapat pleno tertutup, resmi menetapkan dua pasangan calon (Paslon) untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, pada, Minggu, (22/9/2024) siang. Dalam keterangan tertulisnya, Ketua KPU Mamuju, Indo Upe, mengatakan kedua pasangan calon yang sebelumnya mendaftar telah memenuhi syarat atau MS dan ditetapkan sebagai Paslon dalam Pemilihan Bupati dan […]

  • Nilam Mamuju diekspor ke Singapura

    Nilam Dari Mamuju Tembus Pasar Ekspor Singapura

    • calendar_month Minggu, 17 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 314
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Nilam asal Mamuju menembus pasar ekspor Singapura, hal itu diperkuat setelah Balai Karantina Pertanian Sulawesi Barat, menerbitkan Phytosanitary Certificate untuk sampel daun nilam, Jumat, (15/12/2023). Analis Perkarantinaan Tumbuhan Karantina Sulbar, Instiarni mengemukakan, 100 gram milik salah satu pengguna jasa yang diteliti itu dalam kondisi telah dikeringkan saat akan di ekspor ke Singapura, […]

expand_less